Informasi Sidoarjo

Korupsi Kasda 2,3 M, Mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso Ajukan PK Atas Putusan MA

Mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso (57) terpidana korupsi kas daerah tahun 2005 silam dikabarkan bakal mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA).

Hal itu diungkapkan oleh Samba Perwirajaya yang mengatakan pihaknya selaku kuasa hukum Win Hendrarso segera mendaftarkan PK. “Rencananya Senin atau Selasa depan kami daftarkan,” katanya, Jumat (27/9/2013).

Pihaknya juga memastikan Win Hendrarso bakal datang setiap sidang PK nya. “Kami komitmen akan selalu hadir mengikuti persidangan tersebut,” sambungnya.

Saat ditanya apakah pihaknya telah menerima surat pemanggilan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Samba membenarkannya. “Kami memang sudah terima surat yang pertama dari Kejari Sidoarjo. Ini juga langkah kita untuk menghormati proses hukum yang berjalan,” jelasnya.

Seperti diberitakan, putusan kasasi bernomor 1891 K/Pid.Sus/2012 dengan majelis hakim agung yang diketuai Suharuddin Utama mengabulkan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Sidoarjo. Win dinyatakan terbukti melakukan korupsi bersama-sama dan divonis 5 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Win juga diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 2 miliar. Bila tidak mampu membayar selama sebulan maka aset dan harta bendanya akan disita dan dilelang untuk diberikan kepada negara. “Atau diganti dengan pidana penjara selama dua tahun,” demikian ditulis di dalam amar putusan.

Vonis kasasi tersebut mementalkan putusan bebas (onslag) di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, April 2012 lalu. Di tingkat PT, Win dinyatakan bahwa perbuatannya dalam kasus ini tidak termasuk tindak pidana sehingga dibebaskan. Sebelumnya vonis PT ini mementalkan putusan Pengadilan Tipikor Surabaya yang menjatuhkan pidana penjara 1 tahun penjara plus denda Rp 200 juta.

Sekedar diketahui, kasus ini terkuak pada 2010 silam. Bersama Nunik Ariyani (mantan Kepala Dispenda Sidoarjo) dan mantan pemegang kunci brankas Dispen Agus Dwi Handoko, Win diduga kuat terlibat pencairan duit Kasda Rp 2,3 miliar pada tahun 2005 dan 2007, saat dia menjabat sebagai Bupati Sidoarjo.

Sejak diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya awal 2011 lalu, Win belum pernah ditahan kejaksaan. Dengan dijatuhkannya vonis 5 tahun penjara di tingkat kasasi, perkara Win bisa disebut inkracht (berkekuatan hukum tetap).
sumber: lensa indonesia

Pesta Sudah Usai, Punggawa Garuda Muda Kembali Berlatih di Sidoarjo

Pesta Sudah usai. Itu yang disampaikan pelatih tim nasional (timnas) U-19, Indra Sjafri, selepas mengantar tim Garuda Jaya, julukan timnas U-19, menjuarai Piala AFF U-19. Indra akan kembali fokus menempa Evan Dimas dkk, sebagai persiapan jelang berlaga babak Kualifikasi Piala AFC U-19, 8-12 Oktober mendatang.

Timnas U-19 kembali memberikan kado juara bagi sepakbola Tanah Air. Dimana gelar tersebut hadir, setelah dua dekade sepakbola Indonesia tidak lagi merasakan gelar juara. Terakhir sepakbola Indonesia berpesata adalah, setelah Widodo C Putra dkk berhasil meraih medali emas di SEA Games 1991, Manila Filipina.

Disambut euforia kemenangan yang begitu besar, Indra tidak khawatir anak-anak asuhnya menjadi tinggi hati. Pelatih asal Padang, Sumatra Barat, ini pun menegaskan, anak-anak asuhnya akan mencoba melupakan keberhasilan terdahulu. Dan mulai kembali fokus, pada pertarungan selanjutnya di Kualifikasi Piala AFC.

Timnas U-19 sendiri tergabung dengan Korea Selatan (Korsel), Laos, dan juga Filipina di Grup G. Untuk lolos langsung ke putaran final di Myanmar pada 2014, Indonesia wajib keluar sebagai juara grup. Atau minimal untuk lolos, tim Garuda Jaya masuk sebagai enam runner up terbaik.

