Informasi Sidoarjo

Sungai di Sidoarjo Tercemar Limbah Pabrik, BLH Diminta Tegas

Kondisi sungai di Sidoarjo perlu diharapkan mendapat perhatian ekstra. Apalagi, masih banyak warga yang memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci. Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Zainul Lutfi menegaskan, limbah dari sejumlah perusahaan pun harus mendapat pengawasan khusus Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo. Pasalnya, banyak perusahaan yang masih seenaknya membuang limbah di sungai. “Ini harus dicegah. Harus ada peninjauan di lapangan,” ucapnya kemarin (17/1). Zainul meminta BLH memberikan teguran, bahkan sanksi, kepada perusahaan-perusahaan yang memang terbukti mencemari sungai di Kota Delta.
Dia menilai sejumlah kasus pencemaran sungai cenderung dibiarkan. Belum ada tindakan apa pun. “Seperti kasus ikan mati karena limbah berbahaya,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Dia juga menyebut kasus pencemaran sungai yang berdampak pada instalasi pengolahan air di Kecamatan Candi. Selain itu, pencemaran di Tanggulangin yang membuat ribuan ikan mati. Jika tidak ada tindakan, Zainul mengingatkan, perusahaan-perusahaan tersebut akan terus melakukan pelanggaran serupa. Tak ada efek jera. BLH pun harus konsisten menelusuri polusi yang terjadi di sungai. “Kami prihatin dengan warga yang menjadi korban pencemaran sungai,” pungkasnya.”(vga/rek)

Tips Jika SIM Anda Hilang

Jika SIM Anda hilang, lakukan prosedur di bawah ini.

1. Silakan anda membuat Laporan Polisi (LP) ke Polsek/res terdekat dengan Tempat Kejadian Perkara dimana kehilangan SIM tersebut.
Setelah LP terbit, fotocopy rangkap 3 atau sesuai kebutuhan, lalu minta diberi stempel
legalisir.

2. Bawa foto copy LP yang sudah dilegalisir ke Satpas (Satuan Penerbitan SIM) dimana SIM anda diterbitkan lalu masuklah ke pendaftaran.

Setelah itu, petugas akan meminta LP kehilangan, anda bayar, lalu tunggu antrian foto. TIDAK ADA UJIAN ULANG jika SIM anda masih berlaku.

Laporan Polisi seperti tersebut diatas bisa dipergunakan untuk mengurus surat2 berharga lainnya seperti KTP atau Kartu ATM apabila mitra humas kehilangan dompet/tas.
sumber: korlantas mabes polri

Efek Nelayan Sidoarjo Tak Melaut Karena Cuaca Buruk, Harga Ikan Mulai Melangit

Cuaca buruk tak hanya membuat rejeki para nelayan terganggu, tapi para pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga terganggu karena pasokan ikan sedikit dan akhirnya harga ikan melambung tinggi.

Seperti yang dikatakan Sutikno, satu di antara penjual ikan laut di TPI Sedati, Sidoarjo. Saat berbincang Jumat (17/1/2014) mengatakan, saat ini ikan laut hanya ada di pengepul besar saja namun jumlahnya juga tidak banyak. “Ya sekarang ini ya jarang cuma ada di pengepul-pengepul besar saja. Kalau di pedagang-pedagang biasa hanya sedikit bahkan hampir tidak ada,” kata dia. Ini terbukti dari banyaknya lahan pedagang ikan di TPI Sedati yang banyak tutup karena tidak ada yang bisa dijual seperti biasanya. “Ini karena cuaca buruk sehingga tidak ada yang berani melaut karena datangnya angin barat,” ujar dia. Saat ini hanya nelayan-nelayan tertentu yang melaut seperti mencari ikan teri karena nelayan pencari kerang pun tak berani melaut.

Lanjut Sutikno, pedagang hanya menjual ikan-ikan yang berasal dari tambak seperti mujaer, patin dan gurami. Karena ikan-ikan ini yang mudah dipasok oleh pedagang. “Adapun sekarang harga ikan-ikan laut ini jadi naik sekitar 3-4 persen dari harga semula,” katanya.

Jelang Pemilu Polres Sidoarjo & Kemenkumham Sepakat Amankan Lapas

Jajaran Kepolisian Resor Sidoarjo melakukan penandatanganan “Memorandum of Understanding” (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur untuk pengamanan Lembaga Pemasyarakatan menjelang Pemilihan Umum 2014.

Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki di Sidoarjo, Jumat, mengatakan penandatanganan “MoU” tersebut untuk meningkatkan penjagaan, pengawasan dan pengamanan dua lapas menjelang Pemilu 2014 yakni Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong dan Lapas Kelas II-A di Sidoarjo.

“Selain itu, penjagaan juga dilakukan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo,” katanya.

Ia mengemukakan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan ini juga untuk mempererat harmonisasi, sinkronisasi dalam pengamanan Pemilu 2014, termasuk dalam menindak mencegah peredaran narkoba di manapun, baik di luar maupun di dalam tahanan.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyarankan supaya petugas lebih sigap terhadap segala kemungkinan yang terjadi, terutama tindakan kriminalitas.

