Informasi Sidoarjo

BPLS Percepat Perbaikan Tanggul Lumpur Lapindo Titik 68

Sidoarjo, infosda.com – Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo mempercepat perbaikan tanggul di Titik 68 yang sebelumnya mengalami keretakan hingga menyebabkan lumpur yang ada di dalam kolam penampungan meluber keluar.

Humas BPLS Dwinanto di Sidoarjo, Senin mengatakan saat ini pihaknya terus mempercepat proses perbaikan tanggul tersebut. “Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya luberan lumpur yang ada di dalam kolam penampungan,” katanya.
Ia mengemukakan, percepatan perbaikan tanggul tersebut dilakukan maksimal sampai dengan pertengahan pekan atau juga maksimal pada akhir pekan ini. “Hal itu kami lakukan mengingat warga sampai dengan saat ini tidak memperbolehkan kami untuk melakukan pengaliran lumpur atau juga aktivitas lain yang berhubungan dengan itu,” katanya.
Ia mengatakan, jika memang pada pekan ini pihaknya masih belum bisa menyelesaikan perbaikan maka pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk perbaikan tersebut. “Kami berharap perbaikan ini bisa dilakukan semaksimal mungkin supaya luberan lumpur tidak keluar dari dalam kolam penampungan,” katanya.
Ia mengatakan, luberan lumpur Lapindo yang terjadi di Titik 68 akibat tidak adanya pengaliran lumpur ke Kali Porong.
“Selama ini BPLS tidak bisa bekerja untuk mengalirkan lumpur ke Kali Porong. Akibatnya, lumpur yang terus menyembur dari kolam penampungan tidak bisa mengalir keluar hingga akhirnya meluber di Titik 68 melalui sela-sela tanggul penahan lumpur yang ada di kawasan Gempolsari, Tanggulangin, Sidoarjo,” katanya.
Dia menjelaskan, penyebab utama melubernya volume lumpur diakibatkan BPLS tidak bisa bekerja mengalirkan lumpur ke Kali Porong.
“Ada sekitar tiga ribu warga dari Peta Area Terdampak yang belum menerima ganti rugi aset dan melarang kami bekerja. Untuk warga Gempol Sari sendiri hanya sebagian yang melakukan blokade, karena sisi utara tidak masuk kawasan Peta Area Terdampak,” papar dia. (antara)

Panitia Siapkan 27350 Lembar Tiket Pertandingan Indonesia Vs Malaysia di Sidoarjo

Sidoarjo, infosda.com – Hasil dari Managers Meeting yang berlangsung Sabtu (13/9), Indonesia akan mengenakan jersey Merah-merah, sedangkan Malaysia Biru-Putih. Jumlah pergantian dibatasi hingga 6 pemain, walau jumlah pemain di bench tidak terbatas, sesuai pemain yang ada.
Berikut data pertandingan Indonesia Vs Malaysia di Sidoarjo:

Indonesia vs Malaysia
Stadion Gelora Delta Sidoarjo
14 September 2014
Kick Off : 17:00 WIB
Live : RCTI

Wasit : MUHAMMAD TAQI ALJAAFARI BIN JAHARI
Asisten Wasit 1 : JEFFREY GOH GEK PHENG
Asisten Wasit 2 : LEE TZU LIANG
Wasit cadangan : JANSEN FOO CHUAN HUI

VIP Barat : Rp 100,000 (450 lembar)
Tribun Barat : Rp 75,000 (8000 lembar)
Tribun Timur (Ekonomi) : Rp 30,000 (13500 lembar)
Tribun Utara (Ekonomi) : Rp 30,000 (2700 lembar)
Tribun Selatan (Ekonomi) : Rp 30,000 (2700 lembar)

Total tiket yang dijual 27350 lembar.

