Informasi Sidoarjo

Rangsang Minat Baca Anak Perpustakaan Keliling Gelar Lomba Mewarnai di Kedungsumur, Krembung Sidoarjo

Menumbuhkan minat baca bagi kalangan anak-anak dan remaja di era visual dan internet ini memang gampang-gampang susah. Namun, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo tak putus asa. Kemarin, perpustakaan milik pemkab ini blusukan ke Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung.
Program keliling bertajuk Perpustakaan yang Muda yang Berprestasi (Yamuyasi) ini untuk memacu minat baca di kalangan generasi muda. Nah, demi mengenalkan Perpustakaan Yamuyasi ke masyarakat luas, kemarin digelar lomba mewarnai untuk anak-anak di wilayah Kecamatan Krembung.
Sekitar 250 anak-anak TK/RA mengikuti lomba mewarnai. Kepala Seksi Pelayanan Perpustakaan dan Arsip Muh Hanan berharap agar anak-anak dan warga desa di seluruh Kabupaten Sidoarjo bisa memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar mandiri. Sebab, perpustakaan merupakan tempat menyimpan dan melestarikan informasi. Budaya membaca bagi masyarakat perlu dipupuk sejak dini.
“Semoga dengan adanya Perpustakaan Yamuyasi ini, warga di Kecamatan Krembung bersemangat untuk membaca buku. Sebab, buku itu jendela dunia. Begitu banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari buku,” katanya. Mengenai lomba mewarnai, menurut Muh Hanan, sengaja diadakan untuk memancing anak-anak untuk datang ke perpustakaan. Lomba mewarnai kemarin dimenangi M Rama Aditya disusul Diva M dan Madina. (rie/rek)

Anggota TNI Ikut Bantu Kebut Pembangunan Jembatan Sepanjang-Karangpilang Kecamatan Taman Sidoarjo

Setiap hari jalan raya di kawasan Jembatan Wonocolo, Sepanjang, Kecamatan Taman, macet parah. Arus kendaraan dari Sepanjang maupun Karangpilang, Surabaya, samasama deras. Kepadatan lalu lintas ini merupakan buntut dari pengerjaan proyek jembatan lama. “Macet paling parah saat jam berangkat dan pulang kerja,” ujar Arifin, warga Jalan Wonocolo, Sepanjang, kemarin (17/12). Menurut dia, sejak dulu pun kawasan perbatasan Sidoarjo-Surabaya itu selalu padat kendaraan bermotor. Kini, ketika salah satu jembatan ditutup karena proyek rehabilitasi, otomatis kemacetan kian menjadi-jadi. Saat ini pengerjaan Jembatan Wonocolo itu terus dikebut. Kemarin, belasan aparat Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) V TNI Angkatan Darat tampak antusias menggarap infrastruktur strategis itu. Rangka jembatan besi itu sudah dipasang. Tinggal penyelesaian saja. “Insya Allah, dalam waktu dekat sudah bisa dipergunakan kembali,” kata seorang anggota TNI. Pria berbadan kekar ini menambahkan, selama ini pengerjaan jembatan penghubung Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo itu berjalan mulus. Meski musim hujan, pengerjaan jembatan tak mengalami kendala berarti. “Doakan saja semoga cepat rampung,” katanya. Sebelumnya, Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, pemkab memang terus mengebut pembangunan sejumlah jembatan mengingat konstruksi bangunan sudah mulai rusak dan pertimbangan batas tahun anggaran. Pembangunan jembatan itu terus dikebut maksimal sebelum memasuki tahun baru. Selain Jembatan Wonocolo (Sepanjang), jembatan strategis lain yang tengah dikerjakan berada di Gisik Cemandi (Sedati), Kedungcangkring (Jabon), Pagerwojo (Sidoarjo), Bakung Pringgondani (Balongbendo). Sigit menegaskan, jembatan-jembatan itu secara konstruksi memang sudah rusak, sehingga diperlukan pembangunan ulang. “Jembatan Wonocolo yang menghubungkan Sidoarjo-Surabaya di Wonocolo, Sepanjang, itu dibangun ulang mengingat sudah tidak mampu lagi menampung beban berat kendaraan,” katanya. (rie/vga/rek)

Pengusaha IKM Sidoarjo Unjuk Gigi di Jatim Park Kota Batu

Ratusan unit usaha skal kecil dan menengah dari Sidoarjo unjuk gigi di luar daerah. Mereka mengikuti ajang kreasi Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Jatim Park, Kota Batu yang berakhir kemarin.

