Informasi Sidoarjo

Olimpiade Online Nasional

Orbit Digital yang menggandeng Geschool, jejaring sosial berbasis pendidikan, menyelenggarakan sebuah kompetisi pendidikan bertajuk Olimpiade Online Nasional Piala Hasri Ainun Habibie 2013. Kabarnya, kompetisi ini akan diikuti oleh 10 ribu sekolah mulai tingkat SD hingga SMA di Indonesia.

Antusiasme peserta dari sekolah di seluruh Indonesia sangat tinggi. Sampai saat ini lebih dari sepuluh ribu peserta sudah mendaftar jumlahnya meningkat terus setiap harinya. Sekolah yang mendaftar tidak hanya dari perkotaan, namun dari berbagai daerah di Indonesia juga sangat antusias, ujar Muhammad Andy Zaky, Direktur Utama Orbit Digital.

Adapun tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang merata. Selain itu, juga diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan internet di sekolah-sekolah.

Dalam rilis resminya, acara ini baru akan dimulai setelah pendaftaran peserta secara resmi selesai pada 14 oktober mendatang. Baru pada 21 Oktober 2013 akan dimulai babak pertama yang menyisihkan peserta dari masing-masing kabupaten dan kota.

Nantinya, peserta akan diperkecil jumlahnya dengan berbagai babak penyisihan hingga 11 November mendatang. Baru pada 18 November, pemenang akan dicari lewat babak final.

Pemenang ini nantinya akan mendapatkan hadiah langsung dari B.J. Habibie, Presiden ketiga Indonesia, pada 30 November di Jakarta. Selain itu, pihak penyelenggara akan memberikan perangkat pendukung fasilitas laboratorium komputer bagi juara I sampai III.

Bagi sekolah yang ingin mendaftar hingga tanggal 14 Oktober lewat situs http://www.orbitdigital.net/. Biaya pendaftaran dibagi menjadi:

1.Tingkat SD : Rp 75.000,-
2.Tingkat SMP : Rp 100.000,-
3.Tingkat SMA : Rp 125.000,-

FAA Perbolehkan Penggunaan WiFi di Pesawat Saat Lepas Landas

FAA (Federal Aviation Administration) selaku lembaga internasional yang mengatur segala kebijakan mengenai penerbangan termasuk maskapai di seluruh dunia saat ini telah memperbolehkan penggunaan WiFi di dalam pesawat.

Dilansir Softpedia (3/10), FAA dan FCC (Federal Communications Commission) baru saja mengeluarkan sebuah kebijakan yang memperbolehkan penumpang pesawat untuk menggunakan jaringan WiFi ketika pesawat sudah lepas landas dan mengudara.

Namun berdasarkan lansiran tersebut, FAA masih melarang penggunaan smartphone untuk menelepon ataupun sms ketika pesawat sudah lepas landas. Hal ini dikarenakan penggunaan jaringan seluler masih dianggap berbahaya dan beresiko mengganggu sistem navigasi pesawat serta mengancam keselamatan para penumpang kapal terbang.

Kebijakan baru ini juga telah diterapkan oleh maskapai garuda Indonesia yang mana mulai kemarin dikabarkan telah menyediakan layanan WiFi di pesawat jenis pesawat B 777-300 ER.

Kebanyakan Pengembang Perumahan di Sidoarjo Tidak Sediakan TPU

Mencuatnya protes warga Deltasari Indah yang menuntut Tempat Pemakaman Umum (TPU) dianggap DPRD Sidoarjo menjadi polemik yang sulit untuk dipecahkan. Anggota Komisi A Iswahyudi mengatakan, sejumlah hearing yang dilakukan oleh Komisi A dan warga Deltasari sudah dilakukan. Namun, keinginan warga sulit dipenuhi. Masalahnya, kata dia, set plan dari mayoritas pengembang tidak ada yang secara khusus menyediakan kawasan untuk TPU. Kebanyakan perumahan memang hanya menyediakan fasilitas umum (fasum). “Jika perumahan yang ada saat ini diwajibkan menyediakan TPU, mereka akan kelabakan,” katanya. Sebaliknya, jika menyediakan TPU di perumahan, bisa jadi membuat sebagian perumahan tidak laku. Hal itu yang menjadi alasan sejumlah perumahan tidak menyediakan makam. Iswahyudi memandang makam Delta Pralojo bisa menjadi solusi. “Solusinya saat ini hanya itu,” ungkapnya. Meski demikian, dia berharap segera ada solusi dari warga Deltasari Indah dan pihak pengembang PT Hasana Damai Putra (HDP) untuk menyelesaikan permasalahan tuntutan penyediaan lahan. “Kita harap bisa cepat diselesaikan,” pungkasnya.

