Informasi Sidoarjo

Hasil Penelitian: Berhenti Merokok Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Para perokok yang sering mengalami insomnia atau sering tidur tak nyenyak sebaiknya tak perlu membeli pil tidur atau lainnya. Mereka cukup berhenti merokok. Penelitian mengungkap bahwa rokok bisa mengganggu jam tubuh pada paru-paru dan otak. Untuk itu, seringkali perokok bisa mengalami kesulitan tidur.

Zat dalam rokok bisa mengganggu jam tubuh sehingga membuat seseorang kesulitan tidur. Tak hanya itu, sulit tidur ini nantinya juga bisa berujung pada depresi, gangguan mood, atau merasa sering cemas, seperti dilansir oleh Daily Mail.

“Penelitian ini menemukan bahwa merokok mempengaruhi fungsi paru-paru dan saraf,” ungkap Dr Irfan Rahman dari University of Rochester Medical Centre, New York.

Dr Rahman dan timnya menemukan bahwa merokok bisa mempengaruhi jam tubuh pada paru-paru yang menyebabkan peradangan dan membuat otak lebih mudah depresi. Bahkan merokok pada jangka pendek pun bisa menurunkan molekul bernama SIRTUIN1 yang mengatur jam tubuh tikus, yang ternyata juga sama pada manusia.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah melakukan percobaan pada dua kelompok tikus yang diletakkan pada ruangan merokok. Satu kelompok tikus hanya mendapat udara segar sementara yang lainnya terkena asap rokok setiap hari. Mereka menemukan bahwa tikus yang banyak mengisap asap rokok menjadi lebih tak aktif dan mengalami perubahan serta gangguan jam tubuh.

Dr Rahman menambahkan bahwa hasil ini bisa menjadi jalan untuk perawatan fungsi otak dan paru-paru pada perokok. Selain itu, secara tak langsung berhenti merokok juga bisa membuat tubuh mereka lebih sehat dan tidur lebih nyenyak.

Terkait Penamparan Siswa Oleh Guru SMPN 6 Sidoarjo, Pihak Sekolah Sudah Minta Maaf ke Ortu dan Siswa

Sidoarjo – Terkait kasus dugaan penamparan yang dilakukan guru IPS SMPN 6 Sidoarjo, Inun Dianawati terhadap siswanya, Safirna Rosul Zakaria Bachri. Diknas Kabupaten Sidoarjo belum mengambil sikap. Diknas Kabupaten Sidoarjo masih menunggu berita acara laporan secara tertulis dari Kepala Sekolah SMPN 6 Sidoarjo.
Kepala Dispendik Sidoarjo Mustain Baladan mengatakan, Secara tertulis belum ada laporan dari pihak sekolah. “Kepala Sekolah SMPN 6 Sidoarjo Mariyati sudah klarifikasi tetapi secara lisan,” terangnya kepada wartawan Rabu (13/8).
Mustain menegaskan, keterangan Mariyati, memang guru IPS yakni Inun Dianawati sudah menyalahi aturan, tapi tidak menampar Rosul. “Inun itu “ngeplak” dengan tangan bagian luar”. Inun melakukan hal itu karena siswa yang bersangkutan “ndablek”. Rosul pernah melompat keluar lewat jendela saat pelajaran berlangsung. “Guru ada batas kesabarannya. Bu Inun melampiaskan kekesalannya dengan ngeplak dan diluar kontrol kesabaran. Itu yang tidak benar,” imbuhnya.
Sementara itu, dari informasi dilapangan, pihak sekolah SMPN 6 Sidoarjo sudah meminta maaf kepada siswa dan orang tuanya. Pihak sekolah sudah bertemu orang tua dan meminta maaf secara langsung.

Masih Harus Dibahas di Kementerian, Pembatasan Tonase Terhadap Truk Besar di Sidoarjo Belum Diberlakukan