Selain memamerkan produk-produk IKM, kegiatan ini juga ajang pembentukan Forum Komunikasi IKM. Berbagai hasil IKM yang dipamerkan dalam ajang ini antara lain olahan bandeng, jamur crispy, jajanan lokal, sandal sepatu, aneka roti, krupuk. Termasuk tas, koper, jaket kulit, cetakan sablon, batik tulis, dan lainnya. Ada juga demo proses pembuatan batik secara langsung dan juga bordir.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumberdaya Mineral Sidoarjo Fenny Apridawati SKM, MKes, mengatakan kegiatan ini untuk memperkenalkan produk IKM Sidoarjo kepada khalayak luas. “Kita berharap agar produk Sidoarjo bisa semakin dikenal,” harapnya.

Dalam kegiatan itu, salah satu peraga IKM yang ikut memeriahkan acara adalah seorang pengusaha gitar. Kaos dan gitar elektrik itu produknya yang sekarang sudah dijual secara luas di masyarakat. Pemilihan lokasi acara ajang kreasi IKM peragaan busana di halaman parkir Jatim Park, Kota Batu yang penuh pengunjung ini terasa tepat. Pasalnya, tempat wisata itu menjadi salah satu titik kunjungan wisatawan berskala nasional sehingga gaung dan dampak acaranya bisa meluas.

Fenny menambahkan, industri kecil menengah harus semakin aktif memperkenalkan produk-produknya di masyarakat luas melalui banyak sarana. Salah satu sarana yang mudah dan murah adalah dunia maya, internet. Selain internet, industri kecil juga perlu terus memperkenalkan produk melalui pameran-pameran.

Terbukti Korupsi, MA Hukum Mantan Kadispenda Sidoarjo Nunik Aryani 4 Tahun Penjara

Mahkamah Agung (MA) memvonis Nunik Aryani mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kabupaten Sidoarjo dengan hukuman empat tahun penjara. Mantan anggota DPRD Sidoarjo ini juga didenda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Vonis ini dijatuhkan karena terdakwa Nunik terbukti melakukan korupsi kas daerah Rp 2,1 miliar. Salinan putusan kasasi tersebut diterima Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jumat (13/12) lalu.
Wakil Panitera PN Surabaya Soedi Wibowo mengatakan salinan putusan kasasi itu segera dikirimkan ke Pengadilan Tipikor (PT) Surabaya dalam pekan ini. ”Nanti salinan tersebut akan dikirimkan ke jaksa penuntut umum dan kuasa hukum terdakwa,” katanya, Senin (16/12). Dalam salinan putusan dengan nomor perkara 1837K/Pid.Sus/2012 tertera terdakwa Nunik Aryani diputus 18 Desember 2012 oleh Ketua Majelis Hakim Syamsul Rakan Chaniago yang menghukumnya empat tahun penjara. Selain pidana penjara, Nunik juga dikenakan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Putusan MA tersebut menguatkan vonis majelis hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya. Bedanya hanya besaran dendanya. Nunik diputus di Pengadilan Tipikor Surabaya 29 September 2011. Majelis hakim memvonis empat tahun penjara denda Rp 250 juta dengan subsider enam bulan penjara. Tidak puas dengan putusan itu, Nunik kemudian mengajukan banding. Di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, majelis hakim menvonis Nunik bebas dari segala tuntutan. Atas putusan bebas itu, jaksa penuntut umum yang mengajukan kasasi ke MA. Hingga proses kasasi berlangsung pada 18 Desember 2012, kasusnya diputus dengan menguatkan putusan Pengadilan Tipikor. Dengan begitu, Nunik harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan harus mendekam di balik jeruji besi selama empat tahun.
Nunik dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat tindak pidana korupsi saat menjabat Kadispenda tahun 2007. Saat itu, dia menerima perintah dari Bupati Sidoarjo kala itu Win Hendrarso untuk meminjamkan uang Rp 2 miliar. Uang tersebut diambil dari kas daerah. Peminjaman itu bertujuan untuk membayar utang ke Sabar Santoso. Proses peminjaman itu terungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan selanjutnya diangkat ke persidangan.
Soedi menambahkan, penyerahan berkas dilakukan dalam pekan ini. Pihaknya tidak ingin terkesan menunda pemberian salinan putusan tersebut. “Selanjutnya kita serahkan kepada jaksa untuk mengeksekusinya,” pungkasnya. Seperti diketahui, kasus Nunik Aryani sendiri merupakan satu rangkaian dengan mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso. Bulan lalu, Win sudah dieksekusi dengan hukuman lima tahun penjara. Kini Win mendekam di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo.(san/no)