“Kami dari tim kepelatihan timnas U-19, pasti akan mengantisipasi soal mental pemain yang sedang tinggi-tingginya. Kami akan tata dengan baik, persiapan jelang babak kualifikasi Piala AFC U-19, yang pastinya akan lebih berat dari ajang sebelumnya,” sambung pelatih kelahiran, 2 Februari 1963 tersebut.

Indonesia sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah babak Kualifikasi Piala AFC U-19 Grup G. Di mana dua stadion di Jawa Timur yaitu Stadion Petrokimia, Gresik, dan Stadion Gelora Deltra, Sidoarjo, akan jadi dua venue yang akan dipakai untuk menggelar babak kualifikasi nantinya.

Sementara timnas U-19 seperti dijelaskan Indra, sudah mulai melakukan persiapan di Sidoarjo, mulai kemarin. Indra pun menambahkan, jika sudah ada 31 pemain yang sudah bergabung dalam pelatnas tersebut.

Jadwal Laga Timnas U-19 di babak Kualifikasi Piala AFC U-19:
8 Oktober 2013: Indonesia vs Laos
10 Oktober 2013: Filipina vs Indonesia
12 Oktober 2013: Korea Selatan vs Indonesia.
sumber: okezone

Warga Perum Deltasari Indah, Waru Sidoarjo Tuntut Fasum Tanah Makam ke PT Hasanah Damai Putra

Ratusan warga Perumahan Deltasari indah Desa Kureksari Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, meluruk kantor PT Hasanah Damai Putra sela ku pengembang perumahan.

Kedatangan ratusan warga ini untuk menuntut tanah Fasum makam seluas satu hektar yang pernah dijanjikan oleh pihak pengembang tersebut.
Sambil berjalan mengelilingi kantor PT Hasanah Damai Putra. Ratusan warga ini membentangkan sepanduk yang bertuliskan’ kami menuntut hak kami, berikan hak kami’ dengan diiringi musik yang ada diatas mobil pick up yang ada dibelakang para pendemo ini.

Menurut Subiakto selaku ketua forum lintas RW warga Delta sari Indah ini mengatakan, bahwa tujuan warga melakukan aksi demo ini agar dari pihak pengembang PT Hasanah Damai Putra mau menepati janjinya soal tanah makam tersebut, “sejak pertama kali kami menempati perumahan sini pada tahun 1985 hingga saat ini tak ada realisasi tanah yang dijanjikan oleh pihak pengembang,” ujarnya, Jumat ( 27/09)

Bahkan, tanah makam yang dijanjikan seluas satu hektar oleh pihak Pengembang kepada warga,ternyata realisasinya tidak sesuai dengan yang dijanjikan, “otomatis kami menuntut ke pihak pengembang, karena lahan yang disediakan tidak sesuai,” ucapnya

Sementara itu ditemui ditempat terpisah, Sonddhy Setiady Branch Manager PT HDP saat dikonfermasi mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyediakan fasum tanah makam sesuai ketentuan yang berlaku, “saya kira di masalah ini ada kesalah pahaman antara pihak kami dengan warga, karena kita sudah menyediakan lahan makam seluas 1,200m2 dan penyerahan dana partisipasi 2 persen untuk tempat pemakaman Umum yang dalam hal ini sudah dikelola oleh pihak pemkab Sidoarjo,” ujaranya.

Sonddhy menjelaskan, pihaknya juga sudah menyediakan fasum tanah makam untuk warga Delta Sari indah yang di letakan di daerah Lingkar Timur, “sebelum warga membeli perumahan sini kami sudah mengatakan bahwa fasum makam sudah ada tapi di daerah Lingkar Timur, karena di area desa Kurek Sari sini masyarakatnya tidak mau untuk berbagi temapat makam walaupun dengan kompensasi harus membayar,” imbuhnya

Bahkan pihak HDP (Hasana damai Putra) juga pernah menawarkan kepada warga,apabila warga merasa kejauhan dengan fasum yang disediakan oleh pengembang, pihak HDP akan memfasilitasinya, “saya sudah ajukan omongan kepada warga bila warga keberatan dengan jaraknya yang jauh di Lingkar Timur, pihak kami bersedia memberikan fasilitas untuk warga,tapi entah karena apa, ada beberapa warga yang menolak dan ada juga beberapa warga yang setuju dengan tawaran kami ,” tuturnya

