Informasi Sidoarjo

BMKG Juanda: Dampak Pemanasan Tinggi Dalam Dua Minggu

Sidoarjo, infosda.com – Tingginya pemanasan udara dalam dua minggu terakhir menyebabkan awan Cumulonimbus (CB) tumbuh memanjang mulai dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Apritarum Vadyanika menegaskan, hujan saat kemarau adalah fenomena yang normal saja. Pemanasan tinggi, akan menyebabkan pertumbuhan awan terjadi sangat cepat, awan-awan yang sudah matang itu akan berubah menjadi hujan meskipun sedang dalam status kemarau.

“Tapi biasanya hujan yang turun tidak merata di seluruh wilayah. Seperti pagi tadi, Surabaya masih diguyur hujan tapi hanya di wilayah selatan dan pusat kota,” tegasnya, Selasa (26/5).

Kata Prita, data radar cuaca menyebutkan kalau besok Rabu (27/5/2015), awan-awan CB yang menggantung diatas Surabaya dan sekitarnya akan berangsur-angur punah. Secara umum, tidak ada fenomena alam yang mengganggu Indonesia sehingga muncul perubahan cuaca yang tidak normal.

“Jadi besok kami prakirakan masih ada hujan, tapi pada dinihari dan sangat bersifat lokal dan ringan. Lusa, Surabaya akan kembali cerah dan panas,” tegasnya.

Prita menjelaskan, bahwa Surabaya hari ini diprakirakan berawan masih berpotensi hujan. Angin dari timur dengan kecepatan 5 – 35 km/jam dengan suhu udara 24 – 34 derajat celcius. Kelembaban udara 50 – 95% dengan jarak pandang 3 – 10 km. (ap/red/aks/rri)

Tanpa Harus Melalui BPLS Atau Minarak, Pembayaran Korban Lapindo Bisa Langsung Pemerintah

Sidoarjo, infosda.com – Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menyatakan jika pembayaran untuk korban lumpur Lapindo bisa dilakukan langsung oleh pemerintah tanpa harus melalui BPLS atau Minarak Lapindo Jaya (MLJ).

Humas BPLS, Dwinanto P, Senin, mengatakan pembayaran ganti rugi korban lumpur bisa dilakukan langsung oleh pemerintah tanpa harus melalui MLJ yang selama ini menjadi juru bayar korban lumpur atau juga melalui BPLS.

“Kemungkinan itu pasti ada karena saat ini di pusat masih dalam proses perundingan terkait dengan pembayaran terhadap korban lumpur tersebut,” katanya.

Namun demikian, jika memang BPLS ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan pembayaran terhadap korban lumpur, maka pihaknya juga mengaku sudah siap.

“Kami siap jika memang ditunjuk untuk melakukan pembayaran ini, karena kami juga sudah siap untuk melakukan pembayaran terhadap korban lumpur yang belum terbayarkan,” katanya.

Ia menyebutkan sesuai dengan data yang diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kekurangan pembayaran terhadap korban lumpur sebanyak Rp827 miliar, bukan Rp781 miliar.

“Sesuai dengan data verifikasi yang dilakukan oleh BPKP itu nantinya digunakan sebagai acuan pembayaran terhadap korban lumpur,” katanya.

Ia mengemukakan adanya perbedaan nilai yang dikeluarkan oleh BPKP itu salah satunya disebabkan oleh kurang validnya verifikasi yang dilakukan oleh MLJ selaku juru bayar terhadap korban lumpur.

“Berkasnya tetap sama, tetap ada beberapa korban lumpur yang belum mendapatkan pembayaran ganti rugi tapi dimasukkan dalam verifikasi tersebut,” katanya. (is/red/emy/atr)

