Informasi Sidoarjo

Warga Mojokerto Tertipu Ratusan Juta Oleh Dukun Abal-abal Prambon Sidoarjo

Abdul Qodir (63), dukun abal-abal alias dukun palsu asal Desa Talun, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, berhasil memperdayai warga Kabupaten Mojokerto. Bahkan diperkirakan, kakek ini telah berhasil meraup uang ratusan juta dari pekerjaannya menjadi dukun palsu tersebut.

Namun pekerjaan ini membawa konsekuensi hukum. Dia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di dalam sel tahanan Polres Mojokerto. Qodir kini harus berurusan dengan hukum setelah berhasil memperdayai Mincuk Widodo (48), pedagang rumahan asal Dusun Kesono, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Tidak main-main, menurut pengakuan korban Widodo, hartanya yang berhasil diperdaya mencapai Rp 219 juta. “Sebenarnya, Mbah Qodir itu sudah berhasil lolos setelah memperdaya warga Mojokerto ini. Karena salahnya sendiri si dukun palsu itu memberikan batangan emas palsu pula,” ucap Kasat Reskim Polres Mojokerto AKP I Gede Suartika saat mengamankan dukun palsu itu, Rabu (30/10/2013).

Penangkapan Mbah Qodir ini bermula ketika kekecewaan Widodo sebagai pasien tak bisa ditoleransi. Sebab, korban ini menerima emas batangan saat dirinya diajak menggelar ritual di Jolo Tundo. Usai melakukan ritual ini, tiga batangan mirip emas bergambar presiden pertama RI Soekarno diterimakan.

“Namun saat batangan emas itu hendak dijual di toko emas, kedok Mbah Qodir terbongkar. Ternyata batangan emas itu hanya kuningan yang tak memiliki nilai sama sekali. Padahal korban harus mengganti Rp 30 juta saat itu,” tambah I Gede yang meminta kepada warga yang pernah menjadi korban melapor..

Di kampungnya, Abdul Qodir memang dikenal sebagai paranormal. Kiprah dan reputasinya sudah tersohor hingga pasiennya dari banyak daerah. Termasuk Widodo pun kepincut. Terutama membantu warga yang gagal dalam bisnis dan usaha.

Awalnya, pada Juli lalu Widodo juga mengalami hal yang sama dengan pasien lainnya. Pedagang di kampung Candiharjo jatuh bangkrut. Kondisi inilah yang dimanfaatkan Mbah Qodir. Terus, harta pedagang ini malah makin dikuras dengan dalih mengembalikan keadaan lebih baik.

Widodo sudah menyatakan hendak berbisnis emas batangan. Pada pertengahan 2013 lalu itu, korban menurut saja saat diajak ritual di pegunungan Jolotundo. Setelah berada di kawasan pegunungan itu, korban mendadak diberi batangan logam berwarna kuning keemasan. Bertuliskan 24 K dan logo garuda sebagai pertanda emas murni.

Usai memberikan batangan emas sebanyak tiga buah, Mbah Qodir yang mengaku beristri dua itu tak meminta imbalan apa pun. Namun hari berikutnya, baru minta tembusan atas batangan logam itu sebesar Rp 30 juta.

Dengan caranya yang halus, korban pun tak merasa bahwa dirinya telah ditipu. Sampai permintaan pelaku terus berlanjut hingga korban mengeluarkan uang tunai dengan total telah mencapai Rp 219 juta. Karena Widodo makin terlilit utang, dia berniat menjual batangan emas palsu tersebut.

“Saya jual di toko emas Prambon, Sidoarjo. Tapi tak laku. Kami berusaha minta pertanggungjawaban dan Mbah Qodir hanya pasrah hingga saya melapor ke polisi,” kata Widodo.