Pasca Kejurkab, IPSI Sidoarjo Memutuskan Untuk Turunkan 26 Pesilat di Kejurda Banyuwangi 2013

Pasca menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat bulan lalu, Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sidoarjo mendapat 26 pesilat untuk diturunkan di Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Banyuwangi. Mereka telah diberangkatkan bersama dari Gedung Dispora Kabupaten Sidoarjo Senin (16/12/2013) kemarin oleh Ketua II IPSI Kabupaten Wiyono.

“Saya mengharapkan seluruh atlet dapat menampilkan yang terbaik meskipun tidak ada target yang muluk pada Kejurda nanti, dapat memperoleh satu medali emas saja sudah cukup bagus,” ujar Wiyono, Selasa (17/12/2013). Wiyono menambahkan seluruh atlet IPSI Kabupaten Sidoarjo yang diturunkan sudah menjalani Training Center (TC) singkat, yakni sejak usai penyelenggaran Kejurkab 24 November lalu hingga 14 Desember.

Kejurkab yang digelar yang digelar IPSI Kabupaten Sidoarjo mempertandingkan kelas yang sama saat Kejurprov yakni Kelas A-J putra, Kelas A-F putri dan dikategori seni yakni kelas tunggal, ganda dan regu putra dan putri. (Agustin/Rio/AKS) (rri)

Panwaslu Sidoarjo Ajak Aktivis Mahasiswa & Ormas Awasi Pemilu 2014

Sukseskan Pemilu 2014, Panwaslu Kabupaten Sidoarjo, menggandeng aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk terlibat aktif mengawasi jalannya Pemilu 2014.

Kata Panwaslu Sidoarjo Berlian Luckytasari, peran mahasiswa dan ormas sangat diperlukan dalam pengawasan Pemilu 2014. Keterlibatan mereka bisa mendukung kinerja personil Panwascam dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di tingkat desa. “Mereka bisa membantu tugas kami misalnya sosialisasi aturan tentang kampanye dan upaya penegakan aturan dalam Pemilu 2014,” ucapnya, Selasa (17/12/2013).

Disinggung apakah nantinya akan merekrut sejumlah mahasiswa dan ormas untuk pengawasan? Dia menandaskan bahwa hal itu sangat dimungkin. Ucap Lucky, format pengawasan yang melibatkan mahasiswa dan ormas tengah dikonsep dan akan disampaikan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Format yang dimaksud menyangkut teknis di lapangan,” papar Lucky.

Terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Al Khoziny, Nanang Ichwan menyambut harapan Panwaslu Sidoarjo yang meminta mahasiswa terlibat aktif memantau jalannya pemilu 2014. “Sudah menjadi tugas kami dalam mengawal demokrasi,” jawadnya. [isa/but] (beritajatim)

Aspal Rusak di Desa Candinegoro Wonoayu Hingga Desa Terung Wetan Krian Sidoarjo Mulai Diperbaiki

Aspal yang mengelupas di sepanjang jalan Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu hingga Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian mulai diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan patut diwaspadai karena tidak seluruh bagian aspal yang digelar dibongkar total. Ketua LIRA Sidoarjo, M Nizar, mengungkapkan pengelupasan aspal yang terjadi tidak hanya perbagian saja, tetapi di seluruh badan jalan yang dibangun sehingga harus dikeruk semua dan diganti baru.

Pasalnya, dugaan kesalahan yang terjadi itu terletak pada kontraktor dan konsultan pelaksana yang mengawasi saat pelaksanaan berlangsung. “Mestinya kontraktor harus mengganti baru. Kalau kerusakannya cuma dilubangi kemudian ditambal baru khawatir rusak lagi di bagian lain,” tutur Nizar, Selasa (17/12/2013). Perbaikan yang dilakukan patut diwaspadai karena bagian dasar aspal (aspal lama) tidak lengket dengan yang baru.

Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan PU Bina Marga, Yunan Khoiron, menjelaskan perbaikan yang dilakukan itu sudah seharusnya dilakukan kontraktor. Karena jalan yang ada itu belum diserahkan ke PU Bina Marga sehingga sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor. “Kami terus memantau bagaimana perbaikan yang dilakukan. Tim yang ada terus mengawasi,” terangnya. Seperti diberitakan, peningkatan jalan di akses Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu menuju Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian patut dipertanyakan kualitasnya.

Pasalnya, baru sepekan digelar, aspal sudah mengelupas seperti jenang saat diiris. Aspal yang tidak menempel pada bagian dasar (aspal lama) terlihat saat masuk di Desa Candinegoro menuju Terung Wetan. Aspal yang terlihat mulus dan masih kelihatan hitam itu ternyata banyak yang pecah hingga harus dikeruk untuk perbaikan ulang. Pecahan aspal itu banyak ditaruh di depan rumah warga agar tidak licin.
sumber: Tribunnews

Sedang Asik Pesta Ganja & Miras, 7 Mahasiswa di Sawotratap, Gedangan Sidoarjo Digrebek Polisi

Pesta ganja dan minuman keras yang digelar tujuh mahasiswa di sebuah rumah kos di kawasan Sawotratap, Gedangan berakhir penggerebekan oleh anggota Reskrim Polsek Waru. Pesta ganja tersebut untuk merayakan ulang tahun teman mereka, Reza Olvyanto.

Ketika digerebek, tujuh mahasiswa sudah dalam kondisi fly. Minuman keras jenis mansion house dan chivas yang disediakan sudah tinggal separo. Makan pendamping juga banyak yang sudah disantap tersangka.

Mahasiswa yang kini meringkuk di tahanan Polsek Waru yakni Reza Olvyanto (25) warga Delta Sari Indah Waru, Ervian Subhan (23) asal Samarinda, Mustofa Sahriel (24) warga Demak Timur, Surabaya, Hendriawan (21) warga Perum Griya Samudra asri Taman, Dwi Maulidin (25) warga Sawotratap Gedangan, Rahmadani (24) warga Pucang Indah Sidoarjo dan Reynaldi (21) warga Sedati Gede.

Kapolsek Waru, Kompol Hendriyana, mengungkapkan, ketujuh mahasiswa itu kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya. Mereka kumpul di rumah kos tersangka Reza untuk merayakan ultah Reza. Tak tanggung-tangung untuk menggelar pesta terlarang itu dilakukan di teras rumah kos.

“Jadi saat kami gerebek tersangka tidak bisa apa-apa karena kondisinya fly. Mereka malah bengong saat kami dan anggota datang,” tutur Hendriyana, Selasa (17/12/2013).

Penggerebekan rumah kos itu atas informasi masyarakat jika akan ada pesta ganja. Dari informasi itu, Kompol Hendriyana menyuruh anak buahnya untuk menindaklanjuti. Ketika dilakukan pengintaian, tersangka Reza masih menemui seseorang dan ternyata sedang transaksi ganja. Begitu Reza balik dan temannya juga balik, polisi masih membiarkan mereka karena masih terlihat ngobrol.

“Saat kami datang bersaama anggota, salah satu mahasiswa tengah mengisap ganja dan tidak dibuang,” tandas Hendriyana.

Dari lokasi penggerebekan, ditemukan empat buah ponsel, 3 linting ganja siap isap dan tiga botol minuman keras. “Sebenarnya kami kasihan dengan mereka (mahasiswa). Tapi perbbuatan yang dilakukan melawan hukum,” tandasnya.

Rupanya penangkapan jaringan narkoba antarmahasiswa itu tidak berhenti sampai disitu saja. Penyuplai ganja, Agung (30) asal Malang juga ditangkap. Penangkapan Agung menggunakan umpan Reza agar dikirim ganja lagi. Dari tangan tersangka Agung ditemukan barang bukti 200 gram ganja kering.

“Kami masih mengembangkan pemasok di atas Agung karena tidak mungkin Agung bermain sendiri,” jelasnya.

