Informasi Sidoarjo

Seriusi Pembinaan, Badan Futsal Sidoarjo Gelar Turnamen Futsal SMA & Kecamatan 27 Januari Mendatang

Usaha Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo untuk melakukan seleksi atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V di Banyuwangi 2015 mulai ditindaklanjuti cabang olahraga (cabor) yang ada. Salah satunya a Badan Futsal Cabang (BFC) Sidoarjo dengan menggelar turnamen futsal tingkat SMA dan Kecamatan yang akan dilakukan 27 Januari mendatang. Sekertaris BFC Sidoarjo, Yarif Priatna mengatakan ada 24 tim futsal putra dan 12 tim futsal putri yang akan mengikuti turnamen futsal SMA. Sedangkan untuk turnamen futsal Kecamatan akan diikuti oleh 32 tim dari seluruh wilayah Sidoarjo. “Turnamen akan kita gelar di lapangan futsal GOR Sidoarjo,” ujarnya.
Sistem yang digunakan dalam turnamen untuk SMA ini berbeda dengan turnamen Futsal antar kecamatan. Untuk tingkat SMA akan digunakan sistem setengah kompetisi. Ke 24 tim futsal putra akan dibagi ke dalam 8 grup sedangkan tim futsal putri dibagi ke 4 grup. Nantinya juara grup dan runner up akan melaju ke babak selanjutnya. “Sedangkan untuk lomba futsal antar kecamatan kitya gunakan sistem gugur,” terangnya. Kompetisi ini juga digunakan oleh BFC untuk menjaring atlet futsal baik putra maupun putri. Nantinya mereka kan dipersiapkan untuk mengikuti Kejurporv Futsal yang akan diselenggarakan tahun 2014 ini. “Mereka juga akan kita persiapkan untuk mengikuti Kejurporv V di Banyuwangi,” tandasnya. (bam/nug)

RSUD Sidoarjo Siap Jalankan Program BPJS

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang sistem jaminan sosial nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang ada di Indonesia. Lembaga jaminan sosial yang akan digantikan perannya oleh BPJS, yaitu PT. Askes (Asuransi Kesehatan,red) menjadi BPJS Kesehatan dan PT. Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Menanggapi hal itu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo sudah mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat yang menggunakan program BPJS. “Kami sudah siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien BPJS, karena hal itu merupakan perintah undang-undang, “ kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hukum dan Humas RSUD Sidoarjo H. Ahmad Zainuri, SH. Dikatakan oleh Ahmad Zainuri bahwa pelayanan pasien BPJS tidak beda jauh dengan pelayanan terhadap pasien yang selama ini menggunakan Askes maupun Jamsostek, meskipun ada beberapa pembenahan.

Pasien BPJS merupakan hasil rujukan dari Puskemas-puskemas yang ada diwilayah Sidoarjo ataupun dengan membawa surat keterangan dari instasi-instansi terkait. Ditegaskan kembali oleh Ahmad Zainuri bahwa RSUD Sidoarjo sudah siap menjalankan program BPJS itu pada awal tahun 2014 ini, meskipun diakui ada beberapa kekurangan.

Warga Candi Sidoarjo (16), Hilang Tercebur di Kali Ngrame Pungging Mojokerto Dengan Motornya

Nasib naas dialami Yohanes Centiano (16), warga Candi, Sidoarjo. Yohanes terjatuh dan tercebur ke Sungai Ngrame saat melintas di Jembatan Sungai Ngrame Kecamatan Pungging, Mojokerto. Hingga kini, korban belum ditemukan.

Menurut Kanit Laka Polres Mojokerto, AKP Sariyanto, saat kejadian Yohanes bersama 2 orang temannya hendak berwisata ke Pacet. Yohanes mengendari sepeda motor sendirian, sedangkan kedua orang temannya berboncengan. Ketiganya bermotor beriringan dari arah Sidoarjo menuju Pacet.

“Saat kejadian Yohanes ini bermotor sendirian tepat di belakang kedua temannya,” kata Sariyanto, Sabtu (4/1/2014).

Saat melintas di Jembatan Ngrame, tiba-tiba teman korban mendengar suara benturan. Kedua teman korban pun melihat ke belakang. Ternyata Yohanes terjatuh dari motornya dan tercebur ke sungai Ngrame.