Warga Menolak Keberadaan PKL Taman Pinang, Satpol PP Akan Tegas

Sidoarjo, infosda.com – Konflik warga Taman Pinang Indah dan PKL yang berjualan di sepanjang jalan raya Taman Pinang akhirnya mencapai puncaknya kemarin (24/5). Warga bersih keras menolak keberadaan PKL di jalan yang statusnya berada di kawasan perumahan tersebut.
Satpol PP sudah berusaha memblokade jalan masuk Taman Pinang di dekat bundaran GOR Delta dan gerbang yang berbatasan dengan Perumahan Gading Fajar, sejak pukul 04.00 untuk menertibkan para PKL. Namun, Satpol PP kalah cepat oleh para PKL. Puluhan mobil yang biasa menjadi lapak pedagang itu sudah terparkir di jalan tersebut sejak pukul 03.30. Kemudian, Satpol PP akhirnya mencegat semua pengendara yang hendak melintas di jalan tersebut. Hanya warga Taman Pinang dan jemaat gereja yang diizinkan lewat di jalan tersebut.
Melihat penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP, banyak PKL yang protes. Sedangkan pada saat bersamaan, warga Taman Pinang pun mendatangi kerumunan PKL. Setelah itu, terjadi lah adu mulut antara warga dan PKL. Warga secara keras meminta PKL tidak berjualan lagi di jalan tersebut. Agar lebih jelas, kemudian kedua belah pihak setuju untuk berembuk di salah satu rumah makan di lokasi tersebut. Namun, suasana nya makin tetap tegang.
Perwakilan dari Paguyuban Warga Taman Pinang Budi Susanto mengatakan, warga sebenarnya sudah lama memprotes keberadaan PKL itu. Namun, protes tersebut tidak pernah digubris. Warga semakin tidak terima ketika mendapat salinan surat pedagang yang dikirim ke Bupati Sidoarjo. Budi lantas menunjukkan fotokopi surat pedagang itu. Dia mempertanyakan keabsahan surat yang tidak dilengkapi dengan kop surat tersebut. Selain itu, surat tersebut menyebutkan, pedagang sudah mendapat izin dari warga untuk berjualan.
’’Kami tidak pernah memberi izin. Ini pembohongan,’’ kata Budi.
Perwakilan Paguyuban Warga Taman Pinang itu menjelaskan bahwa lahan jalan itu belum diserahkan ke Pemkab Sidoarjo dan sepenuhnya masih milik pengembang. Jadi, warga berhak mengatur kawasan tersebut.
’’Selama ini warga bersabar. Bisa saja kami menempuh jalur hukum, tapi hal itu tidak dilaksanakan,’’ ujar Budi.
Melihat kondisi tersebut, kemudian Satpol PP menghimbau para PKL agar tidak melanggar aturan. Satpol PP akan menindak tegas jika masih ada PKL yang nekat berjualan di kawasan tersebut.
’’Kami akan tegakkan aturan,’’ tegas Kepala Satpol PP Sidoarjo, Mulyawan.
Dan kemudian, Ketua Asosiasi Pedagang Taman Pinang Indah (APTPI) Eka Sri Wulandari mengatakan, pihaknya akan merundingkan hasil pertemuan tersebut dengan pedagang yang lain.
’’Akan kami bahas dulu dengan teman-teman. Toh, aktivitas kami di sana (jalan TPI, Red) bukan di hari produktif. Kami hanya berdagang di hari Minggu dan libur nasional. Itu pun hanya setengah hari,’’ kata Eka.

Peringati Sembilan Tahun Semburan, Korban Lapindo Tabur Bunga

Sidoarjo, infosda.com – Puluhan korban lumpur Lapindo, Kabupaten Sidoarjo, melakukan tabur bunga sebagai bentuk peringatan sembilan tahun semburan lumpur Lapindo.

Salah seorang warga, Sutrisno, Minggu, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk peringatan terhadap tragedi sembilan tahun luapan lumpur Lapindo.

“Kami jga meminta kepada pemerintah supaya segera menyelesaikan proses ganti rugi korban lumpur ini mengingat warga sudah menderita akibat belum selesainya proses penyelesaian pembayaran ini,” katanya.

Para warga korban lumpur, kata dia, mendesak kepada pemerintah supaya mengambil langkah cepat penyelesaian ganti rugi kepada warga korban lumpur.

“Intinya warga meminta supaya proses pembayaran tersebut dipercepat supaya warga tidak menunggu seperti yang selama ini sudah dilakukan,” katanya.

Warga korban lumpur dan kelompok korban lumpur yang tergabung ini juga melakukan drama treatikal mandi lumpur di titik 25.

Warga juga melakukan tabur bunga di pusat semburan lumpur untuk mengingat arwah para leluhur yang dimakamkan di lokasi tersebut.

Aksi keprihatinan yang dilakukan oleh warga ini dilakukan sebagai bentuk protes mereka terkait dengan belum terselesaikannya pembayaran korban lumpur.(foto: @dodoputrabangsa) (is/red/emy/atr)

FORMI Sidoarjo Ajak Warga Tingkatkan Kebugaran

Sidoarjo, infosda.com – Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Sidoarjo, mendorong masyarakat setempat meningkatkan kebugaran dan kesehatan melalui program-programnya.

Ketua Umum FORMI Kabupaten Sidoarjo, Hadi Sutjipto, Minggu, mengatakan, pihaknya mendorong kepada warga masyarakat untuk turut membentuk kesehatan dan kebugaran masyarakat Sidoarjo melalui program-programnya.

“Semoga FORMI Kabupaten Sidoarjo semakin eksis, dan melalui program-programnya, bisa menciptakan masyarakat yang gemar berolah-raga,” katanya saat ulang tahun ke-5 FORMI Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengemukakan, saat ini di setiap kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, FORMI juga eksis dengan pelaksanaan hari bebas kendaraan atau “Car Free Day” setiap pekannya.

