Informasi Sidoarjo

Warga Menolak Keberadaan PKL Taman Pinang, Satpol PP Akan Tegas

Sidoarjo, infosda.com – Konflik warga Taman Pinang Indah dan PKL yang berjualan di sepanjang jalan raya Taman Pinang akhirnya mencapai puncaknya kemarin (24/5). Warga bersih keras menolak keberadaan PKL di jalan yang statusnya berada di kawasan perumahan tersebut.
Satpol PP sudah berusaha memblokade jalan masuk Taman Pinang di dekat bundaran GOR Delta dan gerbang yang berbatasan dengan Perumahan Gading Fajar, sejak pukul 04.00 untuk menertibkan para PKL. Namun, Satpol PP kalah cepat oleh para PKL. Puluhan mobil yang biasa menjadi lapak pedagang itu sudah terparkir di jalan tersebut sejak pukul 03.30. Kemudian, Satpol PP akhirnya mencegat semua pengendara yang hendak melintas di jalan tersebut. Hanya warga Taman Pinang dan jemaat gereja yang diizinkan lewat di jalan tersebut.
Melihat penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP, banyak PKL yang protes. Sedangkan pada saat bersamaan, warga Taman Pinang pun mendatangi kerumunan PKL. Setelah itu, terjadi lah adu mulut antara warga dan PKL. Warga secara keras meminta PKL tidak berjualan lagi di jalan tersebut. Agar lebih jelas, kemudian kedua belah pihak setuju untuk berembuk di salah satu rumah makan di lokasi tersebut. Namun, suasana nya makin tetap tegang.
Perwakilan dari Paguyuban Warga Taman Pinang Budi Susanto mengatakan, warga sebenarnya sudah lama memprotes keberadaan PKL itu. Namun, protes tersebut tidak pernah digubris. Warga semakin tidak terima ketika mendapat salinan surat pedagang yang dikirim ke Bupati Sidoarjo. Budi lantas menunjukkan fotokopi surat pedagang itu. Dia mempertanyakan keabsahan surat yang tidak dilengkapi dengan kop surat tersebut. Selain itu, surat tersebut menyebutkan, pedagang sudah mendapat izin dari warga untuk berjualan.
’’Kami tidak pernah memberi izin. Ini pembohongan,’’ kata Budi.
Perwakilan Paguyuban Warga Taman Pinang itu menjelaskan bahwa lahan jalan itu belum diserahkan ke Pemkab Sidoarjo dan sepenuhnya masih milik pengembang. Jadi, warga berhak mengatur kawasan tersebut.
’’Selama ini warga bersabar. Bisa saja kami menempuh jalur hukum, tapi hal itu tidak dilaksanakan,’’ ujar Budi.
Melihat kondisi tersebut, kemudian Satpol PP menghimbau para PKL agar tidak melanggar aturan. Satpol PP akan menindak tegas jika masih ada PKL yang nekat berjualan di kawasan tersebut.
’’Kami akan tegakkan aturan,’’ tegas Kepala Satpol PP Sidoarjo, Mulyawan.
Dan kemudian, Ketua Asosiasi Pedagang Taman Pinang Indah (APTPI) Eka Sri Wulandari mengatakan, pihaknya akan merundingkan hasil pertemuan tersebut dengan pedagang yang lain.
’’Akan kami bahas dulu dengan teman-teman. Toh, aktivitas kami di sana (jalan TPI, Red) bukan di hari produktif. Kami hanya berdagang di hari Minggu dan libur nasional. Itu pun hanya setengah hari,’’ kata Eka.

Peringati Sembilan Tahun Semburan, Korban Lapindo Tabur Bunga

Sidoarjo, infosda.com – Puluhan korban lumpur Lapindo, Kabupaten Sidoarjo, melakukan tabur bunga sebagai bentuk peringatan sembilan tahun semburan lumpur Lapindo.

Salah seorang warga, Sutrisno, Minggu, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk peringatan terhadap tragedi sembilan tahun luapan lumpur Lapindo.

“Kami jga meminta kepada pemerintah supaya segera menyelesaikan proses ganti rugi korban lumpur ini mengingat warga sudah menderita akibat belum selesainya proses penyelesaian pembayaran ini,” katanya.

Para warga korban lumpur, kata dia, mendesak kepada pemerintah supaya mengambil langkah cepat penyelesaian ganti rugi kepada warga korban lumpur.

“Intinya warga meminta supaya proses pembayaran tersebut dipercepat supaya warga tidak menunggu seperti yang selama ini sudah dilakukan,” katanya.

