Informasi Sidoarjo

Besok Kontra Malaysia, Aji Janjikan Permainan Terbaik Timnas U-23

Sidoarjo, infosda.com – Pelatih timnas U-23 Aji Santoso janjikan perubahan saat timnya bersua Malaysia U-23 dalam partaiuji coba di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (17/2). Aji Santoso meyakinkan bahwa pasukannya bisa mengatasi perlawanan Malaysia.
“Uji coba besok tim kami harus tampil lebih bagus lagi, baik dari permainan maupun hasil. Kalau kita lawan Suriah kemarin, jujur boleh dikatakan bahwa level mereka berada satu tingkat di atas kami,” ujar Aji Santoso.
“Kekalahan timnas saat menghadapi Suriah masih sedikit membekas dihati anak asuh kami. Tetapi, kami akan bermain lebih baik lagi saat melawan Malaysia nanti,” katanya.
Sayangnya timnas U-23 Indonesia saat melawan Malaysia tidak bisa menggunakan jasa Manahati Lestusen. Sang kapten dikabarkan cedera seusai bertemu Suriah, Minggu (15/2) lalu.
“Manahati memang mengalami cidera engkel pergelangan kaki. Dan kami masih belum pastikan pemain itu akan turun pada pertandingan melawan Malaysia atau tidak,” ucap Mamak asisten pelatih.
Dilain tempat, Pelatih Timnas Malaysia, Rajib Ismail mengaku akan menurunkan pemain terbaiknya pada saat pertandingan nanti. “Kami akan menerjunkan tim terbaik mulai dari U19, sampai dengan U23 yang kesemuanya siap untuk bermain terbaik,” tutupnya.

Pemkab Sudah Kirim Edaran Ke Minimarket, 16 April 2015 Bersih Minuman Beralkohol

Sidoarjo, infosda.com – “Batas akhirnya 16 April 2015. Kalau masih menjual minol, pemkab akan menindak,” tegas Kepala Diskoperindag UKM dan ESDM, Feny Apridawaty. Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan UKM dan ESDM Kabupaten Sidoarjo telah mengirim surat edaran larangan itu ke seluruh minimarket.
Kemudian, Pemkab Sidoarjo siap memberikan sanki tegas berupa penarikan hak ijin niaga kepada seluruh minimarket di wilayahnya yang kedapatan menjual atau mengedarkan minuman beralkohol (Minol), dengan kadar di bawah 5 persen sampai di atas 20 persen.
Menurut Feny Apridawaty, peredaran minol di minimarket atau di warung serta toko pracangan tidak ada untungnya. Karena minol yang dikonsumsi identik dengan kejahatan seperti perkelahian, pemerkosaan, pencurian dan kejahatan lainnya.
Sebelumnya, Larangan peredaran minol sebelumnya disampaikan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol. Semua minimarket di seluruh Indonesia tidak boleh menjual minuman beralkohol di bawah 5 persen, termasuk bir. Penjualan minuman beralkohol golongan A hanya boleh di supermarket.

Kejari Usut Dugaan Korupsi Tanah Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo

Sidoarjo, infosda.com – Petugas Kejaksaan Negeri Sidoarjo memeriksa dokumen tanah saat melakukan penggeledahan di Kantor Balai Desa Gempolsari, Porong, Sidoarjo, Senin (16/2/15).
Penggeledahan ini dilakukan Kejaksaan Negeri Sidoarjo terkait adanya dugaan korupsi penjualan Tanah Kas Desa (TKD) yang masuk dalam peta areal terdampak semburan lumpur panas lapindo senilai 3,1 miliar yang sengaja dilakukan oleh Kepala Desa setempat agar bisa dijual kepada BPLS.
Pasca penetapan tersangka terhadap Kepala Desa Gempolsari, Abdul Haris, oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sidoarjo, tim penyidik masih memerlukan beberapa dokumen penting untuk melengkapi berkas perkara yang menjerat kepala desa gempolsari dan mantan takmir masjid desa setempat, yang bernama Marsali. Dalam penggeledahan kali ini, penyidik berhasil membawa beberapa dokumen penting transaksi jual beli tanah yang menjadi aset desa tersebut. Ada satu dokumen yaitu buku leter C yang masih disembuyikan oleh tersangka Kepala Desa Gempolsari Abdul Haris yang hadir dalam pengledahan itu.
Muhamad Nusrim, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sidoarjo mengatakan, tersangka Abdul Haris sengaja mempersulit penyidik untuk mendpaatkan bukti Leter C atas tanah dua bidang yang sudah dijual ke BPLS. “Jika hal itu tetap dilakukan oleh tersangka, maka penyidik akan segera menahannya karena tidak kooperatif”, tegas Muhammad Nusrim.
Sementara itu menurut pengakuan dari salah satu anggota keluarga tersangka, bahwa tersangka Haris baru saja membeli rumah berserta isinya di Perumahan Candi Loka senilai Rp. 350 juta. Penyidik akan segera menelusuri asal usul uang untuk membeli rumah tersebut.