“Banyak dan beragamnya kegiatan olahraga yang diselenggarakan FORMI kecamatan. Ini menandakan, perkembangan olahraga di Kabuupaten Sidoarjo semakin maju,” katanya.

Ia mengatakan, selama lima tahun ini, FORMI Kabupaten Sidoarjo telah memberikan kontribusi nyata, dalam upaya meningkatkan olahraga masyarakat.

“Kami ingin olahraga di masyarakat ini terus ditingkatkan supaya masyarakat tetap sehat,” katanya.

Ia mengatakan, torehan prestasi yang membanggakan diciptakan komunitas-komunitas olahraga yang tergabung dalam FORMI Sidoarjo bisa mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat nasional maupun internasional.

“Torehan prestasi tersebut tidak terlepas dari dedikasi seorang pembina maupun pelatih dalam memajukan komunitas olahraganya,” katanya.(is/red/shp/atr)

Atlet Putri Sidoarjo Raih Emas di 1000 M Speed Kejurda Sepatu Roda Piala Walikota Surabaya

Sidoarjo, infosda.com – Atlit putri asal klub X Speed Sidoarjo, Devia Dara Aishia tampil sebagai juara pertama sekaligus merebut medali emas dalam ajang Kejurda sepatu roda antar klub Piala Walikota Surabaya yang ke X 2015 di kelas speed A 1000 M putri, yang berlangsung di sirkuit sepatu roda Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu.

Sementara untuk posisi kedua atau merebut medali perak di raih oleh Altisya Rachel Zahia dari T-PRO Tuban Jatim, yang berhasil menggeser saingan beratnya Arin Amarta Regina asal klub SMALA Surabaya, yang akhirnya harus puas berada di posisi ketiga sekaligus merebut medali perunggu.

Sementara itu di kelas B Standart 1000 M putri, tampil sebagai juara pertama dan merebut medali emas Nabila Hasnah Syakira dari MILS Malang, yang berhasil menyisihkan dua pesaingnya Zakiyah Syarifah Ambami (MILS Malang ) dan Deamorita Amaris ( Delta Sidoarjo) yang sekaligus merebut medali perak dan perunggu.

Ajang kejuaraan sepatu roda antar klub Piala Walikota Surabaya berlangsung selama dua hari, 23-24 Mei 2015 di lintasan sepatu roda gelora Bung Tomo Surabaya dan diikuti oleh sekitar 141 atlit yang ada dilingkar Jawa Timur. (fjr/red/DS/rri)

Pemkab Belum Temukan Beras Plastik di Sejumlah Pasar Tradisional

Sidoarjo, infosda.com – Terkait maraknya isu beras plastik yang beredar di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, mengaku belum temukan peredaran beras yang dioplos dengan plastik di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo, Feny Apridawati mengatakan, pihaknya sampai dengan saat ini masih belum mendapatkan laporan terkait peredaran beras plastik tersebut.

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan laporan di lapangan terkait dengan peredaran beras yang diduga berbahan plastik tersebut,” katanya, Minggu (24/5).

Feny mengemukakan pihaknya siap melakukan pemeriksaan di sejumlah pedagang terkait dengan peredaran beras yang diduga berbahan plastik itu.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan terkait dengan hal tersebut demi melindungi warga masyarakat,” katanya.

Petugas kepolisian dari Polres Sidoarjo juga ikut mendampingi dalam melakukan pemeriksaan beras diduga plastik di sejumlah pasar tradisional.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, sampai hari ini petugas kepolisian juga belum menemukan adanya dugaan peredaran beras plastik. Petugas meminta kepada pedagang dan juga pembeli untuk semakin teliti sebelum melakukan transaki pembelian beras mengingat adanya informasi peredaran beras tersebut. (is/red/fir/atr)

Sidoarjo Mengikuti 20 Cabang Lomba MTQ Jatim di Banyuwangi

Sidoarjo, infosda.com – Kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Sidoarjo, akan mengikuti sekitar 20 cabang perlombaan dalam MTQ XXVI tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2015.

Ketua rombongan MTQ Kabupaten Sidoarjo, Ilhamuddin, Jumat, mengatakan kontingen MTQ Sidoarjo akan berlaga pada 20 cabang lomba.

“Seperti cabang lomba Tartil, Tilawah, Tahfid, Tafsir dan lainnya. Pembinaan dan pelatihan telah dilakukan sebagai persiapan dalam MTQ kali ini,” katanya.

Ia mengemukakan, dalam MTQ di Banyuwangi yang akan digelar mulai tanggal 22 sampai 30 Mei besok, kontingen Sidoarjo dapat menunjukkan penampilannya secara maksimal.