Melihat kejadian itu, kedua teman korban pun berhenti dan berusaha menolong korban. Namun arus sungai yang deras membuat korban langsung hilang ditelan arus sungai Ngrame.

“Yohanes tercebur ke sungai, kalau motornya tidak,” imbuh Sariyanto.

Terkait penyebab jatuhnya korban dari motornya, Polisi masih belum dapat menyimpulkan. Saat ini kedua teman korban beserta sepeda motor milik korban telah dibawa ke Mapolres Mojokerto. Kedua teman korban sedang dimintai keterangan polisi terkait kecelakaan tersebut.

“Korban diduga hanyut karena arus sungai sangat deras. Kita akan lakukan pencarian,” pungkas Sariyanto. [detik]

Polisi Warga Asrama Brimob Medaeng Sidoarjo Tewas Tersengat Listrik Saat Berburu Burung di Sawah

Wawan Adrianto (37) anggota Brimob Polda Jawa Timur, ditemukan tewas tersengat listrik jebakan tikus.

Pria yang tinggal di Asrama Brimob Medaeng ini tersengat listrik saat berburu burun. Saat itu, korban berburu di persawahan Dusun Tanjunganom RT 01 RW.05 Desa Tanjungsari Kecamata Taman, Sidoarjo. Persawahan ini milik Moch Rofik.

Pria dengan pangkat AKP itu tidak bisa diselamatkan dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Anwar Medika Balongbendo sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Kronologisnya bermula saat korban bersama Erry Kusmanendra (36) bermaksud mencari burung di sawah dusun Tanjung Anom.

Keduanya berjalan di atas tanggul pematang sawah, untuk menembak burung. Saat berjalan itu, korban tiba-tiba terjatuh.

“Saat jatuh, korban sepertinya menyentuh kabel ‘jebakan’ tikus. Korban sempat ditolong lengannya ditarik, namun ikut kesetrum dan berteriak minta tolong dan tidak lama aliran listrik mati,” ucap sumber, Sabtu (4/1/2014).

Korban lalu dilarikan ke rumah sakit, namun korban menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan ke rumah sakit.

Aliran listrik yang ada, berasal dari kabel yang menyambung di warung milik Rofik yang berada di dekat sawah. “Aliran listrik di kabel bendrat tanpa pembungkus itu untuk membasmi tikus sawah,” lanjut sumber itu.

Kapolsek Taman Kompol Edy Siswanto dikonfirmasi soal kasus ini, dia tak bersedia komentar. Saat beritajatim mengirim BBM ke blackberrynya, mantan Kapolsek Porong itu hanya membaca saja, tanpa membalas balik.

Saat ini, jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim. [beritajatim]

Cuaca Buruk, Penerbangan Garuda Dari Jakarta Tujuan Juanda Surabaya di Sidoarjo Mendarat di Bali

Pesawat Garuda penerbangan dari Jakarta dengan tujuan bandara internasional Juanda Sidoarjo Jawa Timur, terpaksa mendarat di Bali.

Pesawat Garuda ini gagal mendarat di Juanda lantaran cuaca buruk. Hujan disertai angin kencang, membuat pesawat memilih meneruskan perjalanan dan mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali.

General Manager (GM) Angkasa Pura I Juanda Trikora Harjo membenarkan kejadian tersebut. Katanya, pendaratan di Ngurah Rai itu untuk keselamatan penumpang.

“Pesawat jurusan Jakarta-Surabaya itu akhirnya mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali. Ini upaya mengutamakan keselamatan bersama,” ucap Trikora Harjo.

Pihak bandara tidak bisa memberi jaminan kalau Garuda mendarat. Sehingga terpaksa dialihak ke Bali. Namun, setelah cuaca kembali normal, Garuda kembali terbang ke Juanda.