Sidoarjo – Hasil sementara rapat koordinasi terkait antisipasi efek pembatasan tonase, truk-truk besar yang akan lewat di jalan Tol Kab Sidoarjo harus mengikuti Surabaya dan Mojokerto, yakni ikut menerapkan sistem pembatasan secara tegas. Dipastikan efek kerusakan jalan kabupaten akan dirasakan warga masyarakat Sidoarjo Hal itu diputuskan setelah mendengarkan beberapa pendapat dan masukan dari pihak PU Bina Marga dan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, PT Jasa Marga. Rapat koordinasi, Rabu (13/8) kemarin digelar di Pendopo Kabupaten dipimpin Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah SH MHum bersama Wakilnya MG Hadi Sutjipto SH MM, serta Sekdakab, Vino Rudi Muntiawan. Ikut mendampingi petinggi Pemkab Sidoarjo tentu saja Kadin PU Bina Marga, Ir Sigit Setyawan MT bersama jajajarannya, Ka Dishub Joko Santoso, Kabag Perizinan Achmad Zaini, Ka PU Cipta Karya Ir Agoes Boedi S MT juga terlihat dari dari Apindo, SIER serta dari APTR dan MTI.
Wakil Bupati MG Hadi Sutjipto menegas, kalau penerapan pembatasan itu harus dilakukan dengan tegas. Sebaiknya dipasang rambu-rambu, juga harus dipasang portal jalan. Bila ada kendaraan bermuatan besar, lebih dari 6 ton, maka kelebihannya harus diturunkan disitu. ”Jangan hanya ditilang, nanti kalau ditilang tetap akan dilakukan hal sama oleh pihak pengusahanya,” katanya.
Hal senada juga ditegaskan Sekdakab, Vino Rudi Muntiawan, jadi jangan hanya ditilang, didenda. Tetapi kelebihan muatannya juga harus diturunkan segera. Setelah itu mereka bisa melanjutkan tujuannya. Kalau hanya menerapkan tilang dan denda, tentu para pengusaha yang menggunakan jalan dengan tonase besar tak akan jera. ”Mereka akan menghitung biayanya, yang diakumulasi dengan barang dan biaya transportnya. Tetapi kalau kelebihan muatannya juga diturunkan di tempat, mereka pasti akan jera,” tegas Vino Rudi Muntiawan.
Sementara itu Bupati Saiful Ilah yang didampingi Kadin PU Bina Marga Sigit Setyawan mengatakan, keputusan ini belum dilaksanakan sekarang. Kini hanya melakukan antisipasi bila nanti pihak Jasa Marga benar-benar sudah menerapkan larangan itu. ”Posisi aturan itu masih dibahas ditingkat kementerian. Jadi kami juga harus siap-siap antisipasi,” katanya. [ach]
Keterangan Foto : Kadin PU Bina Marga Sigit Setyawan ketika memaparkan efek jalan rusak akibat tonase kepada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. [achmad suprayogi/bhirawa] [Humasprotokol Kab.SDA]

Pasca Lebaran, Pendatang Mulai Masuk Sidoarjo

Sidoarjo – Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo bersama instansi terkait, lakukan Operasi Yustisi. Menurut catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sidoarjo, pada hari kedua masuk kerja usai Lebaran Idul Fitri 2014 ini, sudah ada 29 KK yang masuk ke Kota Udang ini.

”Mereka datang dari luar kota dan luar provinsi masuk secara legal, dari 29 KK itu berisi 57 jiwa,” jelas Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Drs Medi Yulianto MSi.

Menurut Medi, mereka datang ke Sidoarjo rata-rata alasannya tinggal lebih dulu di Sidoarjo. Setelah itu baru mencari kerja. Selama di Sidoarjo, mereka tinggal di perumahan atau rumah sendiri. Mereka lebih memilih tinggal di Sidoarjo daripada di Surabaya, alasannya karena Surabaya sudah padat, harga rumah di Sidoarjo relatif lebih terjangkau daripada di Surabaya.

”Bisa jadi yang datang ke Sidoarjo secara tak resmi juga banyak, mereka tak terpantau, jumlahnya bisa jadi lebih banyak dari yang datang secara legal, mereka berbuat seperti itu biasanya karena menganggap masalah urusan administrasi kependudukan menyusul nanti, kebanyakan gitu,” terang Medi.

Sementara itu, penduduk Sidoarjo yang terpantau pindah keluar usai Lebaran 2014 ini, sampai Selasa, ada sebanyak 18 KK atau yang berisi 37 jiwa. Medi menyampaikan, Pemkab Sidoarjo tak melarang masyarakat luar daerah datang untuk tinggal dan mengadu nasib ke Sidoarjo. Asalkan mereka sudah punya pekerjaan, keahlian dan tempat tinggal yang jelas.

Sidoarjo Echo Fest 2014

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-69, Dengan Bangga Mempersembahkan :
SIDOARJO ECHO FEST 2014
Minggu, 24 Agustus 2014
At Panggung Dispora – Sidoarjo
12.00 – Selesai

Persyaratan Peserta :
1. Peserta adalah para pelajar yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo dengan menyertakan fotocopy KTP atau Kartu Pelajar
2. Setiap peserta membawakan 1 lagu dengan genre a.l : Pop, Rock, Jazz, Reggae, Pop Punk, Blues, Hip-Rock, Balada, atau kombinasi dngan Electronic dan Etnik atau Kombinasi dari genre – genre tersebut
3. Setiap band menampilkan 1 lagu dengan durasi 4 – 10 menit, sangat disarankan lagu bertema Nasionalisme karena memperingati HUT RI ke-69. Peserta yang menampilkan lagu kary asendiri merupakan nilai plus.
4. Jumlah personil tiap band minimal 3 orang dan maksimal 7 orang.
5. Pendaftaran dibuka mulai 9 Juli 2014 dan ditutup jika peserta yang memenuhi syarat mencapai 20 band
6. Mengisi formulir pendaftaran, hubungi CP / Panitia di no telp yang tertera diatas
7. Peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 100.000 / band
8. Mendaftar ulang pada technial meeting pada hari Sabtu, 16 Agustus 2014, jam 15.00 wib di Aula Diknas Sidoarjo (Belakang Halte Pondok Jati)

Hadiah berupa Trophy, Uang dan Produk Sponsor :
– Juara 1 : Trophy Bergilir dari Bupati dan Uang Senilai Rp 1.000.000 + Doorprize
– Juara 2 : Trophy Dekesda dan Uang senilai Rp 750.000 + Doorprize
– Juara 3 : Trophy Dekesda dan Uang Senilai Rp 500.000 + Doorprize

More Information :
Hendro : 08133 1299 327 (Telp/Sms/Whatsapp) / 081 5533 788 49 (Telp/Sms)
Frida : 0881 3122 452 (Telp/Sms/Whatsapp) / 0899 123 8999 / Pin BB : 7D2F 6543

4 Perampok Bacok Nasabah BCA A.Yani Sidoarjo

Sidoarjo – Jumat (08/08) siang, Nasabah Bank BCA menjadi korban bacokan empat orang yang mengendarai dua motor di traffic light (TL) Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran. Korban bernama Supriyadi (50), pegawai dealer Mitsubishi Pasar Larangan. Para pelaku bersenjata tajam ini membuntuti korban sejak mengambil uang dari BCA Jalan A Yani Sidoarjo untuk keperluan biaya balik nama mobil di Surabaya. Uang tunai senilai Rp 200 juta yang dibawa korban didalam tas nyaris raib semua setelah dirampas empat pelaku ketika korban berhenti di TL yang menyala merah.
Tas korban yang dicangklong di tangan kiri ditarik pelaku dan korban melawan hingga pelaku mengeluarkan golok dan berhasil menggondol sekitar Rp 60 juta. Sedangkan sebesar Rp 140 juta masih tertahan di tas dan sebagian uang lainnya berhamburan tercecer di aspal jalan.
Korban yang merasa ketakutan lantas tancap gas ke arah Surabaya dengan kecepatan tinggi, khawatir masih dibuntuti pelaku yang diketahui kabur ke arah Lingkar Timur. Begitu sampai Seruni, korban akhirnya memilih belok ke Yon Arhanudse untuk minta pertolongan. Korban menitipkan uang Rp 140 juta dan kemudian dibawa ke RS BDS di Tebel, Kecamatan Gedangan. Karena luka korban cukup serius akhirnya dirujuk ke UGD RSUD Sidoarjo. Lengan korban mengalami luka sayat sekitar 15 cm.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Buduran Kompol Hendy Kurniawan, mengatakan, “Memang benar ada perampokan nasabah bank dan terjadi perampasan tas berisi uang Rp 200 juta. Namun pelaku tidak sempat mengambil semua uang korban yang berserakan di jalan dan tersimpan di tas sebesar Rp 140 juta,” katanya.
Kapolsek tersebut juga menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap 4 pelaku yang setelah kejadian melarikan diri ke arah lingkar timur Sidoarjo. “Korbannya sudah mendapat perawatan secara intensif di RSUD Sidoarjo,” tutupnya.

Minta Cerai, Guru SMP Negeri Taman Geger Otak Dianiaya Suaminya Yang Merupakan Pejabat Dinas Pendidikan Sidoarjo

Sidoarjo – Lilies Indriyani (50) seorang guru SMP Negeri Taman, warga Pondok Wage Taman Sidoarjo, mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Akibatnya, Lilies Indriyani gegar otak dan nyaris lumpuh, kini dirawat di RS Siti Khadijah Sepanjang.
Lilies dianiaya oleh suaminya, yang merupakan pejabat Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Diknas Kabupaten Sidoarjo. Penganiayaan ini dipicu lantaran Lilies bersih keras minta cerai karena suaminya dicurigai telah memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).
Akibat penganiayaan ini, hasil medis sementara menjelaskan, ibu dua anak ini mengalami memar di sekujur tubuh, bagian punggung dan penggumpalan darah dibagian otak.
Saat ini korban didampingi adik dan kuasa hukumnya telah melaporkan kasus itu ke Unit Perlindungan perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Sidoarjo. Sementara itu Kapolsek Taman AKP Kusminto mengaku pihaknya juga sudah mendapat laporan dari keluarga korban.
“Kita sudah mendapat laporan bahwa ada kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa seorang guru. Saat ini kita sudah melakukan penyidikan dan sudah meminta keterangan dari saksi-saksi dan akan memanggil secara resmi terlapor,” jelasnya.

