Informasi Sidoarjo

400 Anggota Polres Sidoarjo Siap Amankan Imlek

Kepolisian Resor Sidoarjo menyiagakan sekitar 400 orang anggotanya untuk mengamankan perayaan Imlek di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi tindak kejahatan.

Humas Polres Sidoarjo Ajun Komisaris Polisi Samsul Hadi di Sidoarjo, Kamis mengatakan, ratusan anggota tersebut akan disiagakan di sejumlah titik di Kabupaten Sidoarjo, Jatim.

“Anggota tersebut akan disiagakan di titik-titik yang berpotensi terjadi tindak kejatahatan dan juga akan disiagakan di pos-pos pantau yang ada saat ini,” ucapnya.

Ia mengemukakan, selain menyigakan anggota di titik-titik strategis, pihaknya juga menyiagakan anggota di tempat-tempat ibadah dalam hal ini klenteng.

“Untuk pengamanan di klenteng, kami memberikan kewenangan kepada masing-masing kapolsek untuk melakukan pengamanan dan untuk yang di wilayah Kota Sidoarjo akan dibantu anggota Polres,” ujarnya.

Ia mengatakan, karena perayaan Imlek ini bertepatan dengan libur panjang maka pihaknya meminta kepada warga masyarakat untuk selalu waspada.

“Terutama jika ingin meninggalkan rumah, sebaiknya mengubungi petugas keamanan masing-masing atau juga memberitahukan kepada tetangganya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada warga masyarakat senantiasa untuk memperhatikan hal-hal kecil sebelum meninggalkan rumah seperti mengontrol listrik dan juga gas di rumah.

“Dan juga kepada warga masyarakat yang akan meninggalkan rumah diharapkan untuk melengkapi surat-surat dan juga kelengkapan lain kendaraan supaya selama berkendara menjadi aman dan nyaman,” katanya.

Pihaknya juga memberikan instruksi kepada petugas di lapangan untuk selalu melakukan patroli keamanan di wilayah-wilayah perumahan yang banyak ditinggalkan oleh penghuninya.

“Kami tidak ingin perayaan Imlek di Kabupaten Sidoarjo ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.(*) (antara)

Akhirnya, PSSI Lunasi Tunggakan Piala AFF U-19 Pada Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Batalnya laga final turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) yang seharusnya dilakukan 25 Januari 2014 di GOR Delta Sidoarjo mendatangkan berkah tersendiri bagi pihak pengelola. PSSI akhirnya membayar lunas tunggakan Rp 60 juta pasca gelar Piala AFF U-19 tahun. Laga final IIC yang mempertemukan Arema Malang dengan Persib Bandung itu seharusnya di gelar 25 Januari lalu. Namun Polres Sidoarjo tidak berani mengeluarkan izin keamanan sehingga hingga kini laga belum digelar.
Burhan meminta pelunasan tunggakan terlebih dahulu ke PSSI jika ingin menggunakan stadion kebanggaan kota Delta itu. “Total tunggakan mencapai Rp 60 juta. Kalau tidak ada turnamen itu mungkin hingga saat ini belum dibayar,” ujar Kepala UPT GOR Sidoarjo, Ahmad Burhan.(bam/nug)

Ziarah ke Makam Para Mantan Bupati Sidoarjo

Menjelang peringatan hari jadi Kabupaten Sidoarjo ke-155, Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Sutjipto berziarah ke makam para bupati Sidoarjo. Ziarah ini untuk mengenang para bupati yang berjasa memimpin Kota Udang ini.

Sebelumnya berziarah didahului dengan upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) dengan inspektur upacara wabup Sidoarjo. Upacara itu diikuti para pejabat pemkab dan Forum Pimpinan Daerah Sidoarjo.

Di antaranya, Dandim 0816 Letkol Arh Bambang Utomo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Nur Syamsuddin, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Vino Rudy Muntiawan. Setelah tabur bunga, para pejabat Sidoarjo itu membagi ziarah ke makam para bupati Sidoarjo.