Dengan mudah, Polres Mojokerto membekuk Mbah Qodir. Menariknya, dukun palsu ini diringkus saat henfak mencoba mobil yang baru dibelinya, mobil Hyundai Atoz. “Saya melakukan ini (dukun palsu) karena tak kuat dengan permintaan istri kedua saya. Masih muda 21 tahun. Tapi permintaanya neko-neko,” kata Mbah Qodir.
sumber: Tribunnews

Ini Bahaya Main Air Keras

Melukai dengan menyiram dengan air keras saat seperti seperti menjadi senjata baru. Dalam sebulan terakhir ini sudah ada empat kali peristiwa penyiraman air keras.

Pertama, pada Minggu (15/9/2013) menimpa Brigadir Sugito Aritonang, anggota Polsek Johar Baru yang disiram air keras ketika sedang bertugas menertibkan tawuran antarwarga di Johar Baru. Kejadian kedua menimpa AL seorang mahasiswi Binus pada pada Kamis (3/10) yang disiram air keras oleh bekas pacarnya Riki atas motif pribadi.

Kejadian tak lama berselang yaitu, Jumat (4/10), seorang pelajar SMK, RN atau Tompel (18) di Jakarta Pusat menyiramkan air keras ke penumpang bus PPD 213 di jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Kepada Polisi Tompel mengaku dendam sehingga nekad melakukan itu.

Kasus yang belum lama terjadi juga dilakukan pelajar sekolah lain kepada empat pelajar SMK Muhammadiyah I di Kemayoran, Jakarta Pusat ketika hendak menuju sekolahnya di Jalan Garuda, Kemayoran pada Jumat (11/10)

Apa itu sebenarnya air keras?

Air keras adalah larutan asam kuat yang cukup pekat. Bila air keras mengenai kulit, akan timbul nyeri hebat, bahkan kulit akan mengalami luka bakar.

Air keras terdiri dari beberapa jenis yang masing-masing berbeda tergantung penggunaannya. Contoh asam sulfat yang dipakai untuk aki, asam klorida untuk membersihkan permukaan logam sebelum disoldir, asam nitrat untuk menguji logam mulia, dan asam fosfat untuk membuat garam fosfat.

Seharusnya buat apa?

Kegunaan air keras setidaknya ada lima hal yaitu:

1. Untuk pereaksi kimia untuk produksi massal plastik PVC
2. Untuk membuat produk kebersihan rumah tangga.
3. Untuk produksi gelatin.
4. Sebagai bahan pembuat zat aditif makanan
5. Untuk memproses bahan kulit.

Apa bahayanya bagi manusia?

Balas dendam, cemburu atau cinta ditolak, seringkali menjadi alasan mengapa pelaku menggunakan air keras untuk melukai seseorang bahkan tak jarang dilakukan oleh pasangan atau kerabatnya sendiri.

Tengok kasus Siti Nur Jazilah alias Lisa Face Off yang disiram air keras oleh suaminya sendiri, Mulyono pada tahun 2006 agar istrinya itu tidak keluar rumah. Lalu ada juga kasus Siti Alfiah yang diduga disiram air keras oleh pria yang cintanya pernah ditolak oleh Siti dan memilih bertunangan dengan pria lain.

Selain akan mengalami kerusakan pada fisiknya dan umumnnya mengenai wajah, para korban penyiraman air keras juga harus mengalami dampak buruk dari segi sosial dan ekonomi. Mereka terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya karena derita yang dialaminya.

Kerusakan fisik pun bisa tetap berlanjut hingga beberapa hari setelah penyiraman. Air keras yang tidak segera dibilas dengan air bersih akan terus menjalar dan memperparah kondisi korban bahkan
menyebabkan luka yang permanen.

Gangguan fungsional organ yang lain juga bisa terjadi, misalnya merembet ke pendengaran, penglihatan maupun kemampuan berbicara dan membatasi gerak tubuh korban.

Penurunan mental atau psikologis korban juga terjadi. Kondisi yang menyedihkan seringkali membuat korban drop kejiwaannya. Lingkungan sosial yang kurang mendukung juga membuat korban semakin terpuruk.

Kini Bayar tiket KA bisa lewat SKYE Mobile Money

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen melayani dan memberikan kenyamanan penumpangnya untuk pembelian tiket secara online dengan menambah channel pembayaran.