Banyak Pabrik di Sidoarjo Cemari Sungai, BLH Diminta Tegas

Pengawasan terhadap sungai di kawasan Sidoarjo diminta lebih diperketat. Beberapa sungai yang diketahui tercemar limbah pabrik dikhawatirkan dapat membuat dampak negatif bagi populasi ikan maupun warga sekitar. Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Zainul Lutfi menegaskan Badan Lingkungan Hidup (BLH) harus memberikan pengawasan ekstra. Langkah konkret juga harus diambil untuk memberi teguran pada perusahaan yang melakukan pencemaran. “Jangan dibiarkan. Diteliti tapi tidak ada peringatan bagi pembuat limbah,” ucapnya. Dia mengungkap selama ini limbah yang diduga dari pabrik telah membuat sejumlah sungai tercemar. Mulai pencemaran sungai yang berdampak pada instalasi pengolahan air (IPA) di Kecamatan Candi hingga membuat ikan mati di sungai yang melintas di kawasan Kecamatan Tanggulangin. Menurutnya, BLH juga harus meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki perusahaan. Jika perusahaan besar tidak memiliki IPAL jangan sungkan ditegur. Bahkan BLH diminta juga bersikap tegas dengan mencabut izinnya karena dampaknya sangat mengganggu warga setempat. Selain itu, tambah Zainul Lutfi, perusahaan besar juga harus melihat dampak limbah yang dihasilkan. Di sisi lain, BLH juga harus intens memeriksa kadar air sungai yang ada di kawasan Sidoarjo. “Apakah kondisinya masih layak pakai atau justru sangat mengkhawatirkan. Dikarenakan masih banyak warga Sidoarjo yang memanfaatkan air sungai untuk mandi dan keperluan lainnya,” paparnya panjang lebar. Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo Ali Mahmudi, mengatakan pihaknya selalu turun ke lapangan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium jika ada laporan pencemaran sungai. Hal itu dilakukan untuk mengetahui beberapa penyebab pencemaran. “Kita selalu proaktif dalam setiap masalah pencemaran sungai,” ucapnya.

Dinas Peternakan Sidoarjo Sidak Penjual Hewan Kurban

Menjelang hari raya Idul Adha 1434 H, Dinas Peternakan Kabupaten Sidoarjo melakukan sidak keliling ke tempat penjualan hewan kurban. Selain ke penjual hewan sembelih, Dinas Peternakan juga mendatangi lokasi peternakan yang biasa jadi tempat perkulakan.

Sidak untuk mengantisipasi masuknya hewan kurban yang tidak sehat dan tidak memenuhi syarat, dipimpin Kabid peternakan Bambang Erwanto. “Sidak ini untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang dijual terdeteksi penyakit,” ucap Bambang.

Di tempat penjual hewan kurban kambing dan sapi, petugas memeriksa diantara hewan kurban yang dijual. Para aparat dinas juga memberikan wejangan kepada pemilik, agar hewan yang tidak memenuhi syarat, untuk tidak dijual.

Bambang menyarankan, bagi masyarakat Sidoarjo yang ingin mencari hewan kurban, bisa teliti pada kondisi hewan yang akan dibeli. “Pastinya hewan itu harus sehat dan tidak cacat,” tegasnya.
sumber: beritajatim

Sepi Pembeli & Ditinggal Pedagang, Pasar Baru Krian Sidoarjo Jadi Kafe Remang-Remang

Sejak ditinggal pemilik stan karena sepi pembeli, Pasar Baru Krian (PBK) berubah menjadi kafe remang. Di lahan PBK yang luasnya mencapai 2,8 ha itu telah berdiri sembilan kafe dan karaoke yang menjual minuman keras (miras). Tempat itu didatangi perempuan berdandan menor.