Wabup MG Hadi Sutjipto memimpin ziarah ke makam Bupati Sidoarjo pertama RT Notopuro di Asri Hing Pendhem. Bupati yang bergelar RTP Tjokronegoro I tersebut menjadi bupati pertama Sidoarjo yang sebelumnya bernama Sidokare.

Selanjutnya Wabup MG Hadi Sutjipto berziarah ke makam bupati ketiga RP Sumo SIDOARJO Menjelang peringatan hari jadi Kabupaten Sidoarjo ke-155, Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Sutjipto berziarah ke makam para bupati Sidoarjo.

Ziarah ini untuk mengenang para bupati yang berjasa memimpin Kota Udang ini. Sebelumnya berziarah didahului dengan upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) dengan inspektur upacara wabup Sidoarjo.

Upacara itu diikuti para pejabat pemkab dan Forum Pimpinan Daerah Sidoarjo. Di antaranya, Dandim 0816 Letkol Arh Bambang Utomo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Nur Syamsuddin, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Vino Rudy Muntiawan.

Setelah tabur bunga, para pejabat Sidoarjo itu membagi ziarah ke makam para bupati Sidoarjo. Wabup MG Hadi Sutjipto memimpin ziarah ke makam Bupati Sidoarjo pertama RT Notopuro di Asri Hing Pendhem.

Bupati yang bergelar RTP Tjokronegoro I tersebut menjadi bupati pertama Sidoarjo yang sebelumnya bernama Sidokare. Selanjutnya Wabup MG Hadi Sutjipto berziarah ke makam bupati ketiga RP Sumo-direjo dan Bupati Sidoarjo Kol Pol H Soewandi yang dimakamkan di tempat yang sama.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Drs H Nur Syamsuddin bersama pejabat Sidoarjo berziarah ke makam bupati Sidoarjo kedua Kanjeng Djimad Djokomono di Pesarean Agung Sentono Botoputih Surabaya.

Bupati yang bergelar RTAA Tjokronegoro II ini merupakan kakak kandung bupati Sidoarjo pertama. Sedangkan, Sekdakab Vino Rudy Muntiawan berziarah ke makam bupati Sidoarjo, Kol Pol HR Soedarsono di TMP Suropati Malang.

Bupati ini pernah memimpin Kabupaten Sidoarjo padatahun 1965 sampai 1975. Terpisah, Assisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sidoarjo Kissowo  Sidi berziarah ke makam bupati RH Samadikoen. Bupati yang pernah memimpin Kabupaten Sidoarjo pada tahun 1959-1964 ini dimakamkan di Dusun Pandan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (veg/no)

Warga Tionghoa Sidoarjo Siap Sambut Tahun Kuda

Kelenteng Tjong Hok Kiong dikunjungi warga Tionghoa dari berbagai kota. Mereka secara bergantian mengadakan sembahyang untuk menyambut tahun baru Imlek.
“Sebagian umat justru datang dari Situbondo. Yang dari Sidoarjo sendiri malah sedikit,” ujar Tatik Mulyanti, pengurus kelenteng di Jalan Hang Tuah 32 Sidoarjo itu. Sesuai tradisi Tionghoa, menurut Tatik, tujuh hari sebelum Sincia atau tahun baru, Zao Jun atau Dewa Dapur mengadakan perjalanan ke nirwana untuk memberikan semacam laporan tahunan kepada Thian, Sang Pencipta. Karena itu, biasanya orang Tionghoa menyisihkan waktu untuk ritual di kelenteng. Setelah itu baru dilakukan bersih-bersih kelenteng. Patung-patung yang ada dibersihkan sekaligus diganti busananya dengan pakaian baru.
“Di sini acaranya tidak seramai di Surabaya. Yang melakukan hanya pengurus serta donatur tetap kelenteng,” katanya. Tak hanya di Kelenteng Tjong Hok Kiong, Kelenteng Teng Swie Bio, Krian, pun melakukan ritual yang sama untuk menyambut datangnya tahun kuda. Malam tadi pengurus dan sejumlah jemaat melakukan sembahyang bersama untuk mengiringi keberangkatan dewa dapur alias Zao Jun. Sembahyang setiap tanggal 23 bulan 12 penanggalan Tionghoa itu sekaligus memohon curahan rezeki selama satu tahun ke depan.
“Kalau dulu sih ramai banget. Tapi sekarang hanya sedikit umat yang datang karena masing-masing sibuk dengan pekerjaannya,” ujar Liliana, pengurus Kelenteng Teng Swie Bio di pinggir Jalan Raya Krian. Suasana oriental pun mulai terasa di kawasan Perumahan Kahuripan Nirwana Village, kawasan Jati, Sidoarjo. Petang kemarin, sejumlah pekerja sibuk memasang puluhan lampion merah di pusat kuliner. Belasan pelajar SMA pun tak menikmati lampion tanda keberuntungan itu. (sat/rek)

