Informasi Sidoarjo

BERITA

Daerah Rawan Banjir di Sidoarjo Kian Meluas

SIDOARJO – Problem banjir masih menjadi momok bagi Sidoarjo. Berbagai upaya yang dilakukan pemkab belum menunjukkan hasil signifikan.

Bukannya berkurang, area yang terge nang banjir malah meluas. Kemarin (10/3), misalnya, daerah Raya Waru yang sangat jarang tergenang tiba-tiba dipenuhi air.

Berdasar pantauan, titik genangan tertinggi berada di bawah Flyover Raya Waru arah Surabaya. Di sana, air meluber ke jalanan dengan ketinggian 20–30 sentimeter. Lalu lintas pun macet karena kendaraan terpaksa melaju perlahan.

Tidak sedikit kendaraan roda dua yang mogok karena terjebak banjir. Mereka terpaksa menuntun motornya untuk menerobos banjir.

”Mesin motor saya tiba-tiba mati,” keluh Yuli Suandri, 39, warga Driyorejo, Gresik. Jalan Raya Waru sebenarnya bukan termasuk daerah langganan banjir.

Titik rawan banjir saat ini adalah Buduran, Sidokare, Jalan KH Mukmin, Jalan Raden Patah, Sumput (Kecamatan Sidoarjo), Wonokoyo (Kecamatan Gedangan), Kelopo Sepuluh, (Kecamatan Sukodono), Ganting (Kecamatan Gedangan), dan Bypass Juanda sisi selatan Gedangan.

Lantas, mengapa Raya Waru kemarin banjir? Pantauan Jawa Pos, banjir itu terjadi karena luapan Kali Kedungturi. Sungai yang lebarnya sekitar empat meter tersebut tidak mampu menampung air.

Kondisi itu diperparah adanya sampah dan eceng gondok yang menggunung di sungai. Aliran air pun menjadi tidak lancar.

”Kalau hujan lebat, pasti air meluber,” ujar Agus Santoso, warga Bungurasih. Namun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Fathkurrahman mengatakan, banjir kemarin tidak disebabkan meluapnya avour Kedungturi.

Menurut dia, penyebabnya adalah drainase di Jalan Raya Waru tidak berfungsi dengan baik. ”Bukan kalinya. Sebab, kali masih bisa menampung air. Itu drainasenya,” jelasnya.

Dia menambahkan, seharusnya drainase segera diperbaiki. Jika tidak, setiap hujan lebat pasti akan ada genangan. Apa solusinya? Mantan camat Tarik itu menuturkan, tidak perlu dilakukan penyedotan air.

”Nanti pasti berkurang sendiri karena avour kami masih bisa menampung,” kata dia. Lebih lanjut, Fatkhurrahman mengatakan, mengatasi banjir tidak bisa hanya mengandalkan dinas pengairan.

Sebab, banjir bisa dipicu beberapa hal. Antara lain, kebersihan sungai, pendangkalan sungai, dan drainase di jalan.

Solusi atas permasalahan itu merupakan kerja sama dari dinas PU bina marga, dinas PU cipta karya, dinas pertamanan dan kebersihan (DKP), serta dinas PU pengairan. (aph/c7/oni)

Tagged

bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arsip Berita

November 2014
M T W T F S S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Sat, 01 Nov 2014 2:29 pm WIT

Partly Cloudy

34°

High: 34° Low: 24°

Partly Cloudy

Feels like: 34 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 34%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 24 °C

Wind: 14.48 km/h

Sunrise: 5:01 am

Sunset: 5:24 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+