Informasi Sidoarjo

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sidoarjo Tolak Usulan UMK Sidoarjo 2014 Sebesar Rp 2.348.000

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) sebesar Rp2.348.000 yang diajukan ke Gubernur Jatim ternyata ditolak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sidoarjo.

Pasalnya, berdasarkan survei angka UMK Sidoarjo tidak sampai Rp2 juta. Ketua Apindo Sidoarjo, Sukiyanto mengakui pihaknya menolak usulan UMK Sidoarjo 2014 senilai Rp2.348.000.

Sebab, berdasarkan perhitungan Apindo telah muncul angka Rp1.818.357. Angka itu tidak sekedar hitungan, namun berdasarkan survei di lapangan. Pihaknya mempersilakan Pemkab untuk mengusulkan nominal UMK tersebut, namun keputusan tetap berada di tangan gubernur.

Apindo berharap Gubernur Jatim bisa membuat keputusan rasional, apalagi usulan UMK Surabaya senilai Rp2,2 juta dan UMK Jakarta Rp2,4 juta. Selain itu, meski tidak ada aturan secara hukum, namun dari sisi kebutuhan, Jakarta lebih tinggi dari Surabaya.

Menurutnya, wajar jika UMK Sidoarjo besarnya di bawah Surabaya, karena kalau dilihat dari kebutuhan hidup layaknya juga berbeda. UMK Sidoarjo 2014, akhirnya diusulkan senilai Rp2,348 juta kepada Gubernur Jawa Timur. Angka itu telah resmi diputuskan dalam rapat Dewan Pengupahan Sidoarjo, di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (14/11) malam.

Meski UMK yang telah diteken Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah ini sudah dikirim di Provinsi Jawa Timur, hari ini (15/11). “Usulan UMK Sidoarjo itu sudah diterima di Provinsi Jatim pukul 13.30 WIB hari ini. Saya juga telah memegang surat terimanya,” ujar Sukarji, salah satu anggota Dewan Pengupahan Sidoarjo, Jumat (15/11/2013).

Usulan UMK Rp2.348.000 itu, lanjut Sukarji berdasarkan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) senilai Rp2.048.447 yang ditambah dengan pertumbuhan ekonomi 7,13 persen, inflasi regresi 7 persen. Angka KHL berubah karena item transportasi ditetapkan senilai Rp5.400 x 4 x 30.

Sukarji yang merupakan anggota dewan pengupahan dari elemen buruh itu mengaku pihaknya akan mengawal angka ini agar tidak berubah saat di provinsi. “Angka itu sudah ideal jangan sampai diturunkan lagi,” tandas Ketua FSP KEP SPSI Sidoarjo ini.

Sayang, kesepakatan usulan UMK senilai Rp2.348.000 itu dikirim tanpa tanda tangan unsur Apindo Sidoarjo. Namun berkas kesepakatan usulan UMK itu telah diteken unsur buruh, pemerintah, dan perguruan tinggi. Terkait alasan penolakan itu, Sukarji mengaku tidak tahu alasan penolakan Apindo.
sumber: sindonews

Pelaku Pembunuh Preman di Ramayana Bungurasih Sidoarjo Akhirnya Ditangkap

Pelaku Pembunuhan yang terjadi di pintu masuk Mall Ramayana Desa Bungurasih, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, dengan korbanya yang bernama alfarizi(20) warga Asli Wonokromo kamis (14/11) kemarin, ternyata pelakunya tak lain adalah temanya sendiri Dwiki Bagus Sudarmaji (19) warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Menurut Kasat Reskrim polres Sidoarjo Roni Setyadi, mengatakan bahwa setelah kejadian jajaranya langsung melakukan penyidikan serta memintai keterangan dari saksi-saksi.” Begitu kami mendapatkan identitas pelaku kami langsung melakukan pengejaran kepada pelaku di daerah Malang,” ujarnya, jumat (15/11)

Masih kata Roni, dalam pengejaran tersebut, pelaku dapat ditangkap oleh anggota reskrim Sidoarjo, dirumahnya yang ada di Desa Ngingit-Malang” kurang dari 24 jam akhirnya anggota saya dapat menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di pintu masuk Ramayana Bungurasih, tanpa adanya perlawanan dari pelaku,” kata Roni

Sementara itu berdasarkan modus terjadinya pembunuhan itu sendiri, berawal dari Rebutan Lahan Parkir yang ada di depan Kafe yang ada di ruko Ramayana Desa Bungurasih, karena teman pelaku saat memarkirkan kendaraanya tidak mau membayar akhirnya Korban menegur teman pelaku itu. ” Setelah korban menegur teman pelaku akhirnya teman pelaku meloporkan kejadian tersebut kepada pelaku dan terjadilah perkelahian yang menyebabkan tewasnya korban,” Imbuh Kasat reskrim ini

