Informasi Sidoarjo

KPU Sidoarjo: Bila Melanggar, Alat Peraga Kampanye Bakal Ditertibkan

Partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg) tidak bisa seenaknya memasang alat peraga jelang pemilu 2014. Kini aturan soal pemasanan alat peraga sudah diteken. Kemarin (12/11), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo menandatangani Memorandum of nderstanding (MoU) dengan Pemkab Sidoarjo, dan perwakilan parpol. MoU ini terkait pemasangan alat peraga kampanye pemilu baik DPR, DPD dan DPRD.

Ketua KPU Sidoarjo Bima Ariesdiyanto menegaskan parpol maupun caleg harus mentaati kesepakatan yang telah ditandatangi bersama ini. ”Semua harus menjalankan sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan,” katanya. Sejumlah poin dalam nota kesepahaman tersebut di antaranya, baliho atau papan reklame parpol dibatasi yakni satu unit untuk satu desa atau kelurahan. Sedangkan untuk caleg, spanduk maksimal berukuran 1,5×7 meter dibatasi satu unit per satu caleg untuk satu desa atau kelurahan. Zona pemasangan alat peraga boleh di pertigaan, perempatan jalan desa atau kelurahan, depan kantor parpol, serta rumah pribadi.

Menurut Bima, kesepakatan tersebut diharapkan segera disosialisasikan oleh parpol masingmasing kepada semua calegnya. Jika nantinya tetap melanggar, KPU dibantu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sidoarjo serta Satpol PP akan langsung melakukan penertiban. ”Kita tidak pandang bulu. Ketahuan ada pelanggaran, langsung kita tertibkan,” tegasnya. Dia menambahkan, sejumlah aturan yang sudah tertuang dalam peraturan KPU nomor 15 tahun 2013 ini memang harus jeli dipahami oleh masing-masing parpol.

Aturan yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya itu untuk menata pemasangan alat peraga kampanye agar lebih teratur. ”Aturan harus dijalankan hingga satu hari sebelum pemungutan suara,” ucapnya. Sementara itu Bupati Saiful Ilah memerintahkan Satpol PP untuk bekerja sama dengan KPU secara profesional. Kata SaifulIlah, aturan yang sudah ditetapkan harus dijalankan. Ia mendukung penertiban jika ada pelanggaran. ”Melanggar, copoti saja. Tentunya harus disosialisasikan lebih dulu,” kata bupati yang juga menjabat sebagai ketua DPC PKB Sidoarjo ini.

Kurang Lebih 100 Stand Pamer Disediakan Dispendik Sidoarjo Untuk Semarakkan Pameran Pendidikan SIEDEX 2013

100 stan disiapkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo dalam acara tahunan Sidoarjo Education Expo 2013 (Siedex). Dalam even yang tahun ini mengangkat tema wahana artikulasi anak negeri dalam pembangunan bangsa yang cerdas, beradab, kolaboratif dan kompetitif ini, SMP Progresif Bumi Shalawat mengisi salah satu stan yang sudah disediakan. Dalam pameran yang diadakan di Tenis Indoor GOR Sidoarjo 12-16 November ini, SMP Progresif Bumi Shalawat menampilkan anak didiknya dalam bersenandung salawat diiringi terbangan.

sa1

Bupati Saiful Ilah menerima kado lukisan yang
diserahksan Mahmud Al Fahmi (tengah) dan Laily Agusty

Bupati Saiful Ilah yang membuka Siedex juga diberi kejutan. Mahmud Al Fahmi, Wakil Kepala Sekolah menyerahkan lukisan sebagai kenangan-kenangan pada bupati. Ketika itu, Saiful Ilah sedang mengunjungi stan SMP Progresif Bumi Shalawat. ”Memang sudah direncanakan. Kalau bupati mampir ke stan, kami akan memberikan kenangkenangan. Tujuan pemberian lukisan itu, sematamata hanya ingin membuat tamapak terkejut,” tutur Fahmi. Namun, Fahmi mengatakan sebetulnya tidak menyangka Saiful Ilah akan mengunjungi stan sekolah. Alasannya, dari 100 stan yang disediakan, banyak stan yang bersaing menampilkan karya-karya menarik.