KPU Sidoarjo Berikan Kebijakan Khusus Bagi 2 Desa Di Wilayah Lumpur Lapindo

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo memberikan kebijakan khusus kepada wilayah terdampak luapan Lumpur Lapindo pada saat pemilihan umum pada 9 April mendatang. Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo Bima Ariesdiyanto di Sidoarjo, Jatim, Rabu, mengatakan kebijakan khusus tersebut diberlakukan karena ada dua desa yang saat ini sudah ditinggalkan oleh penghuninya akibat luapan Lumpur Lapindo.

“Dua desa tersebut adalah Desa Ketapang, Tanggulangin dan juga Desa Mindi, Porong Sidoarjo yang saat ini mulai ditinggalkan oleh penduduknya,” ungkapnya. Ia mengemukakan, salah satu bentuk kebijakan khusus yaitu dengan memberikan pilihan kepada penduduknya untuk menentukan lokasi pada saat menggunakan hak pilihnya pada saat pemilu nanti.

“Penduduk di desa tersebut bisa menggunakan hak pilihnya untuk memilih di sekitar desa mereka atau juga di tempat tinggal yang baru,” tuturnya. Ia mengatakan, dengan adanya kebijakan ini diharapkan hak pilih warga yang berasal dari dua desa tersebut tidak hilang.

“Hal itu kami lakukukan untuk meminimalisir kemungkinan warga tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada saat pemilu mendatang,” ucapnya. Ia mengatakan, KPU Kabupaten Sidoarjo sendiri saat ini juga terus melakukan validasi data pemilih tetap yang ada di kabupaten setempat.

“Untuk data terbaru jumlah daftar pemilih tetap yang ada di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.380.210 atau turun sekitar 5.613 jumlah pemilih,” ujarnya. Menurut dia, adanya penurunan jumlah pemilih tetap tersebut di antaranya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu warga yang meninggal dunia atau juga warga Sidoarjo yang pindah keluar wilayah Sidoarjo.

“Namun demikian, jumlah tersebut masih terus kami perbarui sampai dengan batas akhir pemutakhiran daftar pemilih tetap yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” tukasnya.(*) (antara)

Kantor Pelayanan Berhenti Beroperasi, Penumpang Merpati Menumpuk di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo

Ratusan calon penumpang Merpati Nusantara di Bandara Juanda, Sidoarjo, hingga sore ini masih terlihat. Mereka bingung karena Kantor Pelayanan Merpati di bandara tersebut tidak beroperasi.

Pantauan di lapangan, ratusan calon penumpang Merpati yang gagal berangkat ini bingung dan resah, karena tidak mendapat penjelasan dari manajemen terkait penukaran tiket yang terlanjur dibeli, Rabu (29/1/2014).

Kantor dan loket merpati di Bandara Juanda tutup dan tidak ada satu pun karyawan maupun staf merpati. Calon penumpang merpati yang gagal berangkat ini kini hanya bisa menunggu di depan loket merpati terkait penukaran tiket.

Fransiscus, salah seorang calon penumpang yang mencoba datang ke Kantor Cabang Merpati di Surabaya, juga tidak mendapat penjelasan apapun, karena aktivitas kantor merpati di Surabaya juga tutup.

Airport Duty Officer Bandara Juanda, Herdiono, mengatakan, dari 10 penerbangan Merpati melalui Bandara Juanda Surabaya, maskapai plat merah itu hanya memberangkatkan satu penerbangan tujuan Denpasar yang diberangkatkan pagi tadi.