Untuk menambah alternatif pembayaran, PT KAI bekerja sama dengan PT Skye Sab Indonesia meluncurkan pembayaran pesanan tiket online melalui uang elektronik di aplikasi SKYE Mobile Money.

Calon penumpang dapat memesan tiket online dan membayarnya tanpa beranjak dari tempat duduk. Mereka cukup memesan tiket di website resmi PT KAI (https://tiket.kereta-api.co.id/), setelah mendapatkan tanggal dan jurusan yang diinginkan pada langkah ke-5 (PEMBAYARAN) dapat memilih SKYE untuk pembayarannya. Kemudian, jumlah harga tiket akan tampil di aplikasi SKYE untuk segera dilunasi.

Menariknya, pembayaran tiket KAI melalui SKYE, pengguna akan mendapatkan poin reward. Poin tersebut akan ditampilkan saat pengguna akan melakukan transaksi di halaman konfirmasi.

skye-bayar-tiket-kereta-api-001-yoga-tri-priyanto

Begitupun dengan transaksi merchant-merchant lainnya di aplikasi SKYE. Jika poin reward pengguna terkumpul banyak, dapat digunakan untuk membayar pesanan tiket KAI selanjutnya.

Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan PT KAI untuk pembayaran tiket online. Para pengguna aplikasi SKYE sangat menginginkan kemudahan membayar tiket kereta di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan smartphonenya, ujar Kendro Hendra, Managing Director PT Skye Sab Indonesia, dalam siaran pers, Rabu (30/10).

Ke depannya, tambahnya, pihaknya akan terus menambah merchant-merchant eCommerce untuk melengkapi layanan SKYE.

KAI merupakan merchant ke-62 di aplikasi SKYE, selain merchant lain seperti pembelian pulsa HP, token PLN, game voucher, tv prabayar, tagihan PLN, air, tagihan internet, tagihan tv berlangganan, cicilan motor, kartu kredit, pembayaran zakat, dan lain-lain.

Untuk dapat membayar tiket pesanan via SKYE calon penumpang kereta harus menginstal aplikasi SKYE di smartphone yang dapat diunduh di Google PlayStore atau BlackBerry App Word dengan kata kunci SKYE Mobile Money.

Buruh Sidoarjo Tuntut UMK Rp 3 Juta

Ratusan buruh se-Sidoarjo kembali melakukan aksi demo turun jalan, dengan mendatangi Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu (30/10/2013). Aksi turun jalan ini dilakukan buruh dengan melakukan konvoi dari beberapa menuju pendopo.

Para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menolak instruksi presiden terkait pembatasan kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten. Selama aksinya di kantor Bupati Sidoarjo ini, para buruh mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Mereka menuntut agar pimpinan wilayah di Jawa Timur menaikkan Upah Minimum Kabupaten 2014 sebesar 50 persen dari upah sebelumnya. Dalam aksi itu, buruh menuntut kepada jajaran pimpinan wilayah di Jawa Timur, mulai dari Gubernur Jatim hingga bupati atau walikota untuk menolak instruksi presiden, terkait pembatasan kenaikan UMK 2014, 10 hingga 15 persen.

Buruh menuntut pimpinan wilayah di Jatim untuk menaikkan umk 2014 sekitar 50 persen dari UMK sebelumnya, atau sekitar Rp 3 juta, khususnya untuk buruh yang ada di ring 1 Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Pasuruan.

“Kami menolak intruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kami yang ada di ring l, menuntut untuk UMK 2014 sebesar Rp 3 juta,” tandas AGus Supriyanto salah satu korlap aksi.

Buruh mengancam, akan melumpuhkan seluruh aktifitas perekonomian di Jawa Timur, jika tuntutan mereka diabaikan oleh pimpinan wilayah di Jawa Timur.