Muluskan Rencana Ekspor Komoditas Ikan Tuna, Dubes RI Untuk Bulgaria Tinjau Puspa Agro

Sidoarjo, infosda.com – Kamis, (12/02) Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria dan Albania, yaitu Bunyan Saptomo ditemani perwakilan pengusaha, Ali Saiboo mengunjungi Puspa Agro, Jemundo, Taman. Kedatangan Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria dan Albania bersama perwakilan pengusaha ini, sebagai langkah yang sengaja diambil atas kebijakan yang ditetapkan oleh Kemendag RI yang berencana meningkatkan nilai ekspor komoditas ikan tuna ke Bulgaria yang selama ini masih kalah tinggi jika dibandingkan dengan Vietnam.
Kedatangan Pihak Kedutaan Besar Indonesia untuk Bulgaria dan Albania bekerja sama dengan pihak Kemendag RI ini sebagai langkah awal untuk melihat, sejauh mana kesiapan Puspa Agro, sebagai penunjang peningkatan ekspor komoditas ikan tuna.
Setelah melihat ke lokasi “cold storage” penyimpanan produk ikan di Puspa Agro, Jemundo, Taman, Sidoarjo, Kedutaan Besar Indonesia untuk Bulgaria dan Albania beserta perwakilan pengusaha sebagai utusan Kemendag RI mengaku, mesti masih banyak terkendala keterbatasan fasilitas, pihaknya optimis langkah ekspor ini akan berjalan lancar nantinya.

Sebanyak 40 Pasangan Ikuti Nikah Massal HUT Sidoarjo

Sidoarjo, infosda.com – Sebanyak 40 orang pasangan pengantin mengikuti resepsi nikah massal yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi ke 156 Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Wakil Ketua III BAZ Kabupaten Sidoarjo Ilhamuddin, Kamis, mengatakan, resepsi pengantin massal digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke 156 Kabupaten Sidoarjo.

“Kegiatan tersebut dilakukan sebagai program kerja tahunan dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Fasilitas berupa mahar seperangkat alat sholat dan uang transport sebesar Rp150 ribu juga diberikan kepada masing-masing pengantin,” tuturnya.

Ia mengatakan, sebelumnya para pengantin telah melangsungkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di kecamatan masing-masing.

“Pasangan pengantin tersebut berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Seperti dari Kecamatan Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Krembung, Wonoayu, Porong, Buduran, Balongbendo, Tarik serta Kecamatan Sukodono dan Gedangan,” ucapnya.

Ia mengatakan, dalam resepsi pengantin massal kali ini, ada yang dinobatkan sebagai pasangan pengantin termuda dan tertua.

Pasangan pengantin termuda berasal dari Kecamatan Sidoarjo yakni Agus Setiawan yang berusia 20 tahun bersanding dengan Putri Ayu Nemu yang berusia 18 sebagai pasangan pengantin termuda.

“Sedangan pasangan pengantin tertua berasal dari Kecamatan Balongbendo yakni Untung Wijaya yang berusia 65 tahun menikah dengan Maslikhah yang juga berusia 65 sebagai pasangan tertua dalam resepsi pengantin massal tahun ini,” paparnya.

Dalam pelaksanaan resepsi ini, para pengantin di arak terlebih dahulu dengan menggunakan 40 becak hias untuk mengantarkan pasangan tersebut menuju Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

“Dari Jalan Sultan Agung, para pengantin diarak melewati Jalan Teuku Umar menuju Jalan Thamrin dan Jalan A. Yani untuk sampai ke pendopo dengan iringan sholawat Al Banjari,” ujarnya.(*)

Warga Sidoarjo Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Sidoarjo, infosda.com – Sejumlah warga di Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan adanya jalan rusak di sejumlah lokasi terutama saat terjadi musim hujan seperti sekarang ini.