Warga korban lumpur dan kelompok korban lumpur yang tergabung ini juga melakukan drama treatikal mandi lumpur di titik 25.

Warga juga melakukan tabur bunga di pusat semburan lumpur untuk mengingat arwah para leluhur yang dimakamkan di lokasi tersebut.

Aksi keprihatinan yang dilakukan oleh warga ini dilakukan sebagai bentuk protes mereka terkait dengan belum terselesaikannya pembayaran korban lumpur.(foto: @dodoputrabangsa) (is/red/emy/atr)

FORMI Sidoarjo Ajak Warga Tingkatkan Kebugaran

Sidoarjo, infosda.com – Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Sidoarjo, mendorong masyarakat setempat meningkatkan kebugaran dan kesehatan melalui program-programnya.

Ketua Umum FORMI Kabupaten Sidoarjo, Hadi Sutjipto, Minggu, mengatakan, pihaknya mendorong kepada warga masyarakat untuk turut membentuk kesehatan dan kebugaran masyarakat Sidoarjo melalui program-programnya.

“Semoga FORMI Kabupaten Sidoarjo semakin eksis, dan melalui program-programnya, bisa menciptakan masyarakat yang gemar berolah-raga,” katanya saat ulang tahun ke-5 FORMI Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengemukakan, saat ini di setiap kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, FORMI juga eksis dengan pelaksanaan hari bebas kendaraan atau “Car Free Day” setiap pekannya.

“Banyak dan beragamnya kegiatan olahraga yang diselenggarakan FORMI kecamatan. Ini menandakan, perkembangan olahraga di Kabuupaten Sidoarjo semakin maju,” katanya.

Ia mengatakan, selama lima tahun ini, FORMI Kabupaten Sidoarjo telah memberikan kontribusi nyata, dalam upaya meningkatkan olahraga masyarakat.

“Kami ingin olahraga di masyarakat ini terus ditingkatkan supaya masyarakat tetap sehat,” katanya.

Ia mengatakan, torehan prestasi yang membanggakan diciptakan komunitas-komunitas olahraga yang tergabung dalam FORMI Sidoarjo bisa mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat nasional maupun internasional.

“Torehan prestasi tersebut tidak terlepas dari dedikasi seorang pembina maupun pelatih dalam memajukan komunitas olahraganya,” katanya.(is/red/shp/atr)

Atlet Putri Sidoarjo Raih Emas di 1000 M Speed Kejurda Sepatu Roda Piala Walikota Surabaya

Sidoarjo, infosda.com – Atlit putri asal klub X Speed Sidoarjo, Devia Dara Aishia tampil sebagai juara pertama sekaligus merebut medali emas dalam ajang Kejurda sepatu roda antar klub Piala Walikota Surabaya yang ke X 2015 di kelas speed A 1000 M putri, yang berlangsung di sirkuit sepatu roda Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu.

Sementara untuk posisi kedua atau merebut medali perak di raih oleh Altisya Rachel Zahia dari T-PRO Tuban Jatim, yang berhasil menggeser saingan beratnya Arin Amarta Regina asal klub SMALA Surabaya, yang akhirnya harus puas berada di posisi ketiga sekaligus merebut medali perunggu.

Sementara itu di kelas B Standart 1000 M putri, tampil sebagai juara pertama dan merebut medali emas Nabila Hasnah Syakira dari MILS Malang, yang berhasil menyisihkan dua pesaingnya Zakiyah Syarifah Ambami (MILS Malang ) dan Deamorita Amaris ( Delta Sidoarjo) yang sekaligus merebut medali perak dan perunggu.

Ajang kejuaraan sepatu roda antar klub Piala Walikota Surabaya berlangsung selama dua hari, 23-24 Mei 2015 di lintasan sepatu roda gelora Bung Tomo Surabaya dan diikuti oleh sekitar 141 atlit yang ada dilingkar Jawa Timur. (fjr/red/DS/rri)

Pemkab Belum Temukan Beras Plastik di Sejumlah Pasar Tradisional

Sidoarjo, infosda.com – Terkait maraknya isu beras plastik yang beredar di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, mengaku belum temukan peredaran beras yang dioplos dengan plastik di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo, Feny Apridawati mengatakan, pihaknya sampai dengan saat ini masih belum mendapatkan laporan terkait peredaran beras plastik tersebut.

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan laporan di lapangan terkait dengan peredaran beras yang diduga berbahan plastik tersebut,” katanya, Minggu (24/5).