Sementara itu, dihentikannya operasional penerbangan Merpati Nusantara di Bandara Juanda Surabaya sejak Selasa 28 Januari, seluruh armada Pesawat Merpati kini diparkir di hanggar pusat perawatan Pesawat Merpati yang berada di ujung barat Bandara Juanda.

Sebelumnya, Merpati terlilit utang pembayaran avtur kepada Pertamina sebesar Rp7 trilun. Atas utang tersebut, Pertamina sempat memutuskan menghentikan pasokan bahan bakar kepada maskapai penerbangan yang fokus pada rute Indonesia Timur itu.

Jembatan Bakung Pringgodani, Balongbendo Sidoarjo Akhirnya Rampung

Jembatan Bakung Pringgodani, Kecamatan Balongbendo, akhirnya rampung. Jembatan yang menelan anggaran Rp 4,7 miliar tersebut diharapkan bisa menyokong akses perindustrian di kawasan Balongbendo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, jembatan dengan bentang 40 meter dan lebar 10 meter tersebut dibangun untuk memacu perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Sidoarjo.

Sebab, jembatan tersebut sebagai akses industri untuk masuk ke wilayah utara Balongbendo. “Industri sudah banyak masuk ke Balongbendo,” ujar Sigit dalam inspeksi mendadak di Jembatan Bakung Pringgodani,Balongbendo, kemarin (28/1). Menurut dia, kemampuan jembatan untuk dilewati kendaraan besar sudah mumpuni. Konstruksi jalan dibuat lebih lebar dan kuat. Sehingga, akses kendaraan besar untuk masuk ke kawasan industri itu bisa dilewati dengan mudah.

“Jembatan ini untuk mempermudah akses kendaraan keluar masuk. Dibandingkan jembatan lama yang belum direnovasi,” jelasnya. Untuk menyempurnakan jembatan tersebut, Sigit menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga masih akan mengaspal permukaan jembatan. Pengaspalan dilakukan agar jalan lebih halus sehingga pasir yang berada di jalan masuk jembatan tidak membuat licin. Sigit menambahkan, dengan kontruksi jembatan yang sudahlayak, industri di Balongbendo bisa kian tumbuh. Hal itu juga bisa berdampak pada perekonomian masyarakat setempat dengan industri yang ada di Balongbendo. “Peningkatan industri harus ditunjang dengan infrastruktur yang baik akan berdampak positif,” tegasnya. (vga/rek)

Sidoarjo Gencarkan Razia Yustisi Bagi Warga Urban

Penduduk Sidoarjo 2.098.000 Jiwa. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) makin sering menggelar razia yustisia bagi penduduk urban. Kepala Dispendukcapil Medy Yulianto menjelaskan, razia yustisia merupakan agenda rutin instansinya. Biasanya digelar setelah Lebaran atau tahun baru. Warga pendatang, menurut Medy, harus dilengkapi identitas. “KTP asal harus ada, juga keterangan warga musiman dari RT/RW setempat,” terangnya kemarin (28/1).
Dia mengungkapkan, penduduk urban biasanya datang ke Sidoarjo setelah Lebaran atau tahun baru Mereka kebanyakan bekerja di Surabaya, tapi kos di Sidoarjo. Data di Dispendukcapil menyebutkan, penduduk Kabupaten Sidoarjo saat ini 2.098.000. Padahal, akhir 2013 penduduk Sidoarjo masih 2.082.000. “Kenaikan penduduk per tahun sekitar 7-9 persen. Pertumbuhanpenduduk itu salah satunya karena pendatang. Padahal, tingkat kelahiran hanya 2 persen,” ucapnya. Selain warga pendatang, Medy menjelaskan, banyak warga dari daerah lain yang memang pindah menjadi warga Sidoarjo. Ada beberapa alasan. Salah satunya karena sudah membeli rumah di Sidoarjo meski bekerja di Surabaya. Mereka juga melihat ada pelayanan kesehatan yang lebih baik dibandingkan daerah lain. Ketika sakit, keluarga kurang mampu mendapat pengobatan gratis. Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Adhy Samsetyo juga meminta warga pendatang untuk mengurus surat keterangan tinggal di RT/RW setempat. Hal ini perlu dilakukan agar tak ada warga yang tidak punya identitas. “Kalau mereka kos atau kontrak rumah, ya, minimal harus lapor RT setempat,” ucapnya. (vga/rek)(radarsidoarjo)