“Sekarang sudah lancar, baik pesawat yang datang maupun yang berangkat, tidak ada persoalan. Semoga saja cuaca selalu mendukung dan tidak ada gangguan,” harap purnawirawan TNI AL berpangkat Kolonel (P) tersebut. [beritajatim]

Hasil Penelitian: Akun Twitter Politisi & Selebritas Indonesia Penuh Follower Palsu

Sebagian politisi dan selebritas Indonesia diduga memiliki ‘pengikut palsu’ (akun palsu) di Twitter. Demikian temuan penelitian tim Prapancha Research (PR) terhadap sejumlah akun dengan pengikut berjumlah fenomenal, atau yang biasa dikenal sebagai seleb tweet.

Akun resmi Presiden SBY, @SBYudhoyono, sebagai contoh memiliki 2,7 juta follower. Namun, dari hasil tilikan tim peneliti, hanya 36 persen atau sekitar 972 ribu pengikutnya yang aktif. Sisanya, sebesar 29 persen pengikutnya adalah akun pasif dan 35 persen diduga akun palsu.

Cindy Herlinmarta, peneliti PR, menjelaskan akun palsu biasanya tidak memiliki pengikut dan memiliki satu-dua kicauan rekayasa atau tidak pernah berkicau sama sekali. Sedangkan akun pasif ialah akun dengan pengikut nyata, namun tidak pernah berkicau (tidak aktif).

Saat ini, praktik jual-beli akun palsu memang sangat marak. Sejauh pantauan tim peneliti, harga jual yang ditawarkan penyedia jasa pengikut palsu merentang dari Rp 10 Rp 100 per follower. Dengan merogoh kocek Rp 50 ribu, misal, kita bisa memperoleh seribu pengikut hanya dalam waktu 24 jam.

Tetapi tentu saja akun-akun ini ‘tidak memiliki kehidupan’. Akun palsu rata-rata tidak memiliki pengikut, tidak atau hanya sedikit berkicau, sehingga cukup mudah diidentifikasi.

Selain akun @SBYudhoyono, tak sedikit akun politisi lain yang diikuti banyak pengikut yang diduga palsu. Akun Menkominfo Tifatul Sembiring, yang dikenal aktif ber-twitter, diduga memiliki 34 persen pengikut palsu. Sisanya 43 persen tidak aktif, dan hanya 23 persen yang aktif.

Sementara pengikut @hattarajasa (Hatta Rajasa) 35 persen diduga palsu, 39 persen tidak aktif, 26 persen aktif. Pengikut @prabowo08 (Prabowo Subianto) 34 persen diduga palsu, 40 persen tidak aktif, 26 persen, adapun pengikut @aburizalbakrie (Abu Rizal Bakrie) 27 persen diduga palsu, 42 persen tidak aktif, dan 31 persen aktif.

Kendati demikian, angka follower yang diduga palsu lebih mencengangkan lagi pada akun-akun selebritas. Sherina Munaf, penyanyi dengan akun @sherinamunaf yang memiliki 6,2 juta follower, diduga memiliki 3,16 juta pengikut palsu (51 persen), sementara 36 persen-nya tidak aktif. Ini menyisakan hanya sekitar 1 juta atau 17 persen pengikutnya yang aktif.

Akun penyanyi Afgan (@afgansyah_reza) memiliki 50 persen pengikut yang diduga palsu, 29 persen tidak aktif, 21 persen aktif; lantas penyanyi Agnez Monica (@agnezmo) mempunyai 46 persen pengikut yang diduga palsu, 32 persen tidak aktif, 22 persen aktif.

Ironisnya, bahkan akun resmi Twitter (@twitter) memiliki 56 persen pengikut diduga palsu, 29 persen tidak aktif, dan 15 persen aktif. Akun resmi Facebook (@ facebook) mempunyai 56 persen pengikut diduga palsu, 27 persen tidak aktif, dan 17 persen aktif. Di AS sendiri harga akun palsu bisa dibanderol sekitar USD 0,01 (Rp 100) per follower.

Menurut Cindy, hal ini menunjukkan jumlah pengikut di Twitter tak hanya berfungsi memperlihatkan berapa banyak orang yang mendapatkan kicauan sang pengguna, tapi telah menjadi simbol status dan kedudukan.

“Bisa jadi adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi seorang berpengaruh untuk memiliki jumlah pengikut yang melebihi orang berpengaruh lainnya,” tegasnya.