Sementara itu tanah fasum yang diinginkan oleh warga sebagai tanah makam adalah tanah fasum tempat sampah yang notabenya sudah di kelolah sepenuhnya oleh Pemkab Sidoarjo, ” kalau tanah fasum tempat sampah itu yang di inginkan oleh warga jelas warga salah sasaran kalau berdemo ke kantor kami, karena tanah TPS itu sudah dikelolah oleh pihak Pemkab,jadi warga harus mendatangi pemkab Sidoarjo, bukan ke tempat kami,” tutupnya.

Demo yang hanya sebentar dilakukan oleh warga itu, akhirnya membubarkan diri setelah sempat membakar keranda mayat di lokasi TPS sebagai tanda kekecewaanya kepada PT HDP itu.
sumber: suarakawan

Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Muridnya, Kepala Sekolah SDN Semambung Wonoayu Sidoarjo Dilaporkan 3 Orang Wali Murid Ke Polisi

Diduga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada murid-muridnya, kepala sekolah SDN Wonoayu Tonijanto, dilaporkan polisi.

SDN Wonoayu yang terletak di Desa Semambung Kecamatan Wonoayu kabupaten Sidoarjo itu mendadak gempar, pasalnya kepala sekolah sekolahan tersebut Tonijanto dilaporkan 3 orang wali murid yang anaknya duduk dibangku kelas 4 tersebut, dari masing-masing anak ini yaitu berinisial KF (10), F (10) dan M(10).

Laporan wali murid itu langsung ditangani oleh pihak penyidik Satreskrim Polsek Wonoayu, Dalam laporan tersebut , wali murid mengatakan bahwa anaknya telah mengungkapkan bahwa anaknya sering mendapatkan perlakuan yang tak wajar dari kepala sekolahnya itu, “anak saya disuruh ke dalam kantor kepala sekolah, lalu dipangku terus diciumi dan yang paling saya tidak suka itu dadanya diraba-raba. Itu pengakuan anak saya pak, sudah dua kali pak kepala sekolah ini berbuat seperti itu. “ ucap Sri Wahyuni ibu dari KF, Jumat (27/09)

Saat ditanya, kapan kepala sekolah berbuat pelecehan seksual ? Sri menjawab saat anaknya sedang hendak pulang sekolah atau saat jam istirahat, “ ya pas mau pulang dan kadang saat istirahat, dan itu anak saya sendirian tidak sama temannya “ jawab Sri. Sri mengutarakan, jika perbuatan Kepala Sekolah tersebut hanya sebatas rasa kasih sayang seorang guru kepada muridnya,pasti tidak seperti itu, “ sebagai orang tua, saya kecewa dan kesal atas tindakan kepala sekolah yang seharusnya menjadi tauladan bagi murid-murid. Tapi malah berbuat tak senonoh,” ucapnya.

Sementara itu,prilaku nyimpang kepala sekolah ini ternyata juga dialami oleh murid – murid lainya“ anak saya juga dipanggil keruangan kepala sekolah dan di ciumi.dan setelah itu Kepala sekolah memberi uang anak saya 10 ribu dengan mengatakan agar korban tidak melaporkan ke orang tuanya,” ucap orang tua F

Kapolsek Wonoayu AKP Hardiyantoro mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada para pelapor. Dan juga akan memanggil pihak kepala sekolah tersebut, “ kami terima laporan tersebut dan kami juga akan melakukan pemeriksaan, serta memanggil kepala sekolah SDN tersebut, karena kasus dugaan pelecehan seksual anak dibawah umur yang dialami oleh murid SD inisangat rawan jadi setelah laporan ini petugas kami akan langsung memanggil kepala sekola tersebut .” Ucapnya

Sementara itu, ditemui ditempat terpisah, Kepala Sekolah yang hendak dimintai keterangan sudah tidak ada lagi di sekolah,bahkan. Awak media yang akan mengambil gambarpun dilarang oleh pihak sekolah.
sumber: suarakawan