Hendriyana yang pernah menjabat Kanit Idik II Satnarkoba Polrestabes Surabaya mengakui jika jenis ganja yang dikonsumsi mahasiswa itu bagus. Selain warnanya hijau juga tidak banyak batang. Sindikat yang mengendalikan Agung diduda dari Jakarta yang memiliki anak buah di Surabaya.
“Mudah-mudahan kami bisa menangkap jaringan yang lebih besar lagi,” tutur Hendriyana.
sumber: Tribunnews

Untuk Menunjang Kenyamanan Perayaan Natal, Polres Sidoarjo Mulai Meninjau Beberapa Gereja

Sepekan jelang perayaan Natal 2013, Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki meninjau gereja-gereja di Sidoarjo, tempat di adakannya ibadah kaum kristiani.

Gereja yang dikunjungi sebagai persiapan dan kordinasi dalam pengamanan tepat dua hari sebelum hari H dan sesudahnya, gereja Kombes M Duriyat, Jalan Monginsidi, gereja Salib Suci di perumahan Wisma Tropodo Kecamatan Waru.

Ikut dalam pemantau lokasi itu, selain Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki, ada Kapolsek Waru Kompol Hendriyana, Kasat Sabhara Polres Sidoarjo, AKP Andik Gunawan, Kasat Reskrim AKP Rony Setiadi, Kasat Intelkam AKP Suyadi, Kasat Lantas AKP Tommy F dan sejumlah perwira lainnya.

“Kedatangan kita kali ini, untuk melakukan pengecekan dan kordinasi dalam pengamanan di dalam dan luar gereja tempat perayaan Natal 25 Desember mendatang,” ucap Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki Selasa (17/12/2013).

Untuk pengamanan Natal pada 81 gereja di seluruh Sidoarjo, Polres akan menerjunkan ratusan personil. Satu gereja, akan dilakukan penjagaan dan pengamanan, sekitar 10 personil.

“Gereja yang jemaatnya berjumlah 1000 orang, termasuk menjadi perioritas dalam pengamanan. Teramsuk juga nanti akan melibatkan anggota Banser, komunitas beragama dan lainnya,” rinci mantan Kapolres Jombang itu.

Ditambahkannya, dalam pengamanan, juga akan menerjunkan anjing K9 dan personil dilengkapi alat pengamanan, termasuk detektor, untuk antisipasi barang berbahaya. “Sebelum di rayakannya Natal, nantinya juga akan dilakukan penyisiran lokasi, dari barang yang membahayakan,” tegasnya. [isa/kun] (beritajatim)

Satlantas Polres Sidoarjo Gelar Operasi Citra Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Setelah Operasi Zebra Semeru selama dua pekan, Satlantas Polres Sidoarjo menggelar Operasi Citra Polantas Semeru 2013 di alun-alun. Ini merupakan lanjutan operasi sebelumnya sebagai tindakan preemtif atau penyadaran untuk masyarakat Kota Delta. Kemarin (16/12), polisi membagikan brosur yang berisi imbauan tentang keselamatan dalam berlalu lintas. Selain itu, Satlantas juga melakukan penempelan stiker mengajak warga untuk berhati-hati dalam berkendara. Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Tommy Ferdian mengatakan, meskipun Operasi Zebra telah berakhir, bukan berarti Satlantas tidak melakukan penindakan kembali. Operasi Citra merupakan kelanjutan operasi sebelumnya. “Kami akan terus melakukan kegiatan-kegiatan semacam itu. Penekanan saat ini pada kegiatan preemtif,” ucap Tommy.

Tommy menjelaskan, preemtif adalah kegiatan yang cenderung ke sosialisasi dan pemberian pengertian terhadap masyarakat terkait tata tertib berlalu lintas. “Setelah penindakan, kami berikan pembelajaran tentang berlalu lintas agar tertib,” imbuhnya. Karena itu, menurut dia, polisi harus bertemu secara langsung dengan masyarakat untuk memberikan pengarahan. (gal/rek)

Page 80 of 381« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Arsip Berita

December 2014
M T W T F S S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Fri, 19 Dec 2014 8:00 am WIT

Haze

28°

High: 31° Low: 24°

Haze

Feels like: 28 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 89%

Visibility: 5 km

Dewpoint: 24 °C

Wind: 4.83 km/h

Sunrise: 5:10 am

Sunset: 5:43 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+