Dalam kesempatan ini, Fahmi bersama Laily Agustin, humas wakil kepala kesiswaan, mengajak Saiful Illah untuk dikenalkan pada anak-anak SMP Progresif Bumi Shalawat yang sedang memamerkan suara merdunya. Sementara itu, Saiful Ilah mengatakan pameran diadakan untuk memberikan informasi dan wawasan pada masyarakat agar menge tahui kualitas dan kuantitas, keunggulan, prestasi, dan program dari masing-masing sekolah. ”Selain itu juga terjalinnya kerja sama antara kalangan pendidikan untuk saling memberikan manfaat,
ungkap orang nomor satu di pemerintahan Sidoarjo ini. (rie/c3/jee)

Konstruksi Baja Penahan Jembatan Sepanjang Sidoarjo – Karangpilang Surabaya Hampir Tuntas

Pemasangan kontruksi baja penahan dasar jembatan Wonocolo Sepanjang lama, yang membatasi kawasan Wonocolo Sepanjang dengan Karang Pilang Surabaya, sudah hampir tuntas tinggal menunggu proses pengecoran.

Ini diketahui saat Kepala Dinas PU Bina Marga Ir H. Sigit Setiawan, melakukan pantauan langsung di lokasi pembangunan jembatan, untuk melihat dari dekat pembangunan kontruksi dasar jembatan sepanjang 80 meter ini.

“Besi-besi kontruksi penahan jembatan sudah selesai dirangkai , tinggal pengecoran saja,” terang Sigit Setiawan Selasa (12/11/2013) di lokasi jembatan.

Dari pantauan di lokasi, sebagian pekerja di lapangan sibuk memasang papan dek cor sebagai landasan proses pengecoran empat kaki pilar yang sudah terangkai besi.

Sedangkan sebagian lagi terlihat sibuk memasang kayu penyangga papan cor.

Pembangunan tahap awal kontruksi dasar jembatan Wonocolo Sepanjang lama ini, dianggarkan sebesar Rp 6 miliar pada APBD 2013 untuk penggantian kontruksi baja penahan bawah menyeluruh.

“Perbaikan awal memang kita fokuskan pada kontruksi dasar jembatan secara menyeluruh. Karena selain kondisi kontruksinya sudah sangat tua, waktu pengerjaan juga terbilang singkat hingga akhir tahun ini,” terang Sigit lagi.

Pada perencanaan awal, sebenarnya pengerjaan jembatan dengan panjang 80 meter dan lebar 7 meter ini di bangun ulang menyeluruh dengan anggaran Rp 8 miliar lebih.

Namun karena adanya ketidakpastian harga harga bahan baku akibat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, PU Bina Marga melakukan perencanaan dan penghitungan ulang anggaran.

“Setelah kita hitung ulang, terjadi kenaikan harga beberapa item bahan seperti harga besi yang naik cukup signifikan. akhirnya anggaran yang ada saat ini, kita gunakan hanya untuk pembangunan kontruksi bawah jembatan,” ulas Sigit lagi.

Sementara itu dalam waktu dekat, PU Bina Marga juga akan melakukan kordinasi pemindahan dua pipa gas milik instansi terkait, untuk mempermudah proses pembangunan kontruksi bawah dan atas jembatan.

Pasalnya, dua pipa gas yang membentang di sisi timur kontruksi jembatan, dinilai menggangu kelangsungan pembangunan.

“Pipanya masih berada di aree kontruksi jembatan, ini harus segera dipindah agar tidak menggangu proses pengerjaan,” tutup Sigit. (Abidin)
sumber: kabarsidoarjo

Tak Indahkan Peringatan Gubernur Soekarwo, Dewan Pengupahan Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jember Belum Serahkan Besaran UMK 2014

Peringatan Gubernur Soekarwo agar semua kabupaten/kota menyerahkan UMK 2014 paling lambat, Selasa (12/11/2013), ternyata tidak diindahkan. Pasalnya habis waktu deadline, ternyata masih ada empat Bupati yang belum menyerahkan usulan nilai UMK. Keempat daerah tersebut, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Jember.

“Hanya empat daerah itu yang belum menyerakan usulan UMK ke Dewan Pengupahan Provinsi, padahal 34 kabupaten/kota lainnya sudah,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim Hary Soegiri, Selasa (12/11/2013).