Pemkab Sidoarjo Berencana Ambil Alih Wisata Lumpur Lapindo

Kawasan tanggul yang terus berkembang di sekitar semburan lumpur tampaknya menarik perhatian Pemkab Sidoarjo. Ada wacana pemkab mengambil alih kawasan tersebut untuk dijadikan wisata lumpur yang dikelola dengan baik. Harapannya, pengelolaan dapat menyedot wisatawan lokal maupun internasional. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Pramu Sigit mengatakan, pengelolaan wisata lumpur dengan baik memang akan membuat kawasan semburan dapat dinikmati wisatawan. Pendapatan bisa didapat oleh warga sekitar jika penataanya dilakukan dengan baik. “Kami sempat membahas hal itu (pengambilalihan wisata lumpur). Saya kira jika dikelola dengan baik oleh dinas pariwisata akan berdampak positif,” terangnya. Dia menganggap, saat ini pengelolaan wisata lumpur memang belum optimal. Di antaranya masalah parkir. Parkir di kawasan wisata lumpur ditarik dengan seenaknya oleh tukang parkir setempat. Hal itu yang menyebabkan orang malas balik ke tempat tersebut. Menurutnya, dengan pengelolaan yang optimal, di antaranya tentang parkir itu, juga akan menambah pendapatan warga setempat yang melakukan pengelolaan. “Jika kita diberikan wewenang akan kita optimalkan,” paparnya. Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dwinanto Hesti Prasetyo mengatakan, BPLS tidak mempunyai kewenangan untuk menyetujui dan menolak wacana pengambilahan wisata lumpur. Saat ini lahan di sekitar semburan lumpur yang masuk dalam peta area terdampak (PAT) sedang dilunasi oleh PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ). “Secara hukum jika nantinya dilunasi, tanah akan menjadi milik PT MLJ,” katanya.

Laka Maut Yang Tewaskan 2 Pengendara Motor Didepan Lippo Plasa Sidoarjo, Pengendara Innova Resmi Sebagai Tersangka

Dian Hermawan, pengemudi mobil Toyota Innova yang menabrak tiga motor dan mengakibatkan dua orang korban tewas dalam kecelakaan beruntun pada 23 September lalu ditetapkan tersangka oleh Polres Sidoarjo. Warga Sidosermo IV nomor 2 Surabaya itu saat ini sudah ditahan di Polres. “Berdasarkan hasil penyidikan pengemudi tersebut sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Sidoarjo Iptu Eka Anggriana. Polisi sebelumnya telah melakukan tes urine terhadap Dian. Hal tersebut untuk mengetahui apakah tersangka menggunakan narkoba saat mengendarai mobil. Hasilnya negatif. Namun kecelakaan tersebut karena kelalaian tersangka. “Dia mengantuk saat mengemudi sehingga terjadi kecelakaan,” imbuhnya. Tersangka terancam minimal 6 tahun penjara.

Perbaikan Jembatan Lama Sepanjang Sidoarjo – Karangpilang Surabaya Jalan Ditutup 3 Bulan

Perbaikan Jembatan Lama Karangpilang Surabaya akan ditutup selama 3 bulan, hal ini akan menimbulkan kemacetan yang luar biasa di sekitar Sepanjang dan Karangpilang, karena Jembatan Baru Karangpilang tidak akan mampu menampung jumlah kendaraan yang setiap hari lalulang di sekitar daerah itu.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Sidoarjo-Surabaya (jembatan Karangpilang lama) dinyatakan tidak layak oleh Dinas PU Bina Marga Sidoarjo karena kayu yang dipakai landasan banyak yang sudah keropos.

Bangunan peninggalan kolonial itu dalam mulai Juli mendatang dilarang dilewati mobil pribadi atau mobil angkutan umum karena kondisinya membahayakan. Dikhawatirkan jika dilewati secara terus menerus oleh mobil bisa mengakibatkan kejadian fatal.

images

Berdasarkan pengamatan di lapangan, di trotoar jalan (sisi timur dan barat) yang beralaskan kayu sudah banyak yang rapuh dan patah. Kubangan yang berdiameter sekitar 10 cm terpaksa ditutup dengan tong oleh warga sekitar agar pejalan kaki tidak tercebur sungai. Pemandangan itu juga terlibat patahan kayu atau di tepi jembatan juga banyak yang berlubang.