Sebanyak 754 Polisi Amankan Laga Indonesia Vs Malaysia di Sidoarjo

Sidoarjo, infosda.com – Laga Indonesia vs Malaysia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (14/9) diprediksi bakal berlangsung seru. Kedua tim saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi AFF Suzuki Cup 2014.
Dalam sejarahnya, dalam laga resmi atau pun uji coba, pertemuan negara serumpun ini selalu menyajikan pertarungan yang sengit. Atmosfer yang kompetitif ini diyakini akan menaikkan benefit positif bagi timnas.
“Laga Indonesia vs Malaysia selalu seru. Kita harapkan masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya datang membanjiri Stadion untuk mendukung timnas,” kata Azwan Karim, Ketua LOC di Sidoarjo, Sabtu (13/9).
LOC Indonesia vs Malaysia sendiri sudah melakukan koordinasi intensif agar laga ini berlangsung lancar dan kondusif.
“LOC melibatkan 754 aparat keamanan dari unsur kepolisian dan juga pengamanan internal. Aspek lainnya juga kita persiapkan sesuai standar laga internasional, dari sisi pertandingan, media, medis dll,” papar Azwan.

Kemarau, Produksi Garam di Sedati Sidoarjo Meningkat Tajam

Sidoarjo, infosda.com – Musim kemarau saat ini, menjadi berkah tersendiri bagi petani garam di Sidoarjo khususnya di kawasan Sedati. Pasalnya, tiap seminggu sekali,para petani garam bisa menghasilkan puluhan karung garam. Sa‘iha salah satu petni garam menegaskan, pembuatan garam hanya bisa diprodukasi pada musim kemarau, yakni sejak bulan Juni hingga Desember. Selama 7 bulan mengelola tambak garam, dia mampu memperoleh keuntungan bersih Rp 25 juta. “Setiap minggunya, dikasih sama bos Rp 300 ribu,” kata perempuan asal Desa Marengan, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura ini.
Sa‘iha yang sudah 15 tahun bekerja menjadi petani garam ini mengungkapnya, bekerja sebagai petani garam hanya selama 7 bulan saja. ”Cuma 7 bulan saja, sisanya di Madura. Nanti kembali lagi ke sini (Sedati, red),” jelasnya. Sementara itu, setiap kali panen garam. Sa‘iha bisa mengemas 100 karung garam setiap petaknya. Akan tetapi, ketika memasuki bulan Oktober, dia bisa mengemas garam hingga 150-200 karung setiap bulannya. Adapun dari 20 karung dengan berat 1 ton dihargai Rp 600 ribu. Dari hasil Rp 600 ribu tersebut, Sa1iha hanya mendapatkan Rp 200 ribu. Sisanya Rp 400 untuk pemilik lahan. “Meskipun hanya mendapatkan Rp 200 ribu, saya masih diberikan keringan beras sama bos. Alhamdulillah semuanya tercukupi,” ungkapnya. (abidin/rs) [ Humas protokol Kab. SDA ]

Pemkab Sidoarjo Tanam Seribu Mangrove di Pulau Tanjung Lumpur

Sidoarjo, infosda.com – Pemkab Sidoarjo bersama PT Lapindo Brantas Inc kemarin melakukan penanaman mangrove tahap kedua di Pulau Tanjung Lumpur, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon. Kali ini mangrove yang ditanam sebanyak seribu anakan. Saat ini, pulau seluas 100 hektareyang populer dengan sebutan Pulau Sarinah itu telah tumbuh sekitar 30 ribu pohon mangrove.
Beberapa instansi yang terlibat dalam penghijauan kemarin di antaranya SKK Migas, Dinas ESDM Sidoarjo, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, dan BPLS. Tak ketinggalan perangkat desa, kecamatan, dan nelayan setempat. Presiden Lapindo Brantas Inc Tri Setia Sutisna berharap, Pulau Tanjung Lumpur bisa dijadikan habitat ikan dan hewan lain untuk berkembang biak.
“Di pulau ini sudah hidup banyak kura-kura dan ditemukan telur buaya. Artinya,ekosistemnya sudah terbentuk dengan baik,”kata Tri Setia. Pada tahap pertama, tahun 2013, di Pulau Tanjung Lumpur ini telah ditanam 15 ribu pohon. Pulau yang dibentuk dari bentukan lumpur ini masih bisa bertambah lagi luasnya. Bahkan, ada wacana akan disulap untuk tempat wisata.
“Intinya, kami berkomitmen dengan lingkungan,” imbuh Tri Setia. Kepala Dinas koperasi, Perindag, UMKM, dan ESDM Sidoarjo Fenny Apridawati mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang merupakan kegiatan CSR Lapindo Brantas Inc. “Kami berharap perusahaan lain di Sidoarjo melakukan hal serupa,” kata Fenny. (sat/rek) [ Humas protokol Kab.SDA ]