Meski mangkir, pihaknya, kata Hary masih menunggu dan tidak mau memutuskan sepihak. Karena berdasar informasi yang diterimanya, dari empat daerah tersebut, usulan UMK tiga daerah sebenarnya sudah ditetapkan, namun belum disetor Pemprov Jatim. Hanya UMK Sidoarjo saja yang masih terjadi tarik ulur. “Makanya kami masih menunggu,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Jatim Edy Purwinarto membenarkan deadline alias batas waktu penyetoran usulan UMK adalah Selasa (12/11/2013). Namun, pihaknya tidak bersikap kaku jika ada dearah yang masih mengalami deadlock dalam pembahasan UMK.

“Kami masih menunggu beberapa daerah yang belum menyetorkan UMK,” tukasnya.

Sikap itu diambil, karena Pemprov Jatim, kata Edy tidak mau dibilang kaku. Sehingga pihaknya akan memberikan toleransi terhadap daerah yang terlambat menyetor usulan UMK.

“Yang penting sebelum pembahasan UMK pada 16 November, usulan sudah diserahkan ke kami. Karena 21 November, UMK 2014 akan ditetapkan oleh Gubernur,” tandas Edy.
sumber: Tribunnews

SIEDEX 2013 Jadi Ajang Unjuk Gigi Keunggulan Sekolah-Sekolah se-Sidoarjo

Sidoarjo Education Expo (Siedex) Tahun 2013 yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, jadi ajang pamer para siswa se Sidoarjo.

Aneka macam hasil karya para siswa itu, dipamerkan melalui sekolah masing-masing di GOR Tenis Indor Sidoarjo. “Saya mengapresiasi kegiatan yang bisa memacu prestasi antar sekolah ini,” ucap Bupati Sidarjo Saiful ilah usai membuka acara itu Selasa (12/11/2013).

Dia menambahkan, Siedex yang digelar tiap tahun ini, sangatlah bercemin dengan kebijakan Pemkab Sidoarjo.

brt236409755

Dari kegiatan ini pula, akan bisa selalu menumbuhkan rasa kesatuan dan persatuan antar sekolah..

“Kegiatan yang termasuk memaparkan tentang visi dan misi di dunia pendidikan, sangat diperlukan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. [isa/ted]
sumber: beritajatim

Korban Luka Parah Tabrak Lari SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Sudah Diperbolehkan Pulang

Salah satu korban tabrak massal di SMU Hang Tuah Dua Sidoarjo, Jawa Timur, kondisinya semakin membaik sehingga telah diperbolehkan pulang ke rumah oleh pihak rumah sakit. Sementara itu, aparat kepolisian terus menyelidiki kasus tabrakan massal tersebut dengan tersangka anak purnawiran polisi berpangkat brigjen.

Beginilah kondisi Alif Kurnia Safitri. Meski telah diperbolehkan pulang ke rumah namun kondisi pelajar kelas X SMU Hang Tuah Dua Sidoarjo, Jawa Timur, ini, masih tampak lemah. Sejumlah perban masih tampak di tangan dan kakinya. Alif adalah korban tabrak lari di sekolah dengan tersangka Anggara, anak purnawiran polisi berpangkat brigadir jenderal. Akibat tabrakan, Alif Kurnia Safitri mengalami luka parah. Bahkan, sejumlah operasi harus dijalani korban karena mengalami patah tulang kaki, tangan dan rusuk.

Selama ini, keluarga pelaku hanya memberikan uang tunai satu juta rupiah dan sebuah kursi roda. Ayah korban mengaku telah menyerahkan kasus tabrak lari ke kuasa hukum yang dibentuk sekolah.

Sementara itu, aparat kepolisian masih terus menyelidiki kasus tabrak lari dengan memeriksa sejumlah saksi. Senin kemarin, lima pelajar SMA Hang Tuah Dua menjalani pemeriksaan di Polres Sidoarjo. Dari lima pelajar tersebut empat orang siswa merupakan saksi dari sekolah dan seorang siswi merupakan saksi dari pihak tersangka. Pemeriksaan didampingi oleh kuasa hukum.

Sebelumnya polisi juga telah memeriksa siswa bernama Aji yang dilaporkan Anggara sebagai provokator pengeroyokan dan perusakan mobil.

Untuk Pecah Kemacetan di Proyek Jembatan Wonocolo Sepanjang-Karangpilang Sidoarjo Dipasang Bailey

Jembatan Wonocolo yang kini dalam tahap pengecoran bakal dipasang jembatan bailey. Pemasangan jembatan darurat itu untuk memecah kemacetan yang kini terfokus di jembatan baru Karangpilang.