“Oleh karena itu, sebaiknya ada sirine yang bisa menghubungkan antara lembaga pemasyarakatan dan juga kantor polisi supaya koordinasi yang dilakukan bisa lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, Amiruddin dari Kanwil Kemenkumham Jatim mengatakan kerja sama ini untuk meningkatkan pengamanan pada pada wilayah Kemenkumham, khususnya di lapas dan rutan, untuk meminimalkan kriminalitas dan peredaran narkoba.

“Apalagi saat ini mendekati momentum politik yaitu pemilihan legislatif dan juga pemilihan presiden peningkatan keamanan harus benar-benar ditingkatkan secara bersama-sama,” katanya. (*) (antara)

PSSI Sidoarjo Seleksi 32 Pemain U-12 di Klub Internal Untuk Ikuti Danone Jatim

PSSI Sidoarjo kemarin melakukan seleksi terhadap 32 pemain usia 12 yang sebelumnya pernah mengikuti kompetisi internal. Dari jumlah tersebut akan diambil 22 pemain yang akan diikutkan dalam Piala Danone U-12 Jawa Timur yang akan digelar di Malang 1-2 Februari mendatang. Ke 22 yang akan diambil dari seleksi kemarin, akan dibagi ke dalam dua tim. Yakni tim Putra Jenggolo dan Putra Pahlawan. “Tahun ini kita akan mengirimkan 2 tim di Piala Danone,” kata Sekretaris PSSI Sidoarjo, Ibnu Hambali. Seleksi ini rencananya akan dilakukan hingga Sabtu (18/1) mendatang. Selanjutnya pemain yang sudah terpilih akan dipersiapkan lagi melalui latihan rutin. Ibnu juga mengagendakan untuk melakukan uji coba dengan klub lain sebelum bertanding di Piala Danone. “Paling tidak nanti akan ada 3 kali laga uji coba,” tandasnya.

Warga Tropodo Waru Sidoarjo Wadul Ke Dewan, Semenjak Ada Perumahan Green Mansion & Surya Citra Residence Daerah Mereka Sering Kebanjiran

Warga di wilayah RT 18 dan 85 RW 2 Desa Tropodo Kecamatan Waru sambat ke dewan. Mereka mengeluh karena wilayahnya sering terendan air yang diduga akibat adanya dua perumahan yang beberapa bangunannya menyumbat aliran sungai setempat.
Bukan hanya sambat. Warga juga mengajak anggota dewan untuk sidak, dan melihat kondisi sungai yang diapit dua perumahan yang dimaksud. Yakni Green Mansion, Desa Ngingas, dan Perumahan Surya Citra sungai tersumbat. Kondisi sungai juga sangat memprihatinkan. “Kami sangat menderita jika kondisinya seperti ini terus,” ucapnya. Hal yang sama juga diucapkan oleh Hasan warga RT 18. Dia mengaku air yang meluber selalu menggenangi rumahnya. “Keberadaan perumahan tersebut membuat warga sekitar terkena dampak yang tidak baik,” tegasnya.
Kepala Desa Tropodo Yusuf mengatakan, kondisi tersebut memang sangat mengganggu warga sekitar perumahan. Untuk mencari solusi pihaknya bersama dengan Kepala Desa Ngingas akan segera memanggil pihak pengembang untuk dipertemukan dengan warga. “Ini jangan dibiarkan dan harus ada solusi,” ucapnya.
Anggota DPRD Sidoarjo Warih Andono mengatakan, pihaknya juga akan meminta penjelasan dari pihak pengembang. Masalah banjir yang dialami warga harus segera diselesaiakan. Pihak pengembang jangan merugikan warga yang sebelumnya sudah tinggal lama. “Harus ada solusi cepat,” ujar politisi Golkar ini. (vga/nug)

Rumah di Taman Sari Semampir, Sedati Sidoarjo Digarong, Dua Motor Raib

Kawanan pelaku pencuri kendaraan bermotor (curanmor) kembali berulah di wilayah hukum Polres Sidoarjo. Mereka menyatroni sebuah rumah di Perumahan Taman Sari II, Desa Semampir, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Kamis (16/1) dinihari. Dua unit sepeda motor milik pasangan Wasino, 37, dan Asmaul Khusna, 36, serta satu dompet beserta isinya raib dibawa kabur kawanan pencuri. Kerugian yang diderita sopir bus sebuah perusahaan penerbangan itu diperkirakan mencapai puluhan jutaan rupiah.
Aksi pecurian tersebut diketahui pertama kali oleh Wasino sekitar pukul 03.00 karena dibangunkan tetangga yang melihat pintu rumah terbuka lebar. Dari tiga motor yang dimilikinya, hanya tersisa satu, Supra 125. “Waktu bangun itulah, suami saya kaget karena dua sepeda motor sudah raib,” kata Asmaul Khusna.
Dua motor yang hilