Informasi Sidoarjo

Warga Pagerwojo Menolak Penutupan Jalan Desa Oleh Kadesnya

Sidoarjo – Sebanyak 50-an warga Pagerwojo Senin (12/05/2014) siang melurug Kantor Balai Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Mereka datang, ingin meminta penjelasan Kades mereka terkait dugaan tanah warga yang saat ini ditutup menggunakan oleh kepala desa, konon nantinya akan dijadikan sebagai jalan umum.
Warga mengeluhkan akibat jalan desa ditutup, mereka sangat kesulitan melakukan aktivitas keluar dan masuk ke dalam rumah. Selain itu, Kepala Desa sangat sulit sekali ditemui untuk diajak bicara bersama mencari solusi. Warga juga berjanji, bila tak ada kejelasan terkait penutupan jalan, mereka akan membongkar sendiri pagar yang menutup jalan desa tersebut.

TPP Belum Cair, Guru Sidoarjo Galau

Sidoarjo – Guru yang berstatus PNS maupun yang non-PNS dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo saat ini sedang galau. Sebab sampai berita ini diturunkan, tunjangan profesi pendidik (TPP) belum juga cair.
TPP ini seharusnya cair tiga bulan sekali. Namun nyatanya tunjangan tahun 2010 hingga 2011 tidak turun. Banyak guru yang menyesalkan hal ini. Saat kami mendengarkan keluhan para guru ini, mereka banyak yang mengatakan, kami sudah sangat sering mengadukan hal ini ke pihak Kemenag Sidoarjo, tapi alsan mereka (Kemenag) dana tersebut saat ini tidak bisa keluar karena kesalahan dari Kabupaten dalam mendaftarkan NGR (nomor registrasi guru).

Dishub Periksa Uji Kelayakan Bis Yang Berangkat Study Tour

Sidoarjo – Sebanyak 105 siswa SMP 3 Sidoarjo berangkat ke Telaga Sarangan – Magetan untuk melakukan study tour dalam rangka mengasah kemampuan berbahasa inggris mereka, dengan didampingi 15 guru ke 105 siswa yang semuanya sudah kelas IX berangkat dengan menggunakan 3 bis. Disana mereka melakukan praktek komunikasi langsung dengan menggunakan bahasa inggris bersama dengan warga Temboro-Magetan, sehari-hari warga Temboro – Magetan dalam percakapan menggunakan bahasa inggris, oleh sebab itu Kepala Sekolah SMP 3 Sidoarjo Drs. Hartoyo, M.Pdi menjadikan Temboro –Magetan sebagai tujuan untuk mengasah kemampuan anak didiknya dengan praktek langsung komunikasi dengan warga Temboro kampung Madinah atau yang sudah dikenal dengan sebutan kampung inggris.
Sabtu, 10/05 pukul. 07.00 wib rombongan siswa sudah bersiap mau berangkat, agar proses belajar dan selama didalam perjalan mereka bisa tenang, termasuk para orang tua siswa, semua bis yang digunakan mengangkut rombongan siswa dilakukan pengecekan terlebih dahulu.
Pengecekan dilakukan oleh petugas Dishub bagian pengujian kendaraan, sebanyak lima orang termasuk Kepala UPT Pengujian Andi Cipto Hadi mendatangi SMP 3 Sidoarjo, Andi Cipto bersama timnya mengecek seluruh bis yang sudah diparkir didepan SMP 3 Sidoarjo.Pengujian yang dilakukan Dishub meliputi, kelayakan secara teknis kendaraan antara lain kelayakan ban, mesin, rem dan kelayakan teknis secara keseluruhan yang menyangkut kelayakan bis selama digunakan dalam perjalanan jauh.
Termasuk kelayakan ijin kendaraaan, selain itu seluruh sopir dan kondektur sebelum berangkat dikumpulkan terlebih dahulu untuk menerima pengarahan dari Dishub dan Kepala Sekolah SMP 3 Sidoarjo, dalam arahan yang disampaikan “ bagi para sopir yang membawa rombongan siswa tolong berhati-hati selama dijalan dan patuhi rambu-rambu, tidak usah ngebut, kita jaga keselamatan bersama”, terang Kepala Sekolah SMP 3 Sidoarjo Drs. Hartoyo, M. Pdi.
Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh Dishub Sidoarjo, seluruh bis yang berjumlah tiga dengan kapasitas penumpang sebanyak 60 penumpang tersebut, oleh petugas dishub sudah layak dan memenuhi standart uji kelayakan pakai, namun meski demikian dishub juga mengecek surat-surat kelengkapan bis, termasuk sim pengemudi.
“Seluruh bis yang akan digunakan ini sudah memenuhi kelayakan uji pakai, dari mulai ban, rem, mesin hingga surat-surat kelengkapannya, termasuk surat ijin mengemudi para sopirnya, meski begitu kami berpesan kepada seluruh para sopir untuk tidak ngebut selama dalam perjalanan, kalau lelah dijalan lebih baik istirahat”, terang Andi Cipto Hadi Kepala UPT Pengujian.
Lanjut Andi, “ pesan kami kepada seluruh sekolah yang ada di lingkungan Sidoarjo saat melakukan study tour atau kegiatan sekolah lain, agar memilih bus milik perusahaan resmi PO, bukan bus milik perorangan, hal ini dikarenakan perawatan bis milik PO lebih terjamin dari bis milik perorangan, termasuk PO rutin melakukan uji kelayakan, karena kebanyakan yang terjadi kecelakaan bis yang digunakan study toru adalah bis milik perorangan”, terangnya.
Sementera itu, dengan adanya pengujian yang dilakukan oleh pihak Dishub yang bekerjasama dengan Diknas, para orang tua siswa menjadi tenang saat melepas anaknya berangkat study tour, ungkapan ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP 3 Sidoarjo Drs. Hartoyo, M. Pdi. Hartoyo mengucapakan terimakasih kepada pemda Sidoarjo yang sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti dishub dan diknas, “tindakan yang dilakukan pemerintah melalui dishub dengan melakukan pengecekan kendaraan yang akan dipergunakan siswa untuk berangkat study tour ini sungguh sangat bermanfaat, baik bagi siswa, sekolah terutama para orang tua menjadi tidak was-was lagi saat melepas anaknya belajar”, tutupnya.(humas/irw). (humasprotokol, Kab.SDA)

Inilah makanan yang sebabkan bau badan

Bau badan tak hanya disebabkan oleh kebersihan tubuh, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh makanan. Tk peduli seberapa banyak permen mint yang Anda kunyah, ada bau yang berasal dari makanan dan menyebabkan bau badan.

Beberapa makanan tak hanya menyebabkan bau mulut, melainkan juga bisa menyebabkan bau badan tak sedap. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan bau badan dan sebaiknya dihindari, seperti dilansir oleh Health Me Up.

1. Daging merah
Daging merah sulit dicerna dan biasanya akan lama berada dalam saluran pencernaan. Ketika daging merah masih tak bisa dicerna dengan baik, makanan ini akan mengeluarkan racun melalui kulit berupa keringat yang berbau tak sedap.

2. Bawang putih
Bawang putih tak hanya menyebabkan bau mulut, tetapi juga bau badan ketika dicerna dalam tubuh. Ketika dicerna, bawang putih akan menyebabkan gas sulfur yang terserap dalam aliran darah dan dikeluarkan lewat pori-pori.

3. Junk food
Makanan cepat saji dan junk food dibuat dari gula buatan yang sulit untuk dicerna. Biasanya makanan semacam ini akan membusuk dalam usus dan menyebabkan bau mulut serta bau badan.

4. Produk susu
Terlalu banyak mengonsumsi produk susu bisa menyebabkan napas tak sedap karena susu mengandung banyak protein. Ketika memecah zat ini dalam sistem pencernaan, bakteri akan mengeluarkan zat sulfur yang bisa menyebabkan bau tak sedap pada kulit.

5. Alkohol
Alkohol akan menyebabkan keringat dan napas berbau tak sedap. Untuk itu, jika ingin memiliki bau badan yang segar dan terhindar dari banyak penyakit, hindari alkohol.

Itulah beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa menyebabkan bau badan. Jangan konsumsi makanan di atas jika tak ingin memiliki masalah dengan bau badan, karena bau badan yang disebabkan oleh makanan akan sulit untuk dihilangkan, bahkan setelah Anda mandi sekalipun.

Modus Menggunakan Nada Bicara Keras, Aksi Gendam Kembali Marak di Sidoarjo

Sidoarjo – Aksi gendam terjadi pagi tadi pukul 09.10 WIB, tepatnya di Alfamart Jenggolo Sidoarjo. Dari informasi yang didapat, modus pelaku adalah meminta kembalian kepada korbannya.
Kejadian awal, saat itu pelaku melakukan pembayaran di kasir dengan sejumlah uang 100 ribu rupiah. Kemudian saat diterima kasir, pelaku gendam tersebut langsung meminta kembali uangnya yang 100 ribu rupiah tadi dengan alasan mau bayar pakai uang kecil. Berakting merogoh koceknya untuk mencari uang kecil sambil mengamati kasir, pelaku secara tiba-tiba langsung bertanya kepada kasir dengan nada keras “mana kembalian saya yang 90rb mbak?” ucap pelaku gendam.
Dengan kondisi tak fokus dan lengah, kasir kemudian memberi uang kepada pelaku gendam tersebut.
Modus ini disinyalir juga marak terjadi di tempat minimarket atau sejumlah toko di beberapa lokasi di Sidoarjo yang lain. Dari informasi yang didapat dilapangan, ciri-ciri pelaku gendam berkumis tebal dengan logat Madura serta masuk ke dalam minimarket menggunakan helm warna putih. Menurut pantauan, pelaku gendam ini berjumlah 2 orang. Kawannya yang 1ain sudah menunggu diparkiran dengan menumpangi Honda Beat berwarna hijau putih. Berikut inilah gambar pelaku gendam yang berhasil direkam oleh korban.

10245373_668137743221347_267097936717083176_n

Nonton Balapan di Bypass Krian, Mahasiswa Ubhara Dianiaya, Uang Kuliah & Motor Raib

Sidoarjo – Nasib sial menimpa Alfian Ramadhan Santoso (21), Mahasiswa Fakultas Hukum semester IV Universitas Bhayangkara, Surabaya. Warga RT 14 RW 4 Dusun Melati, Desa Jeruk Legi, Kecamatan Balongbendo. Mahasiswa tersebut menjadi korban perampasan motor dengan kekerasan di bypass Krian KM 32, di seberang makam Bhayangkara, Minggu (11/5)
pukul 01.30.
Motor Satria miliknya dan uang kuliah korban Rp 700 ribu serta tasnya dibawa kabur oleh segerombolan geng motor. Sebelum merampas, kelompok geng motor itu menganiaya korban hingga menderita luka parah. kemudian korban dilarikan ke RS Anwar Medika. Alhasil korban mendapat lima jahitan di kepala belakang, tiga jahitan di dahi serta satu jahitan di telinga kanan.
Kejadian ini bermula, ketika Alfian bersama tiga temannya nongkrong di atas motor di pinggir jalan menonton balapan liar. Saat itu pukul 01.30, di sepanjang jalan bypass Krian ratusan mudamudi berkumpul menanti pembalap liar beraksi.
kemudian, tiba-tiba datang tiga orang yang berboncengan menggunakan motor Satria warna biru dengan suara knalpotnya memekakkan telinga. Korban yang merasa tidak pernah ada masalah dan tidak mengenal mereka, dia memilih tak merespon tingkah pengendara tersebut.
Setelah melewati korban, tiba-tiba pelaku berbalik ke arah korban. Tanpa sebab yang jelas, salah satu pelaku meninju wajah korban. Sehingga korban terjatuh dari motornya. Untungnya, korban menggunakan helm korban sehingga wajahnya masih terlindungi. ”Ketiga teman saya tidak berani membantu dan memilih kabur. Gara-gara salah satu mengancam dengan pisau,”. kemudian bertubi-tubi pelaku lainnya ikut memukul korban dengan batu pada bagian belakang kepala dan dahi korban. Saat korban tak berdaya, pelaku berhasil merampas tas dan dompet korban. Dan kemudian pelaku bersama beberapa temannya lari menggunakan motor.
Beruntung ada teman satu desa yang melihat korban sudah bercucuran darah disekujur tubuhnya, dan kemudian langsung membawanya ke RS Anwar Medika untuk dilakukan pertolongan dan perawatan.

KPU Sidoarjo Segera Umumkan 20 Calon Komisioner KPU

Sidoarjo – Pihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo berencana mengumumkan 20 nama calon komisioner untuk selanjutnya mengikuti tes wawancara menjadi komisioner KPU.

Sekretaris KPU Kabupaten Sidoarjo Sulaiman, Senin, mengatakan, pengumuman 20 nama calon komisioner KPU tersebut akan dilaksanakan oleh tim seleksi pada Senin malam atau Selasa (13/5) pagi.