Kemacetan di jembatan baru baik ke arah Surabaya dan Sidoarjo terlihat saat pagi hari dan sore hari. Sampai-sampai pengaturan arus lalu lintas tidak hanya dilakukan polisi saja, tetapi Pomal turut serta mengatur kepadatan arus lalu lintas yang setiap hari mewarnai Jl Raya Ngelom dan Karangpilang. Bahkan kemacetan sampai mengekor hingga 1 km lebih.

Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir H Sigit Setyawan, mengungkapkan Pemkab Sidoarjo sudah memikirkan upaya memecah arus lalu lintas yang terjadi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyewa jembatan bailey. Jembatan bailey itu dikhususkan untuk pengendara motor dari Sidoarjo menuju Surabaya atau sebaliknya.

“Jembatan bailey itu akan sedikit memecah arus lalu lintas yang ada agar tidak terfokus dalam satu jembatan di jembatan baru itu,” tutur Sigit, Selasa (12/11/2013).

Teknik pemasangannya akan dilakukan di jembatan yang tengah dibangun itu. Diperkirakan dua pekan lagi pengecoran di sisi utara dan selatan jembatan sudah rampung dan menunggu pengeringan.

“Jadi pemasangannya akan dilakukan di sela-sela orang bekerja. Yang penting tidak mengganggu pengerjaan dan pengendara yang melintas,” terangnya.

Ketika pengerjaan berlangsung, Sigit mengakui ada sedikit ganjalan yakni dua pipa gas yang menyeberangi sungai Kalimas itu menempel di bagian jembatan lama. Akhirnya besi jembatan yang seharusnya dibongkar untuk memudahkan pemasangan beton hanya dipotong agar pipa gas tidak terganggung.

“Kami akan koordinasi dengan pemilik pipa. Secepatnya agar dibongkar untuk dipindahkan. Setidaknya seperti pipa milik PDAM yang dibikinkan tempat sendiri tidak menempel di bagian jembatan,” jelas mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) ini.

Sebelum jembatan lama Wonocolo dibongkar, Pemkab Sidoarjo sudah mengundang Pemkot Surabaya, Pemprov Jatim dan Balai Besar untuk membicarakan pembongkaran sekaligus pendanaan. Namun, dari ketiga instansi itu tidak terlalu respons dengan dalih sudah ada jembatan baru Karangpilang.

“Ya akhirnya Pemkab Sidoarjo membongkar dan membangun sendiri jembatan peninggalan Belanda itu,” terangnya.

Biaya untuk membangun jembatan ini Rp 6 miliar yang dipecah menjadi dua paket. Paket pertama pengerjaan kaki jembatan dan harus selesai akhir Desember. Sementara paket II akan diselesaikan tahun 2014 dengan pertimbangan kenaikan material yang ada.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifudin, menjelaskan pertimbangan pembangunan jembatan Wonocolo itu untuk memudahkan akses jalan yang ada. Selain kondisi jembatan lama usianya sudah 70 tahun lebih kondisinya juga cukup membahayakan bagi kendaraan berat. Selama ini, jembatan lama itu hanya dikhususkan untuk mobil pribadi dan motor saja.

“Kalau jembatan sudah jadi, tidak hanya warga Sidoarjo saja yang merasakan tapi seluruh pengguna jalan. Bahkan jembatan yang ada itu juga memudahkan akses ekonomi baik Sidoarjo dan Surabaya,” tandasnya.
sumber: Tribunnews

Bersama Pemkab, KPU Sidoarjo Tandatangani Kesepakatan Zona Alat Peraga

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bersama dengan pemerintah kabupaten setempat menandatangani kesepakatan zona alat peraga kepada seluruh partai politik peserta pemilihan umum tahun 2014.

Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo Bima Ariesdiyanto mengatakan tujuan penandatanganan kesepakatan antara KPU dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini untuk menciptakan pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Sidoarjo sesuai dengan peraturan yang ada.

“Kami ingin pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan tertib sesuai mekanisme yang ada,” katanya.

Ia mengemukakan untuk menjaga ketertiban tersebut diperlukan pengaturan zona pemasangan alat peraga dengan menggandeng pemerintah daerah.

“Dalam kesepakatan tersebut jelas diatur jika baliho setiap partai hanya dibatasi satu baliho untuk satu desa sesuai dengan aturan yang ada,” katanya.

Ia mengatakan, selain pembatasan baliho partai pihaknya juga melakukan pembatasan penggunaan alat peraga kampanye seperti spanduk, bendera dan umbul-umbul untuk setiap calon legislatif pada setiap desa yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“KPU sudah menggodok mekanisme yang tepat untuk pembatasan pemasangan spanduk, bendera, dan umbul-umbul calon legislatif peserta pemilihan umum pada masa kampanye pemilihan umum 2014 mendatang,” katanya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat KPU Kabupaten Sidoarjo juga mengagendakan bersih-bersih alat peraga kampanye bersama dengan Panitia Pengawas Pemiliu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta partai politik.

“Rencananya kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada akhir pekan ini,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah berharap pengaturan zona alat peraga ini bisa berjalan lancar dan mampu menjadikan Kabupaten Sidoarjo tetap aman selama masa Pemilihan Umum tahun 2014.

“Kami berharap dengan adanya penandatanganan kesepakatan ini seluruh peserta pemilihan umum bisa menerapkan seluruh aturan main yang sudah diberikan oleh KPU Kabupaten Sidoarjo,” katanya.(*)
sumber: antara

BAP Anggara, Tersangka Penabrak Siswa SMA Hang Tuah 2 Sudah Diterima Kejari Sidoarjo

Polisi akhirnya menyerahkan berkas pemeriksaan tersangka Anggara Putra Trisula anak Brigjen Pol (purn) Totok Sudharto dalam kasus dugaan tabrak lari di halaman SMA Hang Tuah 2 Gedangan Sidoarjo, kepada Kejari Sidoarjo, Selasa (12/11/2013).

Berkas Anggara yang di serahkan lansung oleh Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Rony Setiadi kepada Kajari Sidoarjo Sumardi SH.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP rony Setiadi mengatakan, berita acara pemeriksan (BAP) Anggara telah lengkap dan langsung segera diserahkan. “Tahapan lanjutan, polisi akan menunggu jawaban kejari terkait BAP tersebut,” ucapnya.

brt274429311

Sementara itu, Kajari Sidoarjo Sumardi, berkas ini akan diperiksa kejaksaan, untuk selanjutnya ditentukan bisa langsung dilanjutkan ke persidangan atau perlu diperiksa kembali. “Berkas akan kami teliti dulu,” terang Sumardi.

Ucap Sumardi, pihak kejaksaan akan mempelajari berkas Angara, untuk selanjutnya memberikan jawaban kepada Polres Sidoarjo, apakah BAP tersebut, bisa dilanjutkan untuk persidangan atau perlu diperiksa lagi.

Diberitakan sebelumnya, Anggara Putra Trisula, dinyatakan bersalah karena melakukan tabrak lari terhadap puluhan siswa SMA Hang Tuah 2 Gedangan Sidoarjo pada Kamis (31/10/2013) lalu.

Berdasar pemeriksaan polisi, Anggara dipersalahkan dengan pasal 360 juncto 351 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka dan atau penganiayaan yang menyebabkan orang lain terluka. [isa/but]
sumber: beritajatim

Persida Sidoarjo Buka Peluang Masuk Final Divisi I

Persida Sidoarjo buka jalan ke final Divisi I. Senin (11/11). Persida ringkus Persigubin Gunung Bintang 2-1.

Hasil manis dipetik Persida pada matchday 2 Grup XVIII 8 Besar Divisi I 2012/2013. Tarung kontra wakil Papua Persigubin di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Laskar Jenggolo kantongi 3 poin. Mereka menang 2-1.

Faisal Muttaqin jadi pahlawan kemenangan Persida. Ia bukukan 2 gol di menit 17 dan 56. Persigubin cuma bisa balas 1 gol lewat Isak Msen di menit 25. Berkat kemenangan itu, Persida koleksi 4 poin setelah di laga sebelumnya main 4-4 dengan Persinga Ngawi. Peluang lolos ke final pun terbuka.

Page 98 of 379« First...102030...96979899100...110120130...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Fri, 21 Nov 2014 1:30 am WIT

Partly Cloudy

27°

High: 33° Low: 27°

Partly Cloudy

Feels like: 27 °C

Barometer: 982.05 mb and falling

Humidity: 74%

Visibility: 6 km

Dewpoint: 27 °C

Wind: 9.66 km/h

Sunrise: 4:59 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+