Diperkirakan Bandara Juanda Padat Hingga Dua Hari ke Depan

Pantauan di ruang tunggu di Terminal Keberangkatan tampak dipenuhi calon penumpang. “Saya mau pulang ke Kalimantan. Pesan tiketnya sudah dari jauh hari, kalau pesan sekarang bisa-bisa kehabisan,” ujar Nuriyah, calon penumpang di Bandara Juanda, Jumat (3/1/2014).

Data PT Angkasa Pura I Surabaya menyebut hampir seluruh rute penerbangan ke berbagai daerah mengalami full booking, khususnya keberangkatan menuju Jakarta, Makassar, dan Banjarmasin. Tiket ke tiga tempat tersebut sudah habis terjual hingga Minggu 5 Januari.

Arus balik liburan hingga hari ini masih didominasi oleh penumpang berangkat, dengan tingkat lonjakan jumlah penumpang mencapai 25 persen dibanding hari sebelumnya.

Sementara untuk penumpang yang datang di Terminal Kedatangan Domestik masih menunjukkan angka normal, belum ada peningkatan yang signifikan. Diperkirakan, kepadatan calon penumpang akan berlangsung hingga dua hari ke depan.

Nasib Deltras Sidoarjo Musim Depan Tak Jelas, Malam ini Deltamania Gelar Rapat Akbar

Belum kunjung jelasnya nasib Deltras di kompetisi Divisi Utama musim mendatang serta belum adanya balasan dari Bupati Sidoarjo Saiful Illah, terkait surat permohonan audiensi, membuat suporter fanatik Deltras, Deltamania mulai merapatkan diri dengan menggelar rapat akbar malam ini, Jum’at (3/1/2014) di GOR Delta Sidoarjo.

Rapat akbar bertajuk “Save Deltras” ini rencananya akan diikuti perwakilan 18 korcam dan 200 korwil Deltamania yang ada di Sidoarjo. Ketua Deltamania Saiful Baqiro mengatakan, tujuan dari pertemuan itu adalah untuk membahas mengenai upaya menyelematkan nasib Deltras di kompetisi musim depan.

“Kami akan membahas tentang nasib Deltras di kompetisi musim depan. Undangan sudah kami sebar dan mereka menyatakan siap datang,” ujar Ketua Deltamania, Saiful Baqiro.

Baqiro menambahkan rapat tersebut juga digunakan sebagai persiapan Deltamania yang akan menggelar unjuk rasa pada 6 Januari mendatang. Rapat ini dinilainya harus segera dilakukan mengingat pelaksaan kompetisi menyisakan waktu sekitar satu bulan saja. Hal itu semakin diperkuat dengan belum adanya persiapan yang dilakukan oleh manajemen Deltras untuk turun di kompetisi Divisi Utama musim depan. (Agustin/Rio) (rri)

Anggarannya Dicoret, DPRD Sidoarjo Batal Punya Gedung Baru

Harapan anggota DPRD Sidoarjo untuk memiliki ruangan sendiri tinggal kenangan. Pembangunan gedung DPRD yang direncanakan tahun 2014 dengan lima lantai anggarannya dicoret dengan alasan masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus diperhatikan.

Sesuai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja (RAPBD) 2014, usulan pembangunan kantor wakil rakyat itu Rp 5 miliar. Kantor tersebut diusulkan dibangun karena kondisinya sudah tua dan di lantai II yang dipakai ruang Paripurna terasa ada getaran jika ada kendaraan berat melintas. Bahkan di lantai II tidak diperbolehkan jika sampai over kapasitas dikhawatirkan ambruk.

Sewaktu pembahasan anggaran, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo dan Tim Aggaran Pemkab Sidoarjo sempat terjadi perdebatan jika pembangunan gedung itu segera dilaksanakan. Karena pembangunan itu tidak hanya untuk ruang sekretariat dan paripurna. Tetapi satu paket dengan ruangan setiap anggota dewan..

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H Abdul Kholik, menjelaskan anggaran pembangunan gedung DPRD sudah dicoret. “Gedung yang ada masih layak ditempati sehingga belum perlu dibangun,” tutur politisi PKB.