Dalam aksinya, meski buruh tidak sampai melakukan aksi anarkis, namun akibat aksi buruh ini, arus lalu lintas di jalur Surabaya-Sidoarjo sempat macet dan lumpuh sekitar 2 jam. Setelah melakukan orasi di Pendopo Kabupaten, akhirnya buruh memutuskan bergabung dengan buruh lainnya untuk aksi sama di depan Grahadi Surabaya. [isa/but]
sumber: beritajatim

Kantor Pos Sidoarjo Dirikan 6 Titik Agen Pos di Kampung dan Pedesaan

PT Pos Indonesia Kantor Pos Sidoarjo, tingkatkan pelayanan dengan membuka 6 titik agen pos di berbagai tempat di Sidoarjo.

Keenam agen itu berdiri di Jalan Raya Suko, Desa Suko Sidoarjo, Jalan Raya Taman Ruko tingkat II Taman, Jalan Suko Legok Sukodono, Jalan Kecipik Perum Pondok Marinir E-2 Masangan Kulon Sukodono, perum Graha Penta blok AS Bluru Kidul Sidoarjo dan agen di Sukorejo RT 007 RW 002 Buduran.

“Keenam agen itu berdiri bekerjarsama Kantor Pos Sidoarjo dengan warga yang mengajukan usaha untuk menjadi agen pengeposan di kampung maupun pedesaan,” ucap Kepala Kantor Pos Sidoarjo Muhammad Nasichin Rabu (30/10/2013).

Ucap Nasichin, pihak Kantor Pos Sidoarjo menyambut gembira dengan program ini. Sebab dengan banyaknya agen yang sudah memenuhi survey dan layak berdiri, kantor pos akan semakin dekat dengan masyarakat. “Agen pos yang ada juga melayani seperti yang ada di Kantor Pos Sidoarjo. Mulai pengiriman paketan, surat, entri pembayaran listrik dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kantor Pos Sidoarjo juga masih menerima tawaran kerjasama dengan masyarakat soal agen. Terlebih nanti agen yang ada, tidak pasif menunggu konsumen, tapi juga bersedia menjemput konsumen melalui brosur atau selebaran yang disebarkan soal ada agen pos terdekat.

“Dengan menjemput bola dan memberikan pelayanan yang kepada konsumen, saya yakin agen-agen yang ada, akan menjadi jujukan masyarakat yang akan membayar tagihan maupun yang akan mengirimkan surat dan barang untuk paket biasa maupun kilat,” jelas Nasichin. [isa/kun]
sumber: beritajatim

Motor Dirampas Saat Melintas Jalan Raya Lingkar Timur, Sidoarjo Sendirian

Nasib sial dialami oleh Nanik warga Desa Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo.

Dirinya menjadi korban perampasan kendaraan bermotor di Jalan Raya Lingkar Timur-Sidoarjo.

Menurut informasinya, korban yang saat itu sendirian mengendarai kendaraan Mio nopol W 6205 VO warna hitam berjalan dari arah utara ke selatan.

Namun saat melintas di jalan Raya Lingkar Timur, mendadak ada tiga kendaraan salah satu pelakunya adalah perempuan, memepet kendaraan korban dan menyuruhnya untuk berhenti sambil mengancam korban.

“Berhenti kalau tidak berhenti kamu saya bunuh,” ucap, Warno, warga sekitar yang pada saat itu dimintai tolong oleh korban, setelah kejadian perampasan tersebut.

Setelah korban berhenti, salah satu pelaku langsung menodongkan sajam ke arah korban, dan selanjutnya meminta kontak kendaraan korban dengan paksa.

“Karena korban takut, akhirnya kunci pun diberikan oleh korban kepada pelaku, dan kemudian kendaraan korban dibawa kabur oleh ketiganya ke arah selatan,” ujarnya, Rabu (30/10)

Sementara itu, setelah mengalami perampasan kendaraan tersebut korban langsung meminta tolong kepada warga sekitar untuk diantarkan pulang ke rumahnya dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. (dik/era)
sumber: suarakawan

Gemerlap Kehidupan Malam “Plus-plus” Makin Menjamur di Sidoarjo

Perkembangan Sidoarjo makin dinamis. Tidak hanya perkembangan kota yang makin pesat, pergeseran budaya juga makin kentara dan mengarah pada kawasan mesum. Itu terlihat dari kehidupan dunia malam di pinggiran kota.