Feny mengemukakan pihaknya siap melakukan pemeriksaan di sejumlah pedagang terkait dengan peredaran beras yang diduga berbahan plastik itu.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan terkait dengan hal tersebut demi melindungi warga masyarakat,” katanya.

Petugas kepolisian dari Polres Sidoarjo juga ikut mendampingi dalam melakukan pemeriksaan beras diduga plastik di sejumlah pasar tradisional.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, sampai hari ini petugas kepolisian juga belum menemukan adanya dugaan peredaran beras plastik. Petugas meminta kepada pedagang dan juga pembeli untuk semakin teliti sebelum melakukan transaki pembelian beras mengingat adanya informasi peredaran beras tersebut. (is/red/fir/atr)

Sidoarjo Mengikuti 20 Cabang Lomba MTQ Jatim di Banyuwangi

Sidoarjo, infosda.com – Kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Sidoarjo, akan mengikuti sekitar 20 cabang perlombaan dalam MTQ XXVI tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2015.

Ketua rombongan MTQ Kabupaten Sidoarjo, Ilhamuddin, Jumat, mengatakan kontingen MTQ Sidoarjo akan berlaga pada 20 cabang lomba.

“Seperti cabang lomba Tartil, Tilawah, Tahfid, Tafsir dan lainnya. Pembinaan dan pelatihan telah dilakukan sebagai persiapan dalam MTQ kali ini,” katanya.

Ia mengemukakan, dalam MTQ di Banyuwangi yang akan digelar mulai tanggal 22 sampai 30 Mei besok, kontingen Sidoarjo dapat menunjukkan penampilannya secara maksimal.

“Agar harapan dipertahankannya juara umum MTQ Jawa Timur dapat diraih kembali oleh Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 68 kafila Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari 43 peserta dan 25 pembina maupun official.

“Untuk itu, saya menitipkan harapan tersebut kepada peserta MTQ kali ini supaya bisa mempertahankan juara tersebut,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah meminta prestasi yang pernah diukir Kabupaten Sidoarjo pada penyelenggaraan MTQ Jawa Timur dapat dipertahankan.

“Prestasi sebagai juara umum dapat dipertahankan oleh kafila MTQ Sidoarjo,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan untuk menjaga sikap kebersamaan dan menjaga kondisi badan serta kesehatannya dengan baik.

“Dan untuk memacu semangat dalam berlomba, saya berjanji akan memberikan reward bagi peserta MTQ yang berhasil meraih prestasi pada lomba MTQ kali ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan memberangkatkan umroh bagi peserta yang dapat meraih juara pertama,” katanya.(is/red/shp/atr)

Pemkab Belum Lakukan Koordinasi Terkait Peluncuran Pertalite

Sidoarjo, infosda.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, belum melakukan koordinasi dengan pihak terkait, menyusul adanya peluncuruan bahan bakar minyak jenis pertalite di kalangan masyarakat.

Kepala Seksi Sumber Daya Mineral Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo Agus Darsono, Rabu, mengatakan saat ini pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak manapun terkait penggunaan BBM jenis ini.

“Kami masih belum melakukan koordinasi dengan pihak manapun termasuk dengan Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) tersebut,” katanya.

Ia mengemukakan, sampai dengan saat ini pihaknya juga belum menerima laporan dari Pertamina terkait dengan rencana peluncuran BBM jenis ini.

“Dari Pertamina kami juga belum mendapatkan laporan kapan BBM jenis pertalite tersebut akan diluncurkan. Oleh karena itu, kami masih belum melakukan koordinasi dengan pihak manapun terkait dengan hal ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengatakan pihaknya siap melakukan koordinasi terkait dengan peluncuran BBM ini.

“Kami siap melakukan koordinasi lintas sektoral terkait dengan penggunaan BBM jenis ini. Dan kami sangat mendukung program ini jika memang menguntungkan masyarakat,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya peluncuran BBM jenis pertalite ini tidak akan berpengaruh pada harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

“Kami berharap dengan adanya BBM jenis ini akan memberikan kontribusi positif kepada warga masyarakat untuk berkembang lebih baik lagi,” katanya.(is/red/chn/atr)

Buruh di Buduran Kepergok 4 Hari Simpan Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kamar Kos