Tekan Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Akan Tertibkan Warung & PKL Yang Jual Miras

Gara-gara cukrik, nyawa melayang. Kejadian itu menjadi sorotan dalam beberapa hari ini. Sedang dalam hot-hotnya sorotan tersebut, Pemkab Sidoarjo kini memperketat aturan tentang peredaran minuman keras (miras) atau minuman beralkohol. Batasan peredaran alkohol yang sebelumnya 5 persen kini disusutkan tinggal 2 persen. Selain itu, Pemkab juga memperketat peredaran miras dengan melarang warung, kios, pedagang kaki lima (PKL) menjual miras (selengkapnya lihat grafis).
Aturan tersebut telah ditetapkan dalam Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang kemarin (24/9) disahkan di DPRD Sidoarjo. Ketua pansus Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Adhy Samsetyo mengatakan, miras menjadi salah satu tolok ukur untuk tertib kesehatan. Ia menegaskan dalam perda telah diperketat tentang peredaran miras dengan kadar hanya 2 persen. “Ini sebuah kemajuan karena batasan tersebut diharapkan mampu menekan peredaran miras di sejumlah kalangan masyarakat,” ujarnya. Dia mengungkapkan, miras telah dibagi dalam tiga golongan, yakni A, B dan C. Golongan A yaitu minuman beralkhohol dengan kadar etahanol 1 sampai 2 persen, golongan B yakni kadar ethanol lebih dari 2 sampai 20 persen, serta golongan C yaitu minuman beralkhohol dengan kadar ethanol lebih dari 20 sampai 55 persen. Menurut Adhy, miras golongan A, B dan C ini harus diawasi, baik penjualan hingga produksinya.
Karena itu penjualan di kios-kios kecil, warung, kaki lima dan tempat ibadah maupun sekolah sangat dilarang. “Karena bisa berdampak negatif,” terus dia. Miras tersebut hanya boleh dijual di hotel bintang 3. Selain itu ada beberapa tempat lain yang juga diperbolehkan, asalkan mendapatkan izin bupati. Bagaimana jika ada yang melanggar?
Di perda telah disiapkan sanksi bagi pelanggar. Pada pasal 27 disebutkan, setiap orang atau badan yang melanggar ketentuan pasal 16 ayat 1, pasal 17 ayat 1 dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Hukuman lebih berat akan diberikan bagi mereka yang sudah dipidana tapi mengulangi lagi pelanggaran. Pada pasal 17 ayat 2 menyebutkan setiap orang yang pernah dipidana dan melakukan pelanggaran yang sama sebagaimana dimaksud pada ayat 1 hakim wajib menjatuhi hukuman pidana kurungan. Adhy menyatakan secepatnya perda ini akan diserahkan ke Biro Hukum Pemprov Jatim. Perda tersebut akan dievaluasi gubernur kemudian disahkan dan selanjutkan akan diaplikasikan melalui peraturan bupati (Perbup).
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memberikan dukungan penuh atas disahkannya Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat ini. Ia juga sepakat dengan sanksi pidana kurungan atau denda. “Sanksi diharapkan memberikan efek jera pada masyarakat yang melanggar,” ucapnya. Menurutnya, instansi terkait akan berusaha maksimal untuk melaksanakan sejumlah tertib dalam perda. Salah satunya tentang aturan penjualan miras. “Kita berusaha maksimal agar ketertiban dan ketentraman masyarakat terjaga,” pungkasnya.

Korban Penipuan Jasa Umroh & Haji SBMC Tours & Travel Magersari Sidoarjo Sudah Banyak