“Kemungkinan besar malam nanti nama-nama calon komisoner yang lolos tersebut sudah dipasang di laman KPU Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Ia mengemukakan, dari 20 nama tersebut akan melakukan tes wawancara untuk mencari sepuluh nama yang berhak maju ke tahapan selanjutnya.

“Selanjutnya, dari 20 nama tersebut akan dikerucutkan lagi menjadi 10 nama yang akan dikirimkan kepada KPU Provinsi Jawa Timur sebelum akhirnya diputuskan lima nama yang menjadi komisioner KPU,” katanya.

Ia mengatakan, KPU Provinsi Jawa Timur akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada para peserta yang dinyatakan lolos untuk menjadi komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya sebanyak 86 peserta yang mengembalikan formulir dan hanya tertinggal 51 orang yang sudah dinyatakan lolos administrasi.

“Sebanyak 51 peserta mengikuti tes tulis yang dilakukan sebagai salah satu tahapan seleksi penerimaan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” katanya.

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo Abu Sofyan mengatakan, selain melakukan ujian tes tertulis, para peserta tersebut juga akan melalui tahapan lanjutan berupa tes kesehatan dan juga tes psikologi.

“Rencananya mereka akan bekerja untuk melakukan pemilihan presiden dan juga pemilihan umum yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” tukasnya. (antara)

Agar Pendistribusian Lancar, Pemkab Minta Kades Segera Setorkan Uang Raskin

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meminta kepada kepala desa (kades) atau juga kepala kelurahan yang ada di kabupaten setempat menyetorkan uang beras untuk rumah tangga miskin (raskin) supaya pendistribusian raskin tahap selanjutnya berjalan lancar

Wakil Bupati Sidoarjo Hadi Sutjipto, mengatakan, uang raskin yang telah terkumpul supaya segera dikirimkan kepada pemerintah daerah.

“Kami meminta uang tersebut segera disetorkan dan berharap para lurah dan kepala desa tidak menunggak setoran uang Raskin yang diperolah dari Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima bantuan Raskin APBD maupun APBN,” katanya saat membuka Sosialisasi Raskin APBD Tahun 2014 di Gedung Delta Graha Setda Kabupaten Sidoarjo, Senin.

Ia juga bersyukur masalah hukum yang menyangkut raskin tidak terjadi kepada kepala desa dan juga lurah yang ada di Sidoarjo dan hanya permasalahan penunggakan penyetoran uang raskin saja yang masih sering terjadi.

“Dengan adanya penunggakan penyetoran uang tersebut otomatis akan menghambat penyaluran raskin untuk tahap selanjutnya. Untuk itu, supaya penyaluran raskin berikutnya berjalan lancar, tertib dan tepat waktu, kami berharap supaya penyetoran uang tersebut segera dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan, sosialisasi program raskin merupakan kegiatan penunjang program untuk memberikan informasi yang lengkap sekaligus pemahaman yang sama kepada seluruh pemangku kepentingan terutama kepada pelaksana program raskin maupun masyarakat umum.

“Melalui Sosialisasi seperti ini diharapkan pelaksanaan program raskin di lapangan sejak awal hingga akhir dapat berjalan lancar, tertib dan tepat waktu serta tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia mengatakan, program raskin merupakan program subsidi pangan kepada keluarga miskin melalui pendistribusian beras sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam memberikan perlindungan kepada keluarga kurang mampu yang ada.

“Program ini diharapkan mampu menjangkau keluarga kurang mampu sehingga dapat mengurangi beban pokok dalam kehidupannya,” katanya.

Menurutnya, efektifitas program raskin tersebut hanya dapat dicapai melalui koordinasi, singkronisasi, dan harmonisasi antar dinas, instansi dan lembaga terkait.

“Baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa maupun kelurahan. Dan koordinasi tersebut dapat dilaksanakan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian yang dilandasi dengan nilai dan pemahaman bahwa raskin adalah hak-hak fakir miskin,” katanya.(antara)