Sidoarjo Sabet Juara Satu Nasional Lomba Masak pada Gerakan Makan Ikan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan RI

Sidoarjo, infosda.com – Sidoarjo berhasil menyabet juara 1 lomba masak serba ikan tingkat nasional dengan kategori menu kudapan, yang di selenggarakan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, belum lama ini, di Jakarta ovention Center. Selain itu, dalam lomba yang diikuti oleh sebanyak 34 Provinsi di Indonesia itu, Prov Jawa Timur yang diwakili oleh Sidoarjo itu, juga berhasil menyabet juara 2 kategori menu balita dan juara 2 kategori menu keluarga.
Kabid Usaha Perikanan Dinas Kelautan Perikanan Sidoarjo, Ir Septiwati Nugraheni MM, menyampaikan dalam lomba ini peserta bisa memanfatkan ikan di daerahnya. Maka itu Sidoarjo sejumlah ikan yang punya potensi, seperti ikan bandeng, lele dan udang. ” Lomba ini digelar dalam rangka meningkatakan gerakan memasyarakatkan makan ikan pada masyarakat, agar bisa meningkatkan gizi masyarakat,” jelas Septi, Jum at ( 5/9) di kantornya.
Menurut Septi, dengan mngkonsumsi ikan, diharapkan bisa memberikan keanekaragaman menu makanan di keluarga. Sehingga bisa memberi kontribusi pada kecerdasan pada masyarakat. Disampaikan Septi, bagi Kabupaten Sidoarjo, dari kegiatan ini bukan masalah juaranya, tapi lebih penting dari itu adalah bagaimana mampu menigkatkan gemar makan ikan dengan menu yang beragam di dalam keluarga. Karena gemar makan ikan, sehingga tingkat konsumsi makan ikan di Kab Sidoarjo melebihi Jawa Timur. Pada tahun 2012, datanya sebanyak 27,71 kg perkapita pertahun, sedangkan tingkat Jawa Timur masih 22,27 kg perkapita pertahun. Tetapi di tingkat Nasional 33, 89 kg perkapita pertahun. (ali) [humas protokol Kab. SDA]

Rilis di Bioskop Mulai 9 Oktober. Garuda 19, Kisah Perjuangan Timnas U-19 di Piala AFF U-19 2013 Sidoarjo

Sidoarjo, infosda.com – Kejuaraan Remaja U-19 AFF tahun lalu telah menorehkan sejarah besar untuk dunia sepakbola Indonesia karena untuk pertama kalinya tim nasional berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam.

Peristiwa membanggakan ini kemudian menginspirasi Mizan Productions untuk mengangkatnya kedalam film layar lebar terbaru berjudul ‘Garuda 19‘.

Walaupun berdasarkan kisah nyata, kisah keseluruhan Garuda 19 diadaptasi dari sebuah buku karangan FX Rudy Guanwan dan Guntur Utomo berjudul ‘Semangat Membatu‘.

Untuk menghidupkannya kedalam layar lebar, terpilihlah sutradara yang memang sudah dikenal sebagai spesialis film-film sepakbola yakni Andibachtiar Yusuf (The Jak, Romeo Juliet, Hari Ini Pasti Menang).

Garuda 19 mengisahkan tentang kisah sukses dibalik gelaran Piala AFF U-19 2013 di Sidoarjo. Garuda 19 berhasil menekuk Vietnam lewat adu penalti (7-6) di partai puncak dan berhak membawa pulang piala resmi pertama yang didapatkan timnas Indonesia sejak 22 tahun yang lalu.

Terbayang kembali jejak jejak para punggawa Garuda 19, ketika mulai direkrut Indra Sjafri dan tim pelatih. Ditengah perseteruan dualisme federasi, semuanya serba apa adanya, fasilitas dan dana yang minim. Namun tidak membuat gentar Indra Sjafri dkk. Mereka yakin ada bibit hebat pesepakbola tersebar di Nusantara.