Keinginan sebagian anggota dewan agar dibuatkan ruang sendiri dinilai terlalu berlebihan. Karena selama ini masih banyak ruangan yang tidak dimaksimalkan oleh anggota dewan, seperti ruang fraksi yang jarang ditempati.

Apakah pembangunan gedung dewan akan dianggarkan tahun berikutnya? “Tergantung dari anggota dewan periode mendatang. Yang penting saat ini tidak kami menganggarkan,” paparnya.

Sementara itu, sebelum ada rencana pembangunan gedung DPRD, Kepala Dinas PU Cipta Karya Pemkab Sidoarjo, Ir Dwijo Prawito sudah mengaudit kondisi gedung utama DPRD Sidoarjo. Konstruksi bangunan gedung utama yang dipakai paripurna kurang layak dan harus dibongkar karena beberapa ruang tidak disangga beton.

“Memang gedung itu sudah seharusnya dibangun lagi karena orang yang datang saat paripurna atau pelantikan bupati dan wakil bupati akan banyak,” terangnya.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sidoarjo, Ny Endang Soesijanti, mengaku gedung itu dibangun pada 1975 dan usianya sekarang sudah mencapai 38 tahun. Kondisi gedung jika dilihat dari luar memang masih tampak bagus. Namun kekuatan gedung itu diragukan karena beberapa bagian sudah kelihatan bergelombang. sumber: tribunnews

Kasus Narkoba di Sidoarjo Terus Meningkat

Angka tindak penyalahgunaan narkoba di wilayah Sidoarjo di tahun 2013, meningkat dari tahun sebelumnya. Jika di tahun 2012 lalu ada 155 kasus, kini di tahun 2013 ini meningkat 173 kasus.
Kasat Narkoba Polres Sidoarjo, AKP Chotib Widiyanto mengklaim dari hasil analisa dan evaluasi (anev) yang dilakukannya, kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu maupun ganja meningkat drastis. Yakni dari 82 kasus, meningkat menjadi 135 kasus di tahun 2013. Dalam penanganan kasus tersebut, jumlah barang bukti yang berhasil disita juga mengalami peningkatan.
Untuk sabu-sabu jika tahun 2012 jumlah yang disita mencapai 60,56 gram, tahun 2013 meningkat menjadi 238,996 gram. Sedangkan ganja di tahun ini berhasil dikumpulkan seberat 575,98 gram dibandingkan tahun 2012 yang hanya seberat 535,7 gram.
Sedangkan khusus untuk barang bukti pil LL atau obat keras di tahun ini mengalami penurunan. Dari 39.886 butir yang berhasil dikumpulkan pada tahun 2012, ditahun 2013 hanya 9991 butir pil LL. “Untuk penyalahgunaan obat keras (oker, red) semacam pil LL dan sebagainya di tahun 2013 menurun drastis. Tahun 2012 ada 73 kasus terjadi, dan tahun 2013 hanya 38 kasus,” katanya.
Menurut Chotib di tahun 2013 lalu penangkapan lebih banyak ke pengguna narkoba. “Tergantung kita mau berantasnya sejauh mana, semakin jauh memberantas maka hasilnya juga semakin banyak” ucapnya.
Umumnya tindak penyalahgunaan narkoba didominasi laki-laki, namun tidak menutup wanita juga ikut melakukannya. ”Terhitung tahun ini pengguna wanita bertambah, dari 5di tahun sebelumnya, kini menjadi 11. Maka dari itu, masyarakat lebih waspada dalam berteman. Kalau tidak berhati-hati akan terjerumus dalam lubang hitam,” tuturnya. (gal/nug)

Page 98 of 408« First...102030...96979899100...110120130...Last »

Arsip Berita

August 2015
M T W T F S S
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca


Warning: /web/infosda.com/wp-content/plugins/yahoo-weather-forecasts/cache is not writeable. Make sure you've set the correct relative or absolute path, and that the location is server-writable. in /web/infosda.com/wp-includes/class-simplepie.php on line 1429

Current conditions for Sidoarjo as of Sun, 30 Aug 2015 1:59 pm WIT

Partly Cloudy

30°

High: 33° Low: 23°

Partly Cloudy

Feels like: 30 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 55%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 22.53 km/h

Sunrise: 5:31 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+