Asik Judi Di Dalam Pabrik, 6 Tersangka Diciduk Polisi Taman Sidoarjo

Polisi menggerebek lokasi judi di PT Newhop, DesaJemundo depan Pasar Puspa Agro, Taman. Dari pabrik pembuatan makanan ternak tersebut berhasil diamankan 14 orang, dan 6 diantaranya sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Para tersangka masingmasing M. Sohibul Kahfi, 26, warga Dusun Jaya RT 17 RW 06 Tenggulunan, Candi, Sudarsono, 55, warga Desa Urang Agung RT 06 RW 05 Sidoarjo, Abdul Majid, 35, warga Desa Wiragunan RT 3 RW 4 Purworejo Pasuruan, Muji, 38, warga Desa Jeruk RT 1 RW1 Tanjungan Mojokerto, Tumiran, 55, warga Dusun Karanganyar, Kelurahan Krajan Jember, dan Sampurno, 39, warga Dusun Tegal Rejo RT 4 RW 10 Desa Ketindan Malang. “Penggerebekan ini dilakukan satuan tugas yang kita bentuk, setelah mendapat informasi dari masyarakat,” kata Kapolsek Taman, Kompol Edy Siswanto. Ke-6 tersangka ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap orang-orang yang diamankan.” Dari pemeriksaan yang kita lakukan, para tersangka telah melanggar Pasal 303,” imbuhnya.

Hasil Penelitian: Pria Lebih Pelupa Dibanding Wanita

Anda termasuk wanita yang sering sebal ketika pasangan lupa tanggal jadian, tanggal ulang tahun, atau lainnya? Jangan khawatir, Anda tak sendirian. Banyak wanita yang mengalami hal serupa. Uniknya, hal ini ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah!

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa pria memang lebih mudah pelupa dibandingkan wanita. Tak peduli ketika mereka masih muda, berusia 30 tahun atau ketika mereka sudah tua dan berusia lebih dari 60 tahun. Peneliti bahkan terkejut ketika mengetahui hasil bahwa pria memang sangat pelupa.

“Sangat mengejutkan bahwa pria memang terbukti lebih pelupa daripada wanita. Bahkan lebih mengejutkan lagi ketika mengetahui bahwa hal tersebut tak berkaitan dengan usia mereka,” ungkap Professor Jostein Holmen dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU), seperti dilansir oleh Daily Mail.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap 48.000 orang. Mereka diminta untuk menjawab sembilan pertanyaan mengenai hal-hal yang mereka ingat. Mereka juga diminta untuk menjawab hal apa yang sering mereka lupakan seperti nama, tanggal, dan lainnya.

Peneliti menemukan bahwa wanita memiliki ingatan yang lebih baik dibandingkan pria. Kebanyakan pria memiliki masalah menjawab delapan dari sembilan pertanyaan yang mereka ajukan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pria memang memiliki kesulitan untuk mengingat nama dan tanggal khusus.

Selain itu, pria yang lebih mudah mengalami kecemasan dan depresi diketahui lebih mudah melupakan hal-hal tersebut dibandingkan pria yang tak merasa cemas dan depresi. Peneliti juga menemukan bahwa kemampuan mengingat pria dan wanita sama-sama menurun setelah berusia 60 tahun.

Bagaimana pendapat Anda tentang penelitian di atas, setuju atau tidak setuju?

Page 80 of 405« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Arsip Berita

July 2015
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Sun, 05 Jul 2015 4:29 am WIT

Haze

22°

High: 32° Low: 22°

Haze

Feels like: 22 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 78%

Visibility: 5 km

Dewpoint: 22 °C

Wind: 8.05 km/h

Sunrise: 5:42 am

Sunset: 5:24 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+