Bupati: Kabupaten Sidoarjo menolak tegas keberadaan ISIS & gerakan sejenis yang merongrong NKRI

Sidoarjo – Kemarin (07/08) setelah acara pertemuan dan koordinasi dengan para tokoh agama yang ada di Sidoarjo dan beserta jajaran Forpimda terkait isu gerakan ISIS, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan, jajaran kita semua baru saja memutuskan bahwa Kabupaten Sidoarjo menolak tegas keberadaan ISIS dan gerakan-gerakan sejenis yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Jika tetap mengadakan acara, ya, kita usir,” ucapnya di Pendopo Delta Wibawa.
Selanjutnya, Pemkab Sidoarjo akan menelusuri kepemilikan bangunan dan tanah di kawasan Balongbendo dan sekitarnya yang dipakai berkegiatan oleh gerakan ISIS tersebut. Untuk itu kami bersama jajaran Forpimda akan membentuk Tim pemantau dilapangan. Tim yang dipimpin oleh Sekdakab ini akan melihat secara saksama surat tanah dan bangunan yang saat ini dihuni oleh salah satu ormas Islam yang dicurigai terkait gerakan ISIS di Balongbendo ini, pungkas pak Bupati ini.
Sejalan dengan keputusan ini, Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki menambahkan, jajaran kepolisian akan mengadakan pengawasan di kawasan Islamic Center, Balongbendo, yang diduga menjadi lokasi dimana rencananya deklarasi dan pembaiatan ISIS ini akan digelar.
Selain itu, Kapolres Sidoarjo juga meminta agar masyarakat sekitar di Balongbendo tidak terpengaruh dengan ajakan bergabung bersama ISIS. Masyarakat diharapkan bisa memahami gerakan ISIS yang menolak keberadaan empat pilar kebangsaan (NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika) ini.

Masalah kesehatan akibat sering menahan pipis

Buang air kecil adalah salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan zat sisa yang bisa buruk untuk kesehatan. Namun kadang, ada hal yang menyebabkan orang harus menahan pipis. Bisa jadi karena tempat yang tak memungkinkan, sedang melakukan aktivitas lain, atau alasan lainnya. Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa menahan pipis bukanlah hal yang serius. Tetapi lebih baik berhati-hati, terutama jika menahan pipis sudah mulai jadi kebiasaan.

Salah satu mitos yang menyebar adalah menahan pipis terlalu sering dan terlalu lama akan membuat organ internal Anda ‘meledak’. Tentu saja ini hanya mitos. Tetapi jangan anggap remeh kebiasaan menahan pipis terlalu lama. Menahan pipis terlalu lama bisa memicu beberapa masalah kesehatan, seperti dilansir oleh Health Works, berikut ini.

1. Infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih atau disebut UTI adalah salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi pada bagian saluran kemih. Infeksi saluran kemih bisa jadi sangat menyakitkan. Anda akan merasa sering ingin buang air kecil, namun juga merasakan nyeri pada bagian uretra. Beberapa gejala lainnya adalah adanya darah pada urine dan sensasi terbakar ketika buang air kecil.

2. Infeksi kandung kemih
Dr Chamandeep Bali dari Toronto Naturophatic Health Clinic mengungkap bahwa semakin lama Anda menahan pipis, maka kandung kemih akan semakin berpotensi untuk menjadi tempat berkembang biak bakteri. Hal ini bisa berujung pada infeksi yang menyebar pada ginjal dan menyebabkan masalah yang lebih besar pada tubuh.

3. Disfungsi buang air kecil
Masalah ini lebih sering dikenal sebagai Lower Urinary Tract Symptomps (LUTS). Biasanya hal ini terjadi ketika Anda mulai tak bisa mengendalikan kandung kemih dan saluran kemih Anda. Koordinasi yang buruk antara otot kandung kemih dengan uretra ini membuat seseorang bermasalah saat buang air kecil. Beberapa di antaranya Anda bisa ngompol, tidak buang air kecil hingga tuntas, dan kualitas seks yang menurun.