Seorang warga, Romdani warga Waru Sidoarjo, Kamis, mengeluhkan kerusakan jalan yang ada di wilayah Tropodo menyusul banyaknya jalan berlubang yang ada lokasi tersebut.

“Banyaknya jalan berlubang yang ada di wilayah Waru, Sidoarjo membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi wilayah tersebut, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini,” katanya.

Ia mengemukakan, dengan kerusakan jalan membuat tidak sedikit pengendara yang jatuh terperosok di kubangan jalan saat hujan turun.

“Air tidak bisa mengalir dan tergenang sehingga membuat jalan yang tergenang tersebut cepat rusak,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sumarji yang mengatakan kalau di wilayah Prambon juga sering mengalami kerusakan jalan menyusul wilayah tersebut sering dilewati kendaraan bertonase besar.

“Akibatnya wilayah tersebut sering mengalami kerusakan jalan, terlebih pada saat terjadinya musim hujan seperti yang terjadi sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga mengatakan, kerusakan jalan di Sidoarjo salah satunya disebabkan oleh banyaknya kendaraan seperti truk yang bermuatan masuk ke wilayah Sidoarjo.

“Kami tidak bisa menghindari jika tingginya industri di Kabupaten Sidoarjo turut serta menyumbang kerusakan jalan yang ada di Sidoarjo,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang memprioritaskan lokasi kerusakan jalan yang dianggap penting.

“Kami akan memprioritaskan jalan dengan kerusakan yang paling parah dan juga dengan volume kendaraan yang melintas banyak,” katanya.(antara)

Polres Sidoarjo Tangkap Pelaku Perampokan Rumah Di Tanggulangin

Sidoarjo, infosda.com – Aparat Kepolisian Resor Sidoarjo menangkap SM seorang pelaku perampokan yang beroperasi di wilayah hukum setempat yang selama ini meresahkan masyarakat.

Kepala Humas Polres Sidoarjo Ajun Komisaris Polisi Samsul Hadi, Kamis, mengatakan, SM merupakan warga Tanggulangin, Sidoarjo.

“Pelaku ditangkap terkait aksi perampokan di salah satu rumah warga Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, beberapa waktu lalu,” katanya.

Ia mengemukakan, pelaku ditangkap di rumahnya saat sedang santai di teras rumah karena identitas pelaku sudah dikantongi oleh petugas.

“Dalam pemeriksaannya, pelaku mengaku sudah lama mengintai rumah korban yang setiap pukul 04.30 WIB suami korban pergi ke pasar,” katanya.

Ia mengatakan, saat suami korban keluar pelaku masuk ke dalam rumah hingga ke kamar korban di mana saat itu korban dalam posisi tertidur dan langsung dipukul dengan balok kayu.

“Kaget mendapat pukulan balok kayu, korban terbangun dan sempat berteriak dan pelaku yang sudah gelap mata, semakin membabi buta memukulkan balok kayu ke arah korban secara bertubi-tubi,” katanya.

Ia mengatakan, karena korban yang masih meronta dan berteriak minta tolong, pelaku mengambil gergaji kayu yang sudah dibawanya dan meminta korban menunjukkan kotak uang dan perhiasan.

“Korban yang ketakutan akan ancaman pelaku, akhirnya menunjuk lemari dimana tempat menyimpan perhiasan dan uang miliknya,” katanya.

Ia mengatakan, setelah mengetahui pelaku langsung membawa dua dompet berisi dua gelang emas dan empat buah cincin emas.

“Saat ditangkap oleh petugas hanya tersisa uang tiga juta rupiah dan uang yang empat juta sudah habis dipakai,” katanya.

Atas kasus ini, lanjut dia, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara.

“Kami berharap warga masyarakat di Kabupaten Sidoarjo selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan demi terciptanya lingkungan yang aman dan tenteram,” katanya.(antara)

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar Semi Permanen

Sidoarjo, infosda.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Krian Sidoarjo, Jatim bersama dengan jajaran forum pimpinan kecamatan setempat membongkar bangunan semi permanen karena mengganggu pengguna jalan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Krian, Susanto, Rabu, mengatakan, bangunan semi permanen yang dibongkar tersebut berada di sepanjang Jalan Raya Setiabudi tepatnya di sisi Timur Pasar Krian.

