Informasi Sidoarjo

BERITA

BAP Korupsi Kades Besuki Kecamatan Jabon Ngendon di Polres Sidoarjo

Berkas perkara dugaan korupsi Kepala Desa (Kades) Besuki, Kecamataan Jabon, M.Sirod yang sudah ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik Polres Sidoarjo terkatung katung.hal tersebut terlihat semenjak Jaksa peneliti kejaksaan negeri Sidoarjo mengembalikan berkas perkara ke penyidik Polres namun hingga kini berkasnya belum dilimpahkan kembali.

Menurut Jaksa peneliti, Abdul Wahid, Kamis (25/4), membenarkan pihaknya pernah mengembalikan berkas ke penyidik, agar berkas perkara diperbaiki. Selain itu dalam berkas (BAP)yang dikirim sebelumnya belum memenuhi unsur formil maupun materiil. “Memang alasan itu yang kita pakai untuk mengembalikan berkas (BAP) ke Penyidik Polres Sidoarjo,” ujarnya.

Dalam perkara tersangka Kades M.Sirod, jaksa peneliti lanjut Wakid, meminta agar penyidik meminta keterangan dari pihak BPN Sidoarjo dan meminta BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Perbankan) untuk melakukan audit kerugian Negara. “Keterangan BPN sangat penting untuk penuntutan dan pembuktian nanti dipersidangan, karena lokasi atau obyek saat ini sudah tenggelam akibat luapan lumpur, sehingga untuk kepastian status dan luas hanya pihak BPN yang tahu secara persis,” lanjut Wakid.

Sementara itu hasil audit BPKP juga sangat penting guna mengetahui secara persis berapa kerugian Negara yang ditimbulkan akibat tindak pidana yang disangkakan kepada terdakwa. Namun saat ditanya kapan persisnya BAP dari penyidik Polres Sidoarjo dikembalikan Jaksa Peneliti, Wakid tidak tahu persis waktunya. “Kapan kita BAP kita kembalikan tidak ingat, tapi di bagian administrasi ada kok register pengembalian,” ucap Wakid.

Perkara yang menyeret Kepala Desa Besuki ini, terkait pemalsuan dan penggelapan uang jual beli lahan korban lumpur Lapindo. Tersangka M. Sirod memalsukan dan menggelapkan uang penjualan tanah di blok Dusun Ginonjo, Desa Besuki, Kecamatan Jabon. Lahan warga Besuki terkena dampak lumpur yang ganti ruginya ditanggung oleh pemerintah sesuai dengan Perpres No 14 Tahun 2008.

Dalam menjalankan aksinya, Sirod tidak hanya sendirian, melainkan juga melibatkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Besuki, Saiful Bahri dan kordinator petani Dusun Ginonjo Desa Besuki, Kuwandi. Akibatnya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 603 juta. ltf/sg

Tagged

bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Tue, 29 Jul 2014 10:30 am WIT

Partly Cloudy

29°

High: 32° Low: 23°

Partly Cloudy

Feels like: 29 °C

Barometer: 982.05 mb and falling

Humidity: 55%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 16.09 km/h

Sunrise: 5:40 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+