Perjalanan ini pun dirasakan oleh seluruh pemain, seperti Yazid, (anak muda asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara), Sahrul (anak Ngawi, Jawa Timur) dan Yabes (anak Alor, Nusa Tenggara Timur). Alam seakan membentuk mereka sebagai pemain bola. Yabes selalu berlari setiap habis berlatih bola dari lapangan di kota Alor menuju rumahnya di pegunungan. Yazid yang senang berenang dan bermain bola di pasir pantai. Dan Syahrul yang mengasah talentanya lewat pertandingan antar kampung (Tarkam).

Indra Sjafri dan tim pelatih menjemput mereka menjadi bagian bersama Evan Dimas dan kawan kawan dalam Garuda 19. Mereka sama sama merasakan kepahitan dan kegembiraan selama pemusatan latihan. Coach Indra Sjafri dan tim pelatih lainnya harus menaikan mental dengan menyuntikan semangat membatu. Termasuk bagaimana situasi perang urat syaraf ketika melawan Korea Selatan untuk menentukan nasib mengikuti PIALA ASIA Oktober 2014

Film Garuda 19 dibintangi oleh Mathias Muchus, Ibnu Jamil, yusuf Mahardika, Rendy Ahmad, Gazza Zubizareta, dan Sumarlin Beta. Anda bisa menyaksikan perjuangan tim Garuda 19 ini dibioskop mulai tanggal 9 Oktober 2014.

Agar tak mengancam jiwa warga lain, Korban lumpur Lapindo Sidoarjo persilahkan BPLS perbaiki tanggul yang jebol

Sidoarjo, infosda.com – Sebelumnya, pada Rabu (10/9) pagi, lumpur panas Lapindo kembali meluber ke sejumlah rumah warga Desa Gempolsari, Kecamatan Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dari tangggul titik 68 di sisi selatan Desa Gempolsari yang sudah jebol sejak 2011 lalu. Aliran lumpur mulai masuk ke sungai Ketapang dan warna air sungai berubah menjadi keruh.
Hingga saat ini Debit lumpur panas Lapindo terus mengalami peningkatan, khususnya jika malam tiba, volume lumpur makin naik, seperti air laut pasang, dan jika dibiarkan akan menenggelamkan rumah-rumah warga sekitar.
Dikhawatirkan, jika aliran lumpur panas tersebut terus mengalir, akan memenuhi sungai yang volumnye saat ini sudah relatif tinggi karena endapan tanah.
Sementara itu, saat ini warga menolak dievakuasi ke balai desa jika lumpur panas Lapindo Brantas itu terus membanjiri rumah mereka. Alasannya, warga enggan jadi tontonan jika harus menginap di balai desa.
Warga korban bencana lumpur Lapindo membolehkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) memperbaiki tanggul lumpur yang jebol di titik 68 Desa Gempol Sari, Tanggulangin, Sidoarjo. Korban lumpur Lapindo masih punya rasa kemanusiaan dengan membolehkan BPLS memperbaiki tanggul yang bisa mengancam perumahan warga itu. Berbeda dengan sikap petinggi-petinggi PT Minarak Lapindo Jaya yang selama ini menggantung nasib korban lumpur.
Izin perbaikan oleh BPLS diberikan lantaran mereka tak ingin lumpur Lapindo mengancam jiwa warga lagi. Dia menyebutkan selama delapan tahun ini bencana lumpur sudah menyengsarakan warga, yang harus terseok-seok untuk mencari makan.

Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo Kritis, PT KAI Siaga Kirim Tim Pemantau