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Sidoarjo guna untuk mempertangung jawabkan perbuatanya tersebut.
sumber: suarakawan

Tak Hanya Surabaya, di Sidoarjo dan Sebagian Besar Jatim Tindak Kejahatan Meningkat

Pelaku kejahatan, tampaknya, sedang berpesta di Jatim. Sejumlah kasus kejahatan menonjol terjadi di sejumlah kabupaten/kota secara beruntun. Tidak hanya Kota Surabaya, di Sidoarjo dan sekitarnya juga tinggi kejadian kriminalitas. Karena intensitas kejahatan meningkat, Polda Jatim melakukan antisipasi ekstrakeras. Jajaran Polda Jatim membuat kebijakan mobil patroli harus selalu di jalanan dan dilarang balik kandang.

Kebijakan itu muncul setelah polisi dihujani pekerjaan rumah untuk mengungkap sejumlah kasus kejahatan yang marak beberapa hari terakhir. “Marak iya, ada di beberapa daerah,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Awi Setiyono.

Kasus tersebut, antara lain, perampokan SPBU di Lamongan, tiga kasus perampokan di Pasu­ruan, perampokan bank di Kediri, serta perampokan di Pacitan, Mojokerto, dan Tulungagung. Bahkan, di Pasuruan dalam sehari ada dua kasus perampokan.

Awi mengatakan, menyikapi hal tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono menginstruksikan semua jajaran agar mengoptimalkan patroli dan gelar pasukan di lapangan. “Mobil patroli tidak boleh pulang, kecuali isi bensin dan ganti sif,” ungkapnya.

Menurut dia, sistem itu berlaku di Surabaya dengan membentuk beat di sejumlah titik yang dinilai rawan. Penerapan sistem tersebut dianggap cukup efektif untuk mencegah terjadinya kejahatan. Polda berharap semua jajaran di Jatim menerapkan sistem serupa.

Sebab, selain memberikan rasa aman, sistem itu mendekatkan sentra pelayanan masyarakat. Apalagi, penempatan personel tersebut difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan.

Saat ini Polda Jatim masih memetakan peta kerawanan dan modus operandinya. Namun, berdasar kesimpulan sementara, ada kemiripan modus dan ciri-ciri pelaku di sejumlah daerah. Awi tidak menampik adanya kemungkinan keterkaitan antarkasus di semua daerah di Jatim. “Ini PR kami,” ucap Awi.

Dia mencontohkan, kasus perampokan di Pasuruan nyaris sama dengan yang terjadi di Mojokerto. Ciri-cirinya, pelaku berjumlah 4-5 orang dan mengendarai motor Vixion. Modusnya, awalnya menempel, lalu mendorong korban hingga terjatuh. Saat terjatuh itulah, pelaku beraksi.

Dua pelaku kejahatan di Pasuruan sudah tertangkap. Salah seorang korban mereka adalah seorang tentara. Polisi sudah mengantongi ciri-ciri empat perampok lain yang sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang. Awi menegaskan, pelaku rata-rata orang lama. Mereka notabene membawa senjata tajam saat beraksi. Termasuk menggunakan airsoft gun yang dikira sebagai senjata api.

Pria yang pernah menjabat Kapolres Magetan itu tidak menampik ada kemungkinan pelaku berjalan. Ketika beraksi di satu tempat, mereka bergeser ke tempat lain. Bukan hal mustahil, kejahatan dilakukan di suatu tempat dan hasilnya dijual di tempat lain.

Karena itu, polda mengintensifkan kerja sama antarpolres. Perampok kini diduga beraksi di lintas wilayah. Bisa jadi, itu pelaku dari daerah tertentu, tapi beraksi di daerah lain.

Sebenarnya akhir-akhir ini di Surabaya dan sekitarnya juga terjadi sejumlah kasus kejahatan yang cukup meresahkan. Salah satunya adalah perampokan terhadap Wawan Hari Prastiyo, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Modusnya, korban dituduh memerkosa adik salah seorang tersangka.

Ternyata hal itu adalah modus agar korban tidak mengira bakal dirampok. Kendaraan korban pun dengan mudah dibawa lari. Saat itu Wawan sebenarnya sempat akan dibunuh di sebuah jalan sepi di kawasan Surabaya Barat. Namun, dia berhasil melarikan diri saat tersangka lengah.