Hal itu diketahui saat Komisi A DPRD Sidoarjo sidak ke lokasi PBK, Kamis (3/10). PBK yang menyiapkan 960 stan itu hanya diisi sekitar 20 persen. Itu pun dipakai berjualan makanan ringan dan sayur-sayuran. Pedagang baju, kain atau kebutuhan sembako memilih pergi karena dagangannya tidak laku. Begitu menyisir stan, wakil rakyat itu terperangah karena stan yang ada berubah menjadi kafe baik itu di lantai I dan lantai II yang khusus buka malam hari.

sidak-pasar-krian

“Laporan stan menjadi kafe sudah ada dan itu diresahkan oleh masyarakat. Setelah kami turun ternyata benar,” tandas Sekretaris Komisi A, H Adhy Samsetyo di sela-sela sidak.

Politisi PAN meminta, kondisi yang sudah ada ini jangan sampai dibiarkan terus-menerus karena bisa menyulut persoalan lain. Seperti tawuran atau tindak kejahatan di sekitar wilayah Krian. “Logikanya orang mabuk sudah lepas control sehingga emosinya mudah tersulut,” tuturnya.

Stan yang dipakai kafe dan stan yang kosong harus segera diisi oleh pedagang agar suasana PBK kembali marak. Ia meminta adanya campur tangan pemerintah untuk menata pedagang yang ada, karena tanpa ada campur tangan hasilnya tidak maksimal. “Kafe yang ada harus ditertibkan oleh petugas terkait,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi A, Warih Andono, PKL yang ada di sepanjang jalan di depan PBK juga harus ditertibkan. PKL yang ada itu akan dikoordinasikan menempati stan di PBK yang masih kosong maupun di halaman PBK yang saat ini sedang diatur.

“PBK harus difungsikan agar PKL yang ada bisa memanfaatkan lahan di PBK yang masih kosong,” katanya.

Politisi Partai Golkar menegaskan, jika kondisi PKL dan PBK dibiarkan secara terus menerus, tidak menutup kemungkinan jalan yang ada akan penuh. Selain penuh dengan PKL, juga banyak mobil parkir di sisi kiri dan kanan jalan. “Kondisi jalan akan semakin ruwet sehingga harus cepat ditangani karena merugikan pengguna jalan yang melintas,” tegasnya.

Kepala UPT PBK Sutatiyo yang datang ke lokasi, PBK sudah berdiri sejak tujuh tahun lalu dengan 960 stan. Meski jumlahnya banyak, stan yang ditempati pedagang hanya 20 persen dan itu pun jarang laku. Sementara sisanya, ditinggal oleh pemiliknya untuk berjualan di pasar lama atau membuka di lahan baru. “Di PBK stannya memang banyak yang kosong ya arena sepi,” terangnya.

Sutatiyo mengakui, jika ada sekitar 9 kafe remang yang buka dan awalnya menjual minuman dan makanan ringan. Namun keberadaannya itu akhirnya disalahfungsikan. “Operasi di pasar sudah sering dilakukan dan memperingatkan pemilik stan agar tidak menyalahgunakan stan yang dimiliki,” jelasnya.
sumber: Tribunnews

Polres Sidoarjo Kembali Tembak Mati Pelaku Curas Kepruk Kepala

Endik alias corong (22) warga Desa/Dusun Ndungus RT 13 Rw 03 kecamatan sukodono kabupaten Sidoarjo, Bambang (36) warga Sukodono- Sidoarjo, Sugito (36) warga Karangpilang-Surabaya, samsuri (39) warga sukodono-Sidoarjo tewas ditembak di TKP, serta pelaku inisial SY (DPO).yang masih dalam pengejaran petugas. Ke 4 pelaku berhasil diringkus polisi terkait aksi kekerasan dengan kepruk kepala yang dilakukan dibeberapa tempat di wilayah Sidoarjo, mojokerto dan Jombang.

Menurut Kasat reskrim Mapolres sidoarjo AKP Ronny Setyadi mengatakan, ke 4 pelaku curas itu berhasil ditangkap anggotanya setelah anggota melakukan penyamaran di tempat warung miras yang ada di sebelah timur toko Ramayana Desa Bungurasih. “Karena kami mendapatkan informasi kalau pelaku sering melakukan pesta minuman miras di warung tersebut, akhirnya anggota saya langsung melakukan penyamaran di lokasi,” ujar Ronny, kamis (03/10)

Sementara itu aksi penyamaran polisi ini akhirnya membuahkan hasil, 3 dari pealku tersebut berhasil ditangkap satreskrim Mapolres Sidoarjo, namun dua pelaku berhasil kabur ke arah Desa Bungurasih barat, aksi kejar kejaranpun dilakukan, dan sesampainya di dekat daerah mahmil yang ada di Jalan Tol Waru, pelaku berhasil di hadang oleh polisi,tapi pelaku yang bernama Samsuri ini tidak mau menyerah bahkan berencana akan membacok polisi saat hendak dilakukan penangkapan, karena nyawa anggota terancam akhirnya terpaksa polisi menembak dua kali dada pelaku hingga pelaku tewas di lokasi.