4. Tak bisa menahan pipis lagi
Masalah yang satu ini biasanya terjadi pada orang yang sudah lanjut usia. Masalah ini membuat orang tak bisa menahan pipis lagi sehingga mereka sering mengonpol atau langsung buang air kecil saat itu juga.

Ternyata masalah akibat menahan pipis bisa jadi sangat berbahaya dan serius bukan? Karena itu, mulai sekarang sebaiknya jangan biasakan diri menahan buang air kecil terlalu lama. Langsung ke kamar mandi jika sudah kebelet pipis. Kebiasaan menahan pipis yang dianggap remeh bisa berujung fatal jika terus dilakukan.

Universitas NU Sidoarjo Beroperasi, Empat Fakultas & Sepuluh Prodi Sudah Buka Pendaftaran

Sidoarjo – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama membuka Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo. Sekretaris Jenderal PBNU Marsudi Syuhud memimpin peresmian kampus yang beralamat di Jalan Walter Monginsidi, Kavling DPR, Sidoklumpuk, Sidoarjo, siang tadi. Universitas milik PBNU ini mendapatkan izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 195/E/0/2014 pada 4 Juli 2014.
Peresmian ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Marsudi dengan didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H.Saifullah Yusuf, Bupati Sidoarjo H. Saiful Illah, SH, M. Hum, Wakil Bupati Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, SH, MM, Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa H. Imam Nahrowi, sejumlah kiai NU se-Sidoarjo, serta para pejabat Pemerintah Kabupaten Sidaorjo turut hadir dalam acara tersebut.
Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat aktif dalam pendirian UNU Sidoarjo, dimana PBNU memberikan kepercayaan kepada pemerintah kabupaten Sidoarjo dengan dipilihnya sebagai tempat untuk mendirikan Universitas Nahdhlatul Ulama Jawa Timur, “ semoga dengan berdirinya UNU Sidoarjo ini nanti diharapkan akan mempu menjadi salah satu Universitas unggulan di Jawa Timur”, terangnya.
“Khususnya kepada pengurus NU mulai dari tingkap PCNU, PWNU hingga PBNU, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengucapkan terimakasih sebesar-sebesar atas dukungannya dibidang pendidikan dengan dibangunnya UNU Sidoarjo, hal ini jelas akan membawa dampak yang sangat positif bagi perkembangan pendidikan tingkat perguruan tinggi warga Sidoarjo, khususnya warga NU Sidoarjo”, ujar H. Saiful Ilah.
Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengatakan pembukaan perguruan tinggi berbasis NU itu diharapkan bisa menampung siswa yang cerdas namun tidak memiliki biaya untuk melanjutkan kuliah. “Semoga UNU bisa menampung, atau ada porsi bagi siswa-siswa yang kurang mampu nanti,” kata Gus Ipul seusai peresmian, Senin, 4 Agustus 2014.
Menurut Gus Ipul, dari semua lulusan sekolah sederajat sekolah menengah atas, hanya 29 persen yang melanjutkan ke perguruan tinggi . Sisanya langsung bekerja. “Dengan adanya UNU, diharapkan ada sumbangan sumber daya manusia bagi Jawa Timur yang akan menjadi aset ke depannya,” katanya.
Wakil Rektor USU Sidoarjo Sigit Pamungkas mengatakan ada kuota bagi para siswa yang tidak mampu untuk melanjutkan kuliah di UNU. Menurut dia, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam hal penyediaan beasiswa. “Karena ini awal, maka kami targetkan pada tahun pertama ini menggaet mahasiswa sebanyak 330,” katanya.
Universitas NU ini membuka empat fakultas dengan sepuluh program studi, yakni Fakultas Teknik yang terdiri atas Prodi Teknik Industri, Teknik Lingkungan, dan Teknik Kimia; Fakultas Ilmu Komputer yang terdiri atas Prodi Sistem Informasi, Desain Grafis, dan Teknik Informatika; Fakultas Ekonomi yang terdiri atas Manajemen dan Akuntansi; serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang terdiri atas Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Guru SD.
“Sedangkan untuk dosennya, banyak mengambil dari universitas negeri yang sudah berkembang pesat. Mereka sudah siap mengajar di sini,” kata Sigit. (humas/irw) (Humasprotokol, Kab. SDA)

Page 16 of 380« First...10...1415161718...304050...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Wed, 26 Nov 2014 4:59 am WIT

Haze

24°

High: 32° Low: 26°

Haze

Feels like: 24 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 83%

Visibility: 5 km

Dewpoint: 26 °C

Wind: 4.83 km/h

Sunrise: 5:01 am

Sunset: 5:30 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+