“Agar harapan dipertahankannya juara umum MTQ Jawa Timur dapat diraih kembali oleh Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 68 kafila Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari 43 peserta dan 25 pembina maupun official.

“Untuk itu, saya menitipkan harapan tersebut kepada peserta MTQ kali ini supaya bisa mempertahankan juara tersebut,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah meminta prestasi yang pernah diukir Kabupaten Sidoarjo pada penyelenggaraan MTQ Jawa Timur dapat dipertahankan.

“Prestasi sebagai juara umum dapat dipertahankan oleh kafila MTQ Sidoarjo,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan untuk menjaga sikap kebersamaan dan menjaga kondisi badan serta kesehatannya dengan baik.

“Dan untuk memacu semangat dalam berlomba, saya berjanji akan memberikan reward bagi peserta MTQ yang berhasil meraih prestasi pada lomba MTQ kali ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan memberangkatkan umroh bagi peserta yang dapat meraih juara pertama,” katanya.(is/red/shp/atr)

Pemkab Belum Lakukan Koordinasi Terkait Peluncuran Pertalite

Sidoarjo, infosda.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, belum melakukan koordinasi dengan pihak terkait, menyusul adanya peluncuruan bahan bakar minyak jenis pertalite di kalangan masyarakat.

Kepala Seksi Sumber Daya Mineral Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo Agus Darsono, Rabu, mengatakan saat ini pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak manapun terkait penggunaan BBM jenis ini.

“Kami masih belum melakukan koordinasi dengan pihak manapun termasuk dengan Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) tersebut,” katanya.

Ia mengemukakan, sampai dengan saat ini pihaknya juga belum menerima laporan dari Pertamina terkait dengan rencana peluncuran BBM jenis ini.

“Dari Pertamina kami juga belum mendapatkan laporan kapan BBM jenis pertalite tersebut akan diluncurkan. Oleh karena itu, kami masih belum melakukan koordinasi dengan pihak manapun terkait dengan hal ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengatakan pihaknya siap melakukan koordinasi terkait dengan peluncuran BBM ini.

“Kami siap melakukan koordinasi lintas sektoral terkait dengan penggunaan BBM jenis ini. Dan kami sangat mendukung program ini jika memang menguntungkan masyarakat,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya peluncuran BBM jenis pertalite ini tidak akan berpengaruh pada harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

“Kami berharap dengan adanya BBM jenis ini akan memberikan kontribusi positif kepada warga masyarakat untuk berkembang lebih baik lagi,” katanya.(is/red/chn/atr)

Buruh di Buduran Kepergok 4 Hari Simpan Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kamar Kos

Sidoarjo, infosda.com – Petugas Polsek Sukodono berhasil mengungkap upaya Achmad Arif (22), warga Nganjuk yang tepergok hendak mengubur mayat bayinya di pinggir Jalan Tol Desa Jumput Rejo, Kecamatan Sukodono. Arif yang seorang buruh pabrik di kawasan Sidoarjo ini, sebelumnya nekat menyimpan jenazah bayinya selama empat hari di kamar kosnya di Buduran, Sidoarjo. Arif kemudian berupaya memakamkan jenazah bayinya tersebut secara diam-diam.
Dari informasi yang didapat oleh Anggota Polsek Sukodono, diketahui bahwa pelaku sengaja menyimpan jenazah bayinya yang merupakan hasil hubungan gelap dengan sang kekasih, Reni Widyastuti yang kini sudah diungsikan di tempat orang tuanya di Jember. Arif mengakui bahwa bayi berkelamin laki-laki hasil hubungan gelap dengan Reni meninggal beberapa saat setelah dilahirkan, Sabtu (16/5), di sebuah penginapan di kawasan Bungurasih. Dikarenakan panik dan malu, dia pun sengaja menyimpan jenazah bayinya itu di dalam kamar kosnya agar tidak diketahui oleh orang lain.
Aksi Arif untuk menguburkan bayi nya terbongkar setelah tepergok warga yang sedang melintas di sekitar tempat kejadian, di pinggir Jalan Tol Desa Jumput Rejo, Kemudian oleh warga pelaku dilaporkan kepada petugas kepolisian terdekat.
Hingga kini Anggota Reskrim Polsek Sukodono belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. Sementara itu, untuk penyelidikan lebih lanjut, polisi juga sedang menjemput ibu si bayi di rumah orangtuanya di Jember. (jhg/red/atr)

Page 11 of 408« First...910111213...203040...Last »

Arsip Berita

September 2015
M T W T F S S
« Aug    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Sat, 05 Sep 2015 7:31 am WIT

Sunny

26°

High: 33° Low: 22°

Sunny

Feels like: 26 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 65%

Visibility: 8 km

Dewpoint: 22 °C

Wind: 8.05 km/h

Sunrise: 5:27 am

Sunset: 5:26 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+