” Saat hendak kami lakukan penangkapan pelaku sempat melawan dengan mengeluarkan pisau penghabisan, karena nyawa anggota saya terancam terpaksa kita tembak dada pelaku dua kali, hingga pelaku tak bergerak lagi,” ucap Kasat reskrim ini

Selain itu, kata Rony, setelah satu peaku berhasil dilumpuhkan dengan timah panas, pelaku yang berinisial SY berhasil kabur.”untuk saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur tersebut, dan mudah-mudahan tak membutuhkan waktu lama pelaku bisa ditangkap,” imbuhnya

Sementara itu dari penangkapan ke 4 pelaku curas ini, polisi berhasil menyita 1 kartu ATM, satu pedang, satu pipa besi, satu unit sepeda motor nopol S 6955 VB hasil dari curas yang dilakukan oleh pelaku sudah diamankan oleh petugas, dan ke 4 pelaku tersebut dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukumanya 15 tahun dipenjara.
sumber: suarakawan

Kenal di Facebook Motor Warga Sedati Sidoarjo Dibawa Lari

Widya Putri (17) warga Desa Sedati Kecamatan Sedati kabupaten Sidoarjo terpaksa harus melapor kepolisian.

Melapornya korban ini terkait penipuan sepeda motor Vario (tak diketahui nopolnya) milik korban yang dibawa oleh seseorang yang baru dikenalnya lewat jejaring Facebook.

Menurut informasinya, korban yang kala itu berkenalan dengan pelaku di Facebook, diajak janjian untuk ketemuan di depan Kantor Mapolsek Buduran, tepatnya di rumah makan Fastchikend.

Setelah ditunggu lama, kemudian pelaku datang dengan diboncengkan oleh temannya mengendarai sepeda motor Satria warna hitam.

Namun yang turun hanya pelaku yang bernama Lendra, sementara pelaku yang satunya hanya menunggu di atas sepeda motor.

“Awalnya saya kira antara pelaku dan korban adalah teman dekat,” ujar Bowo salah satu warga yang saat itu berada di TKP.

Namun entah kenapa, tiba-tiba saja STNK kendaraan korban diberikan kepada pelaku saat pelaku memintanya.

“Mungkin korban digendam mas, karena setelah STNK-nya diberikan kepada pelaku, pelaku langsung kabur sambil membawa lari kendaraan korban. Sementara temannya pelaku yang sejak tadi sudah menunggu di pinggir jalan juga kabur entah kemana,” kata Bowo.

Mengetahui kendaraannya dibawa kabur oleh seseorang yang baru dikenal, korban langsung berteriak meminta tolong dan tak lama kemudian korban jatuh pingsan.

Mengetahui korban pingsan di pinggir jalan tersebut warga yang kebetulan berada tak jauh dari TKP berusaha membantu korban untuk membawanya ke Mapolsek Buduran yang kebetulan berada tak jauh dari TKP.

Kini kasus tersebut sudah dalam penanganan pihak Mapolsek Buduran.
sumber: suarakawan

Jelang Idul Adha Peternak Kambing Sidoarjo Kebanjiran Order

Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013 mendatang, permintaan akan hewan qurban di Sidoarjo mulai menampakan peningkatan.

Hal ini nampak seperti yang terjadi di daerah peternakan Kambing Desa Sawoan Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, Rabu (02/10)

Peternakan kambing yang berlokasi di area pertambakan ikan bandeng Desa Sawoan itu, banyak sekali didatangi oleh para calon pembeli hewan korban khususnya hewan kambing.

Dalam sehari 10-15 ekor dibeli oleh para pembeli hewan korban.

“Kalau masalah harga kami menyesuaikan kondisi besar kecilnya kambing,” ujar Almukhafi selaku ketua paguyupan peternak hewan kambing Desa Sawoan ini.

Peternakan kambing tersebut, sengaja peternakanya diletakkan di tengah-tengah area Tambak ikan, agar kotoran dan baunya tidak mengganggu warga atau perkampuangan warga.