DULU warga Sidoarjo yang ingin menikmati dunia malam harus pergi ke kota lain. Maklum, saat itu tidak banyak tempat di Kota Udang itu yang menyediakan hiburan plus-plus. Kalaupun ada, tidak gampang mengaksesnya.

Namun, kini tidak sulit menikmati gemerlap dunia malam di penjuru Kota Delta. Maklum, tempat hiburan di kota ini makin menjamur. Mendapat layanan ”lebih” di tempat-tempat itu juga tidak terlalu susah.

Sampai-sampai sejumlah kalangan khawatir fenomena itu makin menggurita di Sidoarjo. Sebab, meski berkali-kali mendapat sorotan, nyaris tidak ada solusi konkret untuk mengatasi praktik tersebut.

Bahkan, sejumlah efek negatif atas menjamurnya sentra hiburan itu sudah tak terhitung. Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah penembakan oleh salah seorang anggota polisi terhadap warga sipil. Diketahui, peristiwa tersebut dipicu kisruh saat berada di sebuah rumah karaoke.

“Seharusnya, fenomena ini mendapat perhatian serius dari pemerintah. Sebab, keberadaannya sangat mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata Ketua PC GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono.

Bahkan, Ansor menilai keberadaan tempat hiburan malam tersebut sudah begitu terbuka. Lebih-lebih tempat hiburan di kawasan Taman Pinang dan kawasan Krian. “Satpol PP harus aktif melakukan patroli, terutama di jam-jam rawan. Pemerintah juga harus tegas tentang izin peruntukan dan RTRW. Jangan sampai nanti semua kawasan malah jadi tempat hiburan malam dan bakal mengancam keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat,” sebut Slamet.

Kekhawatiran tersebut cukup beralasan. Maklum, tidak sedikit di antara tempat hiburan itu yang memberikan kemudahan akses untuk memperoleh hiburan plus plus tadi. Ada yang terang-terangan. Tetapi, ada juga yang ”sembunyi-sembunyi”.

Salah satu jujukan yang paling mudah dan banyak pilihannya adalah rumah-rumah karaoke. Di Sidoarjo, rumah karaoke terbilang cukup banyak. Di kawasan pusat kota misalnya. Rumah karaoke bisa ditemukan di sejumlah titik. Di antaranya, di seputaran GOR Sidoarjo, Jl Gajahmada, Jl Diponegoro, serta sejumlah jalur protokol. Di antara seluruh rumah hiburan itu, akses untuk mendapat layanan cewek plus-plus cukup luas.

Hanya, beberapa di antaranya tidak terang-terangan. Triknya, pengelola karaoke tidak menyediakan layanan pendamping secara langsung. Namun, untuk bisa mendapatkannya, tidak perlu jauh-jauh karena mereka stand by di sekitar rumah hiburan itu.

Tengok saja sejumlah rumah karaoke di kawasan Taman Pinang. Sepintas, layanan yang disediakan di sana cukup standar. Hanya fasilitas menyanyi di sebuah room yang terdiri atas berbagai kelas (mulai standar hingga VIP) serta sejumlah menu makanan-minuman.

Baru jika konsumen melayangkan pesanan khusus, seluruh pelayan di rumah hiburan itu memberikan jalan keluar. “Kalau butuh ‘partner’, bisa nyari di depan,” kata salah seorang penjaga di rumah karaoke tersebut.

Benar saja, di depan pelataran parkir rumah karaoke itu, tidak sulit mendapatkannya. Jika jeli, di sejumlah stan di kiri kanan tempat karaoke tersebut berkumpul sejumlah purel freelance dengan dandanan cukup mencolok.

Namun, jika tidak bertemu, para pelanggan cukup mendatangi sejumlah juru parkir (jukir) di lokasi ruko itu. Jukir pun siap melayani request. Yang menarik, tidak sedikit jukir yang punya data komplet soal “kualifikasi” para cewek pendamping tersebut. “Tinggal nyari mau yang seperti apa. Nanti saya carikan. Yang penting, dia tidak sedang dinas,” kata salah seorang jukir.