“Kami melakukan pembongkaran ini dengan tujuan supaya pejalan kaki dapat menggunakan hak-haknya dengan nyaman. Di samping itu, jalan yang merupakan salah satu titik kemacetan di Krian tersebut dapat dimininalisir,” katanya.

Ia mengatakan, bangunan semi permanen dan beberapa bangunan liar di kawasan ini seakan-akan merenggut hak para pengguna jalan.

“Selain itu, bibir jalan yang merupakan akses Krian – Mojosari tersebut sering digunakan parkir liar sehingga mengakibatkan kemacetan,” katanya.

Ia mengatakan, pembongkaran ini karena para pedagang sering membuka lapaknya pada akses pejalan kaki.

“Selain itu, pembeli yang sering memarkir kendaraannya di depan bangunan mereka, sehingga memicu kemacetan akses jalan tersebut,” katanya.

Dalam pembongkaran tersebut tidak ada perlawanan, karena sepekan sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi.

“Sebelum kami melakukan pembongkaran ini, sepekan sebelumnya sudah kami lakukan sosialisasi untuk membongkar bangunan tersebut,” katanya.(*)

Pemkab Jamin Nelayan Sidoarjo Tak Pakai Jaring Trawl

Sidoarjo, infosda.com – Pemkab Sidoarjo menjamin jika nelayan di kabupaten setempat tidak menggunakan sarana jaring trawl untuk menangkap ikan di perairan setempat.

Kepala Bidang Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Tarina, Rabu, mengatakan, nelayan di Kabupaten Sidoarjo menggunakan jaring tremel yang lebih ramah lingkungan.

“Nelayan kami tidak menggunakan jaring trawl dan menggunakan jaring jenis tremel untuk menangkap udang di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Ia mengatakan, jenis jaring yang digunakan oleh nelayan tersebut termasuk jenis jaring yang tidak dilarang oleh pemerintah karena tidak menggangu ekosistem laut.

“Kami juga melakukan pemantauan dan juga memberikan bantuan kepada nelayan di Kabupaten Sidoarjo supaya melakukan penangkapan ikan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” katanya.

Ia mengatakan, dinas perikanan juga memerikan bantuan kepada nelayan berupa jaring untuk menangkap udang di wilayah setempat.

“Bantuan tersebut kami berikan supaya warga masyarakat khususnya nelayan bisa menjaga keseimbangan lingkungan masing-masing,” katanya.

Disinggung adanya larangan pemerintah terkait dengan adanya larangan penggunaan jaring trawl dirinya mengatakan sudah melakukan sosialisasi kepada para nelayan.

“Sosialisasi tersebut sifatnya seperti pembertahuan biasa karena memang sebenarnya nelayan kami di Sidoarjo tidak menggunakan jaring tersebut untuk menangkap ikan,” katanya.(*)

Polsek Taman, Sidoarjo Bentuk Tim Tangkap Pelaku Curas Kendaraan Bermotor

Sidoarjo, infosda.com – Petugas Kepolisian Sektor Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, membentuk tim khusus yang bertugas menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) kendaraan bermotor.

Kepala Kepolisian Sektor Taman Komisaris Polisi Kusminto, Rabu, mengatakan tim tersebut nantinya bertugas untuk memburu pelaku curas karena para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.

“Tim tersebut saat ini sudah kami sebar di lapangan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut. Dan kami mohon doanya supaya para pelaku tersebut bisa segera ditangkap,” katanya.

Ia mengatakan, selain menerjunkan tim yang bertugas melakukan penangkapan pelaku curas, pihaknya juga mendapat laporan dari warga terkait ciri-ciri pelaku.

“Dugaan awal, para pelaku yang beroperasi di wilayah Taman Sidoarjo ini sama dengan pelaku yang beraksi di wilayah Krian beberapa waktu yang lalu,” katanya.

Ia mengatakan, dugaan tersebut berdasarkan kepada ciri-ciri pelaku yang didapatkan dari laporan warga yang menjadi korban pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Kami berharap semoga para pelaku ini bisa segera ditangkap supaya tidak meresahkan warga di wilayah hukum kami,” katanya. (*)

Page 11 of 398« First...910111213...203040...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Fri, 29 May 2015 9:59 pm WIT

Partly Cloudy

28°

High: 33° Low: 25°

Partly Cloudy

Feels like: 28 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 74%

Visibility: 8 km

Dewpoint: 25 °C

Wind: 8.05 km/h

Sunrise: 5:33 am

Sunset: 5:17 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+