Meski Digugat ke MK, KPU Sidoarjo Tetap Akan Umumkan Caleg Terpilih Hari Ini

Sidoarjo – Hari ini (12/5) KPU menggelar rapat pleno di salah satu hotel di kawasan Jalan Pahlawan. Dalam rapat tersebut, KPU bakal menetapkan jumlah resmi BPP (bilangan pembagi pemilih) sebagai acuan penetapan kursi yang diraih parpol untuk DPRD Sidoarjo periode 2014-2019. Lewat rapat itu pula, KPU akan mengumumkan nama-nama caleg yang akan duduk di rumah rakyat.
Terkait dengan munculnya gugatan hasil pemilu di Sidoarjo ke MK, Ketua KPU Sidoarjo Bhima Ariesdiyanto kemarin (11/5) mengatakan, ”Itu (mengajukan gugatan ke MK, Red) adalah hak konstitusional para kandidat. Kami menghormati langkah tersebut. Meski begitu, proses rapat pleno ini tetap akan kami langsungkan,” tegasnya. Bhima menambahkan, KPU Sidoarjo akan taat pada semua keputusan MK nanti.
Dari hasil rekapitulasi suara Pemilu 2014 Sidoarjo yang ditetapkan KPU 21 April lalu, sebenarnya sudah tergambar jumlah BPP dan pembagian jatah kursi per parpol di DPRD Sidoarjo. Mengacu hasil penghitungan manual, mayoritas kursi bakal diraih PKB. PKB mendapatkan 13 kursi di antara 50 kursi DPRD Sidoarjo. Disusul PDIP delapan kursi, Gerindra dan PAN masing-masing tujuh kursi, Partai Golkar (lima), Partai Demokrat (empat), dan PKS (tiga). Sementara itu, PBB, PPP, dan Nasdem sama-sama mendapat jatah satu kursi.

Bakery “Arjuna Pas” Buatan Warga Binaan Rutan Medaeng Masuk Nominasi Sertifikasi Piagam Bintang BPOM Sidoarjo

Roti bakery bikinan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas 1 Medaeng Surabaya ternyata tidak kalah dan mampu bersaing dengan produk serupa yang dipasarkan di masyarakat. Ini terbukti terpilihnya “Arjuna Pas” Bakery Rutan Surabaya dalam nominasi sertifikasi piagam Bintang Satu Keamanan Pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sidoarjo, Jawa Timur.

“Inilah produk unggulan kami,” kata Kepala Rutan Surabaya, Kadiyono sambil menunjukan dapur pembuatan roti Jumat (9/4) lalu.

Lanjut menurut mantan Kalapas Cilacap ini, selain Arjuna Pas Bakery, home industri yang masuk nominasi adalah Brownis “Amanda” Sidoarjo, Bandeng Asap “Hoeya” Sidoarjo dan home industri bumbu masak “Cipta Rasa” Sidoarjo.

“Prestasi ini tentu saja menjadikan motivasi untuk lebih semangat lagi. Ternyata produk unggulan Rutan ini memiliki mutu yang baik, tidak kalah dengan produk di pasaran,” ungkap Kadiyono.

Sertifikasi Piagam Bintang satu keamanan pangan ini diberikan kepada home industri yang memenuhi persyaratan diantaranya telah menerapkan kesehatan dan kebersihan bagi karyawannya termasuk pakaian dan perilaku pegawainya. Selain itu juga dinilai proses produksinya dari sejak penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan hingga pengangkutan hasil produksi pangan serta dinilai cara pengendalian hama dan sanitasi lingkungan kerja.

Tentu saja prestasi ini juga membanggakan para pembuatnya. Sebut saja AA (29 tahun) warga binaan Rutan Surabaya yang tersandung kasus narkoba ini dipercaya sebagai kepala koki mengungkapkan kegembiraannya bisa mendapatkan kesempatan bisa mengembangkan bakatnya.

“Dulu saya biasa mendisain kue ulang tahun, Alhamdulillah disini diberikan kepercayaan untuk bisa mengembangkannya,” ungkap pria yang pernah bekerja di salah satu pabrik roti terkenal.

Sementara itu Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Surabaya, Teguh Hartaya mengungkapkan bahwa produksi pembuatan roti ini dikerjakan oleh Sembilan wargabinaan yang sudah terpilih, dalam satu hari mampu memproduksi sekitar 300-400 roti. “Kalo ada pesanan bisa lebih dari 500 per hari,” Katanya.

Lanjut menurut Teguh, roti tersebut tidak sempat dipasarkan ke luar rutan. Konsumennya adalah para pengunjung yang sedang membesuk keluarganya dan para penghuni Rutan yang saat ini di huni lebih dari 1.700 orang. (ditjenpas)

Page 16 of 363« First...10...1415161718...304050...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Tue, 29 Jul 2014 5:59 am WIT

Haze

23°

High: 32° Low: 23°

Haze

Feels like: 23 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 83%

Visibility: 5 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 8.05 km/h

Sunrise: 5:40 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+