Informasi Sidoarjo

BERITA

Dari 23.457 Peserta UNAS 2013 SMA/MA di Sidoarjo, 19 Siswa Tidak Lulus

Sidoarjo – Pengumuman kelulusan hasil unas SMA sederajat akan diumumkan hari ini. Namun Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo sudah mengantongi hasilnya. Dari 23.457 jumlah peserta unas tahun ini, 19 siswa dinyatakan tidak lulus.

Dengan hasil tersebut, prestasi kelulusan di Kota Delta ini menurun. Tahun 2012 lalu, seluruh siswa lulus 100 persen. Namun dengan 19 siswa yang tidak lulus tahun ini, persentasenya melorot menjadi 99,83 persen.

Di sisi lain, dengan jumlah ketidaklulusan itu pula, Sidoarjo masuk dalam sepuluh besar kota dengan jumlah siswa yang tidak lulus terbanyak di Jawa Timur. Sedangkan kota lainnya di antaranya Kabupaten Sumenep, Kabupaten Kediri, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Magetan. Hal ini diungkapkan Kepala Dispendik Agoes Boedi Tjahjono, kemarin (23/5). Dispendik, kata dia, belum tahu penyebab ketidaklulusan 19 siswa itu. Menurutnya banyak faktor yang bisa menyebabkan ketidaklulusan. “Di antaranya jumlah nilai yang kurang dan ketidakhadiran siswa saat pelaksanaan Unas. Yang jelas akan kami cari tahu penyebabnya dan akan kita lakukan evaluasi,” ungkap Agoes.

Meski begitu, ada prestasi lain yang diraih dari unas di Sidoarjo, yakni masuk sepuluh besar rerata hasil nilai akhir terbaik se-Jatim. Sidoarjo menduduki peringkat kedua di bawah Kabupaten Lamongan. Berikutnya adalah Gresik, Bojonegoro, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Madiun, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto. “Pretasi ini cukup membanggakan,” terus Agoes. Sementara itu, mantan kepala Dinas Koperasi Perdagangan Industri dan ESDM menyerahkan kepada pihak sekolah teknis pengumuman unas hari ini.

Namun ia berharap pengumuman kelulusan tidak dilakukan dengan membuat siswa berkumpul di sekolah. “Prinsipnya jangan sampai membuat siswa berkumpul di sekolah,” jelasnya. Sekolah bisa mengumumkan hasil unas dengan menggunakan website sekolah atau jasa kurir. Agoes juga menyarankan kepada siswa untuk tidak melakukan konvoi setelah pengumuman. Untuk menghindari konvoi, Agoes telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. “Tidak perlu konvoi, disyukuri dengan melakukan kegiatan positif saja,” tandasnya.

Sebelumnya Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas pendidikan (Dispendik) Sidoarjo Tirto Adi mengatakan berharap agar pihak sekolah dua cara yaitu melalui website atau mengirimkan kurir ke rumah siswa. Untuk cara yang kedua, biasanya kurir hanya dikirimkan kepada siswa yang tidak lulus. Kurir juga dibatasi hanya sampai jam 10.00. “Jika tidak ada kurir yang datang hingga jam tersebut maka siswa dinyatakan lulus,” katanya.

Lantas bagaimana dengan siswa yang tidak lulus? Agoes Boedi Tjahjono mengatakan belum mengetahui asal ke-19 siswa itu. Selanjutnya Dispendik akan mengarahkan mereka untuk mengikuti program paket C. “Kita juga akan membimbing mereka,” tuturnya. Program ini menjadikan mereka tidak perlu mengulang satu tahun lagi untuk dapat memiliki ijazah.

Tagged ,

bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Mon, 28 Jul 2014 2:29 pm WIT

Partly Cloudy

30°

High: 32° Low: 24°

Partly Cloudy

Feels like: 30 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 55%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 24 °C

Wind: 14.48 km/h

Sunrise: 5:42 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+