Kasus yang tidak kalah menonjol adalah perampasan dengan korban Bagus Tri Setiawan di Jalan Diponegoro. Tersangka yang berkelompok memepet dan menarik tas hingga korban terjatuh. Kejadian dengan modus serupa berlangsung di Jalan Simo Sidomulyo dua hari kemudian.

Di sejumlah jalanan Sidoarjo juga kerap terjadi perampokan saat malam. Pelaku tidak jarang melukai korban. Salah satu yang menonjol adalah kasus perampokan bersenjata api di jalan arteri Porong Jumat (8/11). Perampok beraksi di siang bolong dan berhasil membawa kabur dua sepeda motor.

Terakhir, perampokan Rabu lalu (13/11) di bawah jembatan layang Jenggolo. Pelaku yang juga berkelompok berusaha merampok seorang pengendara motor. Tersangka melukai korban, tapi gagal membawa kabur sepeda motor. (eko/end/mas)
sumber: JPNN

Persida Sidoarjo Gagal Lolos ke Final Divisi I

Target Persida menjadi kampiun dalam Luga Sepak bola Amatir Indonesia gagal. Jangankan juara, Laskar Jenggolo tidak mampu lolos ke final. Dalam pertandingan tadi malam melawan PS Martapura, anak asuh Hayatul Fauzi ini kalah 3-2. Sementara itu di waktu yang sama, Persinga Ngawi yang menjadi pesaing Persida untuk lolos ke final berhasil mengalahkan Persigubin Gunung Bintang Papua dengan skor telak 5-1. Dengan demikian, Persinga Ngawi menggusur Persida dari puncak klasemen sekaligus berhak lolos ke final. Hayatul Fauzi mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Namun ia beralasan perubahan jadwal pertandingan membuat berpengaruh kepada permainan timnya. Berdasarkan jadwal, seharusnya pertandingan di gelar di Lapangan Kopasus Cijantung pukul 15.30. Namun karena hujan deras, laga dipindah ke lapangan Ciracas dan baru dimulai pukul 18.00. “Anak-anak siap main sore ternyata pertandingan digelar malam,” ujarnya.
Pertandingan antara kedua tim dinilai imbang. Meskipun begitu Hayatul mengaku penyelesaian pemain Persida masih kurang. Setidaknya ada dua peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh Faisal Muttaqin dkk. Gol Persida sendiri dicetak oleh Aris Sutiyono pada menit ke 30 dan Khoiron menit ke 80. Namun dua gol ini tidak mampu menyelamatkan dari kekalahan karena sebelumnya gawang Persida sudah bobol tiga kali. “Selain itu faktor keburuntungan juga berpihak ke PS Martapura,” terangnya.(bam/jee)

Cegah Kriminalitas, Polsek Tanggulangin Sidoarjo Dirikan Pos Jaga 24 Jam di Arteri Porong Kawasan Ketapang

Cegah aksi kriminalitas di wilayah Tanggulangin, Polsek Tanggulangin dirikan pos pantau atau pengamanan di pintu masuk arteri Porong kawasan Ketapang. Pos keamanan tersebut akan dijaga beberapa personil Polsek Tanggul dalam waktu 24 jam.

Kapolsek Tanggulangin AKP Andi Yudianto, Pos Pengamanan ini didirikan atas intruksi Kapolri Jenderal Sutarman. “Pos Polisi ini untuk antisipasi kejahatan di jalanan,” katanya, Jumat (15/11/2013).

Selain menyiagakan personil di pos keamanan, personilnya juga giat melakukan giat patroli mulai pelosok desa, hingga jalan raya di perbatasan wilayah hukum Porong. “Kordinasi antar Polsek di wilayah perbatasan atau jalur rawan, juga intensif dilakukan. Termasuk melakukan razia sistem hadang, juga digiatkan,” terangnya.

Mantan Kasat Lantas Polres Sidoarjo itu menambahkan, untuk menciptakan rasa aman, selain kesatuannya giat berpatroli, pendekatan dengan masyarakat, termasuk bagian yang digalakkan.

“Masyarakat kita libatkan bersama dalam menjaga lingkungan, dan diharapkan segera melapor jika menjumpahi persoalan yang bisa memicu gejolak ditengah masyarakan atau yang mengancam ketidakkondusifan wilayah,” imbuh mantan Kapolsek Taman tersebut. [isa/ted]
sumber: beritajatim

Masih Banyak Terpasang di Jalan Protokol di Sidoarjo, Zona Larangan Kampanye Belum Sepenuhnya Dipatuhi

Nota kesepahaman (MoU) antara KPU Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo terkait zona larangan bagi pemasangan alat peraga kampanye, belum sepenuhnya dipatuhi oleh kalangan politisi.