Polisi masih terus melacak keberadaan Faiz Setiawan dan Nurul Ica, warga Jl Magersari blok U-11, yang juga pimpinan jasa penyedia haji dan umrah Spectra Multi Bussines Centre (SBMC) Tour dan Travel. Keduanya dicari karena dugaan penipuan atas kegagalan puluhan jamaah umrah berangkat ke tanah suci Makkah yang telah daftar lewat SMBC.
Polisi juga mendalami kemungkinan masih banyak korban penipuan umrah murah yang ditawarkan SBMC. Sebab, hingga kini situs resmi SMBC yang digunakan untuk mencari mangsa masih aktif. Hal ini memungkinkan Faiz Setiawan dan Nurul Ica bergerak mencari calon jamaah baru, mengingat hampir semua korban mengaku tertipu setelah melihat tawarannya di situs itu. “Kemungkinan ada korban lain dan kita harapkan mereka juga melapor,” kata Kasatreskrim Polres Sidoarjo AKP Rony Setiady.
Dalam situs SMBC di www.kliksmbc.com , tour dan travel ini tidak hanya bergerak di jasa penyedia haji dan umrah. Beberapa jasa, seperti persewaan mobil, penyedia tiket pesawat dan event organizer juga dilayani. Untuk umrah SMBC mematok tarif mulai Rp 13 juta. Harga tersebut sangatlah murah disbanding penyedia jasa haji dan umrah lainnya yang mematok tarif Rp 16 juta sampai Rp 16,5 juta. Harga murah inilah yang membuat calon jamaah tergiur. Misalnya Chasna Angel Nurmawati, salah satu korban penipuan. Ia tertarik ingin umrah lewat SMBC karena harganya murah. “Bedanya bisa Rp 3 juta daripada penyedia jasa umrah dan haji lainnya,” katanya.
Wanita yang tertipu Rp 44 juta ini menyatakan telah mendatangi kantor SBMC untuk memastikan harga tersebut. Setelah merasa yakin dengan harga yang dicantumkan, korban kemudian membayar tunai.
Menurutnya, awal bulan Juni lalu beberapa calon jamaah umrah dan haji yang akan berangkat menggunakan jasa SMBC pernah ngluruk ke kantor. Mereka menanyakan kepastian keberangkatannya.
Namun setelah itu mereka diberangkatkan selang beberapa hari kemudian oleh SMBC. “Sedangkan saya kloter di belakangnya namun belum berangkat juga hingga sekarang,” ujarnya. Salah satu korban lain, Abdur rofiq menyatakan akhir bulan Juni lalu kantor SMBC masih buka. Namun setelah batalnya keberangkatan umroh pada tanggal 8 Juli, kantor tersebut tutup dan terlihat lengang. “Saya berharap tersangka segera ditangkap dan tidak ada lagi masyarakat yang tertipu ,” harapnya.

Hasil Penelitian: Kafein Minuman Ringan Bisa Bikin Remaja Bodoh

Minuman bersoda tak hanya buruk untuk gigi dan tidak bergizi, terapi ternyata juga bisa berpengaruh pada perkembangan otak remaja. Peneliti menemukan bahwa minuman ringan/bersoda yang mengandung banyak kafein bisa menghentikan perkembangan otak remaja.

Masa remaja adalah waktu yang penting bagi otak untuk berkembang. Masalah yang terjadi pada perkembangan otak saat remaja bisa meningkatkan risiko schizophrenia, kecemasan, atau kelainan kepribadian, seperti dilansir oleh Daily Mail (25/09).

Peneliti melakukan eksperimen pada tikus laboratorium. Namun hasil penelitian ini ditengarai meningkatkan kecemasan peneliti terhadap anak dan remaja yang saat ini mengonsumsi banyak minuman bersoda atau minuman berenergi yang mengandung kafein. Minum tiga sampai empat kaleng minuman energi atau minuman bersoda yang mengandung 300 – 400 miligram kafein bisa mengganggu otak anak.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di Swiss ini fokus pada perkembangan otak pada masa remaja. Karena pada masa tersebut otak menyiapkan manusia untuk memasuki masa dewasa. Otak akan menghilangkan koneksi antar sel yang dianggap tak perlu.

Peneliti juga menjelaskan bahwa hal ini berpengaruh terhadap kualitas tidur anak dan remaja. Waktu tidur juga merupakan waktu yang penting untuk perkembangan otak. Sementara remaja atau anak yang banyak mengonsumsi minuman soda berkafein diketahui memiliki kualitas tidur yang buruk.

Alangkah baiknya untuk membiasakan minum minuman yang sehat dan baik untuk tubuh mereka seperti air putih. Jika anak Anda memiliki kebiasaan banyak minum soda setiap hari, segera kurangi mulai dari sekarang.

Page 113 of 372« First...102030...111112113114115...120130140...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Tue, 30 Sep 2014 5:00 pm WIT

Partly Cloudy

29°

High: 33° Low: 23°

Partly Cloudy

Feels like: 29 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 62%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 24.14 km/h

Sunrise: 5:14 am

Sunset: 5:24 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+