Sidoarjo, infosda.com – Petugas Polsek Sukodono berhasil mengungkap upaya Achmad Arif (22), warga Nganjuk yang tepergok hendak mengubur mayat bayinya di pinggir Jalan Tol Desa Jumput Rejo, Kecamatan Sukodono. Arif yang seorang buruh pabrik di kawasan Sidoarjo ini, sebelumnya nekat menyimpan jenazah bayinya selama empat hari di kamar kosnya di Buduran, Sidoarjo. Arif kemudian berupaya memakamkan jenazah bayinya tersebut secara diam-diam.
Dari informasi yang didapat oleh Anggota Polsek Sukodono, diketahui bahwa pelaku sengaja menyimpan jenazah bayinya yang merupakan hasil hubungan gelap dengan sang kekasih, Reni Widyastuti yang kini sudah diungsikan di tempat orang tuanya di Jember. Arif mengakui bahwa bayi berkelamin laki-laki hasil hubungan gelap dengan Reni meninggal beberapa saat setelah dilahirkan, Sabtu (16/5), di sebuah penginapan di kawasan Bungurasih. Dikarenakan panik dan malu, dia pun sengaja menyimpan jenazah bayinya itu di dalam kamar kosnya agar tidak diketahui oleh orang lain.
Aksi Arif untuk menguburkan bayi nya terbongkar setelah tepergok warga yang sedang melintas di sekitar tempat kejadian, di pinggir Jalan Tol Desa Jumput Rejo, Kemudian oleh warga pelaku dilaporkan kepada petugas kepolisian terdekat.
Hingga kini Anggota Reskrim Polsek Sukodono belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. Sementara itu, untuk penyelidikan lebih lanjut, polisi juga sedang menjemput ibu si bayi di rumah orangtuanya di Jember. (jhg/red/atr)

Badan Pusat Statistik Sidoarjo Lakukan Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015

Sidoarjo, infosda.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo, melakukan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015 untuk mempertajam penetapan rumah tangga sasaran program perlindungan sosial.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa, mengatakan sebanyak 628 orang petugas akan diterjunkan untuk melakukan pendataan yang akan dimulai tanggal 25 Mei 2015.

“Kami meminta semua pihak untuk mendukung terlaksananya Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun ini,” katanya saat Sosialisasi PBDT 2015 oleh BPS Sidoarjo di ruang rapat Delta Wicaksana kantor Setda Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengatakan, PBDT menjadi bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan yang ada.

“PBDT akan digunakan sebagai dasar dalam pemberian berbagai bantuan perlindungan sosial seperti Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar serta Program Indonesia Sehat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo Sukwantono mengatakan PBDT dilakukan untuk meminimalkan kekurangakuratan data rumah tangga sasaran program perlindungan sosial dari pemerintah.

“Basis data terpadu yang tersedia selama ini kurang valid karena data tersebut merupakan data empat tahun lalu yang dikumpulkan melalui kegiatan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011,” katanya.

Ia mengatakan, pemutakhiran data ini merupakan kegiatan updating terhadap data PPLS 2011 dan verifikasi data penerima program yang selama ini dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

“Untuk itu, basis data terpadu yang tersedia saat ini harus diperbarui atau diperbaiki. Hal tersebut penting dilakukan dalam rangka mendukung program percepatan penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 628 orang petugas lapangan dilibatkan dalam pendataan dan verifikasi rumah tangga yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Sekitar 96 persen petugas tersebut merupakan mitra statistik yang direkrut dari wilayah atau kecamatan setempat,” katanya.(is/red/atr)

Hari Kebangkitan Nasional, Umar Patek Jadi Pengibar Bendera Di Lapas Porong

Sidoarjo, infosda.com – Terpidana kasus terorisme Bom Bali I tahun 2002 serta bom malam Natal tahun 2000, Umar Patek membawa bendera ketika menjadi pengibar bendera merah putih pada upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapas Porong, Sidoarjo, Rabu (20/5/15). Umar Petek yang merupakan pemimpin kelompok radikal Jamaah Islamiyah tersebut menjadi pengibar bendera merah putih sebagai bentuk rasa cinta kepada Indonesia.
Di Lapas Kelas 1 Porong, ahli pembuat bom itu dibina melalui program deradikalisasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Umar Patek diklaim telah bertobat. Bahkan kebenciannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disebut salah satu pejabat di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah usai. Di Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Umar berperan sebagai pengibar bendera merah putih dalam upacara. (is/red/jhg)

Page 11 of 408« First...910111213...203040...Last »

Arsip Berita

August 2015
M T W T F S S
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Mon, 03 Aug 2015 4:30 pm WIT

Partly Cloudy

29°

High: 32° Low: 22°

Partly Cloudy

Feels like: 29 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 55%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 22 °C

Wind: 22.53 km/h

Sunrise: 5:40 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+