Jika cocok, para purel freelance itu diajak bergabung untuk berkaraoke bersama. Ritual awal memang cuma nyanyi bersama. Rata-rata mereka mematok tarif Rp 100 ribu per jam. Tapi, fasilitas layanan ”tambahan” biasanya bergantung pada kesepakatan antara konsumen dan cewek tersebut.

Untuk cewek pendamping karaoke yang usianya masih tanggung (di bawah 25 tahun, Red), biasanya tidak gampang bisa mendapat layanan lebih dari mereka. “Sebab, rata-rata mereka memang cuma having fun dan belum butuh banyak duit. Namun, itu tidak semuanya,” kata Supriyono, salah seorang pelanggan rumah karaoke tersebut.

Namun, bukan berarti para pelanggan tidak bisa mendapat fasilitas maksimal dari purel. Untuk bisa mendapatkannya, caranya tidak mudah. Butuh dua hingga tiga kali pertemuan. Jika sudah saling kenal, baru mereka lebih open. “Biasanya, sang cewek melihat dulu pelanggannya. Jika dianggap asyik atau royal, mereka mau saja diajak. Soal tarif, itu kesepakatan bersama,” ujar pria 30 tahun itu.

Selain rumah karaoke yang memberikan layanan purel freelance, ada rumah nyanyi yang menyediakan purel secara langsung. Misalnya, salah satu rumah karaoke di sekitar Jl Diponegoro atau Jl Gajahmada. “Mau sendirian atau ditemani, Mas? Stoknya masih banyak,” ujar Yuni (nama samaran), resepsionis rumah karaoke di Jl Diponegoro, memberi penawaran.

Jika berkenan, user langsung diantar menuju room yang biasa dipakai live music. Di dalam ruang itu, tampak sejumlah cewek dengan dandanan lumayan mencolok yang siap dipanggil. Tarif resminya dipatok Rp 150 ribu per jam (untuk sewa room dan purel, Red).

Namun, user tetap harus merogoh kocek tambahan untuk tip para pendampingnya. Rata-rata cewek pendamping mematok tarif Rp 50 ribu per jam. Jika sepakat, pelanggan tinggal menunggu teman nyanyi itu. Dengan tarif tersebut, biasanya para pelanggan mendapat sejumlah servis dari purel.

Hanya, mendapat servis yang lebih khusus dari para purel itu tidak mudah. Sebab, mereka memiliki jam dinas. “Saya stand by di sini mulai pukul 21.00 sampai pukul dua pagi,” kata Amara, salah seorang purel, sambil meminum segelas bir hitam di depannya.

Meski demikian, cewek 25 tahun yang mengaku tinggal di kawasan Jenggolo itu tetap memberikan ”kode” bagi para pelanggan untuk bisa lebih dekat dengan dirinya. “Kapan-kapan main saja Mas ke tempat saya. Tapi, jangan pas jam dinas,” kata cewek yang mengaku baru bercerai itu.

Selain di rumah-rumah karaoke, para penggemar dunia plus bisa mengakses sejumlah kafe yang bertebaran di Sidoarjo. Tidak seperti rumah karaoke, jumlah kafe remang-remang ini malah membeludak. Tidak hanya di seputaran kota, kafe itu juga banyak bertebaran di pinggiran kota atau di perbatasan Sidoarjo dengan sejumlah kabupaten/kota lain. Modusnya pun sama. Para cewek malam tersebut bertebaran di kafe-kafe yang rata-rata juga menyediakan minuman keras itu.

Yang paling banyak berada di wilayah Krian. Setidaknya ada tiga titik. Yakni, eks Pabrik Gula Krengseng, Pasar Krian Baru, dan Terung Wetan. Operasi bisnis esek-esek di Krengseng bahkan berbeda daripada kelaziman. Tempat itu justru buka di siang bolong. Mulai pukul 10.00 sampai 16.00.