Selain itu, hewan kambing tersebut juga bisa dilepas setiap saat untuk mencari makananya sendiri.

“Kalau di sini ( area pertambakan) kambing-kambing itu setiap jam 10 pagi kita lepas untuk mencari makan sendiri. Karena di sini banyak sekali tanaman rumput liar dan menjelang maghrib tanpa kita cari hewan-hewan kambing itu pulang sendiri ke kandangnya,” kata Pimpinan Paguyupan ini.

Sementara itu, berdasarkan data yang ada menyebutkan bahwa jumlah kambing di peternakan tersebut sebanyak 1500-an.

Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kehewanan Dinas Peternakan Sidoarjo Drh Bambang Erwanto saat inspeksi kebutuhan kambing di Sawohan menegaskan bahwa para peternak kambing maupun sapi di Sidoarjo, sebenarnya sudah mampu mencukupi kebutuhan hewan qurban tahun ini.

Karena selain harga relatif lebih murah, kondisi hewan qurban yang dijual juga dijamin kesehatannya.

“Saya sarankan untuk beli ke peternak kita sendiri aja untuk kebutuhan qurban. Kita jamin kesehatannya karena kita selalu memantau keberadaan para peternak ini secara berkala,” ungkap Bambang.
sumber: suarakawan

Kepruk Kepala Beraksi Lagi di Pergudangan Bohar Perbatasan Gedangan Taman Sidoarjo

Lemahnya penanganan pihak kepolisian terkait tindak perampasan disertai kepruk kepala yang terjadi diwilayah hukum Sidoarjo, membuat para pelaku semakin berani melancarkan aksinya, bahkan kejadian tersebut dialami oleh letkol (pur) Suharto(68) mantan Dandim Pacitan tahun 2001 warga Perumahan Green Park Regency Blok U nomer 11 Desa Ganting Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut informasi dilapangan, menyebutkan, awalnya korban pertama kali ditemukan oleh satpam pergudangan yang ada dibatas wilayah antara Taman dan Gedangan, yang bernama Hadi, ia melihat korban sudah tergeletak di depan pergudangan Benteng Tunggal Desa Buhar Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.

Dengan kondisi kepala yang penuh dengan darah dan tak sadarkan diri, bahkan informasinya kendaraan Honda Beat warnah putih nopol W 6876 YM yang dikendarai oleh korban untuk mengantarkan cucunya lenyap dibawa kabur oleh pelaku.

Menurut Sugiono, selaku satpam Pergudangan tersebut menuturkan, bahwa kejadian tersebut bukan kali pertamanya terjadi dilingkungan pergudangan ini. “Sebelumnya juga terjadi mas perampasan sepeda motor di depan pergudangan sini, bahkan dalam sepekan ini sudah dua kali ini, tapi perampasan yang terjadi di depan gudang Hobart-gedangan itu korbanya tidak dilukai oleh pelakunya, hanya kendaraanya saja yang diminta paksa oleh pelaku,” ujaranya, rabu (2/10)

Namun beda dengan yang dialami oleh mantan Dandem Pacitan ini, saat itu korban hendak mengatarkan cucunya sekolah, tapi entah dari mana keluarnya pelaku, tiba-tiba saja salah satu satpam yang bernama Hadi menemukan korban sudah tak sadarkan diri dan tergeletak di depan bangunan gudang itu.

“Sebelum terjadi perampasan dengan kekerasan itu, teman saya Hadi sudah mengelilingi TKP dan tak ada apa-apa, dan setelah berkeliling yang ke dua kalinya ternyata teman saya sudah melihat korban sudah tergeletak,” ucapnya

Karena takut kondisi korban semakin parah akhirnya korban langsung dilarikan ke UGD RSUD Sidoarjo dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Taman. Kini korban yang masih tak sadarkan diri itu sudah dirawat secara intensiv di RSUD Sidoarjo, sementara pihak Mapolsek Taman Masih mencari dan mengusut kasus tersebut.
sumber: suarakawan

Page 113 of 376« First...102030...111112113114115...120130140...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Thu, 23 Oct 2014 10:00 am WIT

Partly Cloudy

32°

High: 34° Low: 24°

Partly Cloudy

Feels like: 32 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 40%

Visibility: 9.99 km

Dewpoint: 24 °C

Wind: 16.09 km/h

Sunrise: 5:04 am

Sunset: 5:22 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+