Terbukti, masih banyak alat peraga kampanye yang terpasang di zona larangan. Satu di antaranya di sejumlah jalan protokol Kota Delta. Dari pantauan Radar Sidoarjo, perempatan jalan protokol menjadi titik yang banyak digandrungi oleh sebagian calon legislatif (caleg) DPR, DPD hingga DPRD II tahun 2014.

baliho

DPC Partai Hanura mulai mencopoti baliho yang berada di zona larangan pemasangan.

Di antaranya adalah perempatan jalan Taman Pinang Indah (TPI), perempatan Jl Raya Gedangan, dan sejumlah jalan protokol lainnya. Padahal, dalam MoU di Pendopo Delta Nugraha pada Selasa lalu (12/11), yang ditandatangani oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, disepakati sejumlah poin penting. Di antaranya adalah baliho atau papan reklame dibatasi. Yakni, satu unit parpol untuk satu desa atau kelurahan. Spanduk maksimal berukuran 1,5×7 meter dibatasi satu unit per satu caleg, untuk satu desa atau kelurahan. Zona pemasangan alat peraga di pertigaan maupun perempatan jalan desa atau kelurahan, depan kantor parpol, dan rumah pribadi.

Ketua KPU, Bima Ariesdiyanto, mengatakan bahwa setelah dilakukan MoU, semestinya masing-masing parpol berperan aktif untuk menjalankan aturan. Meski demikian, KPU masih menjalankan prinsip komunikatif. ”Dalam waktu dekat, kami hendak bertemu dengan parpol untuk mengetahui kesulitan di lapangan terkait penertiban,” ujarnya. Setelah dilakukan pertemuan, pihaknya akan bersama- sama melakukan penertiban. Baik itu dari Pemkab Sidoarjo, KPU, dan masing-masing parpol, ikut terjun di lapangan.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sidoarjo I Wayan Dendra, ditemani beberapa caleg dari partainya, turun ke jalan untuk membersihkan baliho caleg partainya yang terpampang di trotoar perempatan Jl Taman Pinang Indah. ”Setelah keluar aturan terkait larangan zona alat peraga kampanye, pihak kota berkoordinasi dengan kader Hanura. Semua kader saat ini, sudah bergerak untuk mencopoti baliho yang melanggar,” katanya. Menurut dia, aturan dari KPU akan berusaha ditaati oleh partainya. Baik itu terkait pemasangan alat peraga hingga aturan lain dari KPU. ”Meski banyak parpol yang belum mencopoti, kami berinisiatif untuk melepas baliho yang terpasang tidak sesuai aturan,” pungkasnya. (vga/c2/nug)

Napi Narkoba Rutan Medaeng Klas I Surabaya di Sidoarjo Meninggal di Dalam Sel

Seorang narapidana meninggal di dalam sel di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (13/11/2013). Narapidana bernama Enggal Dwi Kuncoro (29) ini meninggal karena penyakit jantung.

“Dia sudah lama menderita penyakit jantung koroner. Saat kejadian, dia berada di blok B, tempatnya ditahan,” jelas Kepala Rutan Klas I Medaeng, Kadiyono kepada SURYA Online, Kamis (14/11/2013).

Diungkapkan, sekitar pukul 22.00 WIB, napi yang sudah divonis atas kasus narkoba ini mengeluh dadanya sakit. Dia kemudian dibawa ke ruang medis untuk mendapat perawatan dari tim paramedis.

Namun, penyakit yang dideritanya rupanya semakin parah, sehingga nyawanya tak tertolong lagi. “Padahal dokter dan tim paramedis sudah berusaha menyelamatkan nyawanya,” terangnya.

Jenazah Enggal diambil keluarganya dari Rutan Medaeng, Kamis dini hari. “Dari informasi yang ada, napi ini sudah divonis selama 4,5 tahun di PN Surabaya pada tahun ini,” pungkasnya.
sumber: kompas

Hacker Indonesia Sukses Obok-obok Data NASA & CIA

Bukan hanya serangan bentuk DDoS dan deface saja yang ternyata bisa dilakukan oleh hacker Indonesia dalam serangan cybernya ke situs pemerintahan Australia. Baru saja, dedemit dunia maya ini juga berhasil mengumpulkan beberapa data rahasia dari CIA Australia.