Sidoarjo, infosda.com – Sedikitnya 6 petugas PT KAI Daop VIII Surabaya disiagakan di sepanjang jalur KA Porong, untuk memantau pergerakan luapan lumpur Lapindo, imbas Peninggian tanggul dan penyedotan air lumpur oleh petugas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang mendapatkan penolak warga.
Sumarsono Manager Humas PT KAI Daop VIII Surabaya, mengungkapkan, dari pantauan di lapangan, kondisi lumpur sekarang ini sejajar dengan bibir tanggul, apabila BPLS tidak mencarikan solusi akan peninggian tanggul menyusul penolakan korban lumpur, bukan tidak mungkin berimbas pada masyarakat,
“Kita menyiapkan satu orang, petugas yang selalu bergantian di lokasi itu, inti nya bahwa setiap ada kejadian luapan itu langsung melaporkan pada pusat pengendali dan stasiun kanan kiri, sehingga KA tidak akan melewati sebelum ada kepastian jalur tersebut bisa dilewati atau tidak,” ungkap Sumarsono.
Selain ke khawatiran lumpur panas disertai air tumpah ke jalan raya Porong. Kondisi rel yang berdekatan dengan tangul lumpur juga akan terkena dampak sehingga dapat membahayakan keselamatan warga masyarakat. PT KAI, lanjutnya, telah melakukan langkah antsipativ jika sewaktu-waktu lumpur Lapindo meluber, selain menerjunkan petugas untuk melakukan pengawasan 24 Jam penuh, material untuk memastikan perjalanan menggunakan kereta api tetap lancar dan aman juga telah dipersiapkan,
“Material yang disiapkan itu ditempatkan di stasiun terdekat, yakni Sidoarjo dan Bangil. Material yang disiapkan itu seperti rel cadangan, batu ballas, dan bahan material lainnya,” urai Sumarsono.
Lebih lanjut Sumarsono menjelaskan, lintasan rel kereta api di daerah Porong berbatasan langsung dengan tanggul. Beberapa kali jalur kereta api Porong tersebut terancam karena volume air yang meningkat dan tanggul kritis mengancam keberadaan rel Hingga saat ini,
Pemerintah melalui BPLS belum menemukan cara jitu untuk menghentikan luapan lumpur Lapindo, strategi peninggian tanggul masih dinilai menjadi cara yang ampuh, meski dalam prateknya di tolak warga, sebagai bentuk proses belum terselesaikannya proses ganti rugi bagi korban terdampak. (Benny H/AKS)

Korban Lumpur Lapindo Sidoarjo Minta Penyelesaian Ganti Rugi Segera Tuntas

Sidoarjo, infosda.com – Korban lumpur Lapindo yang ada di dalam peta areal terdampak meminta supaya penyelesaian pembayaran atas aset mereka oleh Minarak Lapindo Jaya selaku juru bayar dari PT Lapindo Brantas Inc, segera dilakukan. Salah seorang warga, Sudibyo, Selasa, mengatakan selama ini warga masih menunggu kapan penyelesaian pembayaran tersebut.
“Warga sudah lelah menunggu ketidakjelasan pembayaran ini karena sudah lebih dari tujuh tahun masih belum tahu kapan pembayaran tersebut bisa diselesaikan,” katanya.
Ia mengatakan, pada hari ini memang ada rencana pertemuan dengan dewan pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).
“Namun karena sesuatu hal, pertemuan tersebut tidak jadi dilakukan dan kondisi ini membuat warga menjadi kecewa karena membuat penyelesaian pembayaran menjadi tidak jelas,” katanya.
Sementara itu, Humas BPLS Dwinanto mengaku hingga saat ini masih belum bisa melakukan aktivitasnya di tanggul dan juga di dalam kolam penampungan lumpur.
“Sudah sekitar empat bulan kami masih belum bisa melakukan aktivitas pengaliran lumpur ke Kali Porong karena adanya pelarangan,” katanya.
Ia mengatakan, saat ini kondisi tanggul penahan lumpur di titik 21 yang berbatasan langsung dengan Jalan Raya Porong memang cukup kritis dengan elevasi yang hanya sekitar 25 centimeter.
“Seharusnya, jarak aman untuk elevasi tersebut adalah sekitar 1,5 meter supaya luapan lumpur yang ada di dalam kolam penampungan tidak terjadi,” katanya. (antara)

Page 11 of 379« First...910111213...203040...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Sun, 23 Nov 2014 11:29 am WIT

Partly Cloudy

33°

High: 33° Low: 26°

Partly Cloudy

Feels like: 33 °C

Barometer: 982.05 mb and falling

Humidity: 52%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 26 °C

Wind: 12.87 km/h

Sunrise: 4:59 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+