Ada puluhan tempat karaoke dan warung asmara di tempat tersebut. Seperti tempat karaoke di tengah kota, para penikmat tempat karaoke di Krengseng pun bakal ditemani cewek pendamping. (ris/fim/c6/end)
sumber: jpnn

KA Penataran Ekspress Malang-Surabaya Melewati Lawang, Sidoarjo, Waru Meluncur 1 November

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VIII, menambah satu kereta api untuk jurusan Malang-Surabaya yang akan diluncurkan pada 1 November 2013. Kereta tersebut beroperasi tiga kali sehari. KA baru ini akan diuji coba pada Rabu (30/10/2013).

Menurut Fadjar Wahyudi, Wakil Kepala Stasiun Besar Kota Malang, Kereta tersebut diberi nama Penataran Express. “Akan diluncurkan 1 November nanti,” katanya, Selasa (29/10/2013).

Penambahan kereta tersebut, kata Fadjar, karena memang banyak permintaan dari masyarakat atau penumpang untuk jurusan Malang-Surabaya. “Tujuan utamanya, untuk menghindari kemacetan di jalan raya jurusan Malang-Surabaya,” katanya.

KA bernama Penataran Express itu, berisi enam gerbong dengan tingkat okupansi 160 penumpang per gerbong. “Jadwal pemberangkatannya, pada pukul 04.30 WIB untuk pemberangkatan pertama. Lalu keberangkatan kedua pada pukul 09.50 WIB dan keberangkatan ketiga, pada pukul 15.10 WIB,” katanya.

Adapun waktu tempuhnya, kurang lebih dua jam. KA ini berangkat dari Stasiun Besar Kota Malang dan akan berhenti di Stasiun Gubeng Surabaya. Penataran Express tersebut berbeda dengan KA lainnya, yakni hanya berhenti di beberapa stasiun yakni staisun Lawang, Sidoarjo, Waru, Wonokromo dan terakhir di Gubeng.

Pada awal peluncuran Penataran Express, PT KAI menawarkan tiket dengan harga promo, yakni Rp 20.000, sementara harga normalnya Rp 25.000. Fadjar mengatakan, tiket Penataran Express sudah bisa dipesan sejak satu minggu lalu. “Sampai saat ini, tiket sudah terjual 50 tiket, untuk pemberangkatan pada 1 November,” katanya.
sumber: Tribunnews

Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo Tambah Kapasitas 6 Juta Penumpang Per Tahun

Pembangunan Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, yang mulai dioperasikan 10 November 2013 akan menambah kapasitas penumpang 6 juta orang per tahun.

Shared Services Departemen Head PT Angksa Pura I Kintoron kepada pers di Sidoarjo, Selasa, mengatakan, pembangunan T2 sudah 96 persen dan ditargetkan gedung untuk domestik bisa dioperasikan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2013.

Kendati demikian, peresmian itu bisa saja berubah tergantung hasil verifikasi yang akan dilakukan tim internal dan Kemenhub pada 30 Oktober hingga 4 November 2013.

Kintoron mengatakan, pembanguan T2 dimulai Desember 2011 dengan anggaran sekitar Rp900 miliar, sehingga jika ditambah dengan terminal 1 maka kapasistas penumpang menjadi 12,5 juta orang per tahun.

Sementara itu, Plh Kepala Humas Angkasa Pura 1 Alif Nugroho menambahkan, tim verifikasi T2 akan mengecek kesiapannya dari berbagai aspek, sehingga jika pada 10 November 2013 T2 dinyatakan sudah bisa beroperasi, belum semua fasilitas bisa beroperasi.

“Apron yang bisa digunakan baru Apron Alpha dan hanya 2 garbarata, sehingga belum semuanya bisa digunakan,” ujarnya.

T2 akan digunakan untuk penerbangan internasional dan domestik, namun pada 2014 penerbangan internasional akan dibuka di terminal baru ini, sehingga semua penerbangan internasional yang sebelumnya di T1 akan dipindahkan ke T2.

Selain itu, beberapa toko ditermnal (tenan) akan mengisi bandara yang dikelola AP I tersebut.