Hal ini pertama kali diungkap oleh akun Facebook bernama www.facebook.com/steril1337. Akun dengan alias Black’April tersebut membeberkan berbagai data dari database sistem pemerintahan Australia yang kemudian disimpan dalam pastebin.

Beberapa data yang diungkap pun sebenarnya bisa digolongkan kategori rahasia negara. Hal ini karena menyangkut adanya data dari CIA, NASA, dan berbagai misi yang akan diselenggarakan oleh agensi tersebut.

Untuk data yang pertama bocor adalah data mengenai agen CIA Nguyen Ricard. Data ini disalin dalam pastebin http://pastebin.com/7RnbRxa6.

Data yang kedua menyangkut username dan password pemilik akun di Ozi Pilots Online, sebuah situs yang mengindeks berbagai aktivitas terbang para pilot Australia. Data ini dibocorkan dalam http://pastebin.com/7FKJLytP.

Sementara, data mengenai pilot dan misi NASA diungkap melalui http://pastebin.com/Dv95UUwq. Selain itu, banyak lagi yang diungkap dalam pastebin tersebut.

Sampai saat ini sendiri perang cyber yang berkecamuk di Australia belum menunjukkan tanda usai. Hingga kini, hacker Indonesia terus berupaya merontokkan berbagai situs yang jadi afiliasi pemerintahan negeri kanguru tersebut.
sumber: merdeka

Ditemukan Malware Baru Bernama OSX atau Crisis B Pada Mac OS, Kini Apple Mac Tak Aman Dari Malware

Laporan terbaru dari Intego menyatakan jika muncul sebuah malware baru bernama OSX / Crisis.B , atau Business Cards’ yang tidak hanya menyerang ke sistem operasi Windows tetapi juga Apple Mac.

Laporan yang ditulis di blog Intego oleh Peter James menyebutkan jika di dunia komputasi saat ini, Mac bukannya tak tersentuh. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya sebuah varian baru dari Remote Control System, berupa spyware dari tim hacking, yang mendaratkan VirusTotal dengan tingkat deteksi 0 dari 47 scanner.”

OSX/Crisis ini adalah sejenis backdoor digunakan oleh pemerintah atau lembaga penggunanya dalam serangan ke pihak yang ditargetkan. Menurut para ahli keamanan Mac di Intego. Malware ini mampu mengumpulkan data seperti audio, gambar, screenshot, dan history penekanan tombol di perangkat Mac, yang landung melaporkan data tersebut ke servernya ,” kata juru bicara perusahaan keamanan tersebut.

Untungnya, Intego mengatakan jika sudah ada software bernama VirusBarrier yang dapat melindungi perangkat Macbook pengusung Mac OS terhadap serangan jenis malware ini.

Ulang Tahun ke 68 Satuan Brimob Siap Amankan Pemilu 2014

Hari ini Satuan Brigade Mobil (Brimob) merayakan ulang tahun ke 68. Sebagai korps tertua di Polri, Brimob menyatakan siap mengamankan pemilihan umum 2014.

Upacara peringatan hari ulang tahun Brimob ke 68 ini dilakukan di lapangan Sekolah Pendidikan Brimob Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Selaku inspektur upacara dalam kegiatan ini adalah Kapolda Jawa Timur Irjen Unggung Cahyono.

Upacara memperingati hari ulang tahun Brimob ini dihadiri pasukan Brimob dari tiga detasemen yang ada di Provinsi Jawa Timur.

Irjen Unggung Cahyono berharap pasukan yang sering disebut korps baret biru ini tetap menjaga profesionalitas.

Kapolda Jawa Timur ini menegaskan, Brimob siap mengamankan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang. Pasukan Brimob
dari tiga detasemen di Jawa Timur sebanyak 2.200 personel akan dilatih untuk fokus menyukseskan Pemilu 2014.

“Tentunya ini kekuatan cukup besar untuk menjaga pengamanan pemilu 2014,” kata Unggung.

Tidak hanya menjaga wilayah Jawa Timur, pasukan Brimob ini siap diturunkan ke lokasi konflik di seluruh wilayah Indonesia. Seperti saat ini sebanyak dua kompi brimob dari Jawa Timur masih bertugas di Maluku Utara dalam rangka pengamanan pemilu kada. (Heri S)
sumber: metrotv

Page 80 of 363« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Thu, 31 Jul 2014 12:30 am WIT

Partly Cloudy

27°

High: 32° Low: 23°

Partly Cloudy

Feels like: 27 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 65%

Visibility: 8 km

Dewpoint: 23 °C

Wind: 19.31 km/h

Sunrise: 5:40 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+