“Kami memang ingin memberikan kenyamanan kepada penumpang dan pengantar. Jadi mereka pergi ke bandara seperti pergi ke mal,” ujar Alif.

Dia menambhkan, T2 ini berkapasitas 6 juta penumpang, sedangkan T1 berkapitas 6,5 juta penumpang.

Dengan demikian, kedua terminal itu belum bisa menampung sepenuhnya penumpang di Bandara Juanda, akrena data penumpang pada 2012, mencapai 16 juta orang dan pada 2013 akan mencapai 17,9 juta orang.

Sementara Communications and Legal Section Head Bandara Internasional Juanda Andrias Yustinian mengatakan, untuk penghubung antara terminal 1 dan 2 masih akan dilakukan pembangunan akses bersamaan dengan penyelesaian terminal internasional hingga Februari 2014.

Yustinian menambahkan, saat ini jumlah penumpang dan pesawat yang masuk di T1 sudah mencapai sekitar 13 juta orang hingga September 2013. Sementara kapasitas hanya 6,5 juta orang per tahun.(*)
sumber: antara

Pansus Lumpur Akan Menghentikan Pembangunan Kahuripan Nirwana Village Bila Tak Selesaikan Sertifikat Rumah Warga Korban Lumpur

Tidak segera terselesaikannya masalah sertifikat rumah warga korban lumpur yang tinggal di Perumahan Kahuripan Nirwana Village, membuat Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo geram.

pansus

KERJAKAN BANGUNAN: Proses pembangunan di perumahan
Kahuripan Nirwana Village (KNV). Pansus lumpur mengancam
menghentikan aktivitas pembangunan jika PT MMS mengabaikan
panggilan pansus

Pansus pun berusaha untuk melakukan pemanggilan kembali manajemen PT Mutiara Masyhur (MMS) yang sudah tiga kali mangkir menghadap. Pemanggilan ke kempat tersebut rencananya akan dilakukan secepatnya.
Namun, sebelum itu Pansus akan mendatangi kantor MMS terlebih dahulu dengan harapan muncul etikat baik pihak pengembang untuk memenuhi panggilan. Kita akan datangi dulu mereka (MMS) sebelum kita undang,” kata Ketua Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin. Saifuddin berharap, pihak MMS bersedia datang dalam pertemuan yang direncanakan akan di lakukan dengan perwakilan warga lumpur serta dinas terkait. ”PT MMS sudah kita panggil beberapa kali, namun mereka tidak memenuhi undangan,” jelasnya.
Tanggung jawab PT MMS sangat diharapkan warga. Ada sekitar 1500 warga korban lumpur yang memilih pembayaran cast and resetlement hingga saat ini belum memiliki sertifikat rumah sejak ditempati pada 2008 silam.
Jika PT MMS tetap membangkang, kata Saifuddin, bukan tidak mungkin pansus akan merekomen dasikan agar kegiatan perusahaan tersebut dihentikan untuk sementara. Diataranya, terkait masalah penjualan rumah terhadap warga umum maupun kegiatan pembangunan yang ada di kawasan KNV. Hal itu kita dilakukan agar PT MMS bisa segera mencarikan solusi terhadap nasib warga korban lumpur yang ada di KNV. Kepemilikan sertifikat dianggap sangat penting untuk kepentingan yang beragam. ”Kita mengerti kebutuhan warga yang menginginkan hak mereka,” kata politisi PKB ini. Perwakilan warga KNV M Yahya mengatakan, janji PT MMS untuk memberikan sertifikat hingga saat ini merupakan janji palsu. ”Kita bukan memiliki rumah itu tapi hanya menempati saja,” keluhnya. (vga/c3/nug)

Page 98 of 372« First...102030...96979899100...110120130...Last »

Arsip Berita

October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Wed, 01 Oct 2014 1:59 pm WIT

Partly Cloudy

33°

High: 33° Low: 23°

Partly Cloudy

Feels like: 33 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 36%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 27.36 km/h

Sunrise: 5:12 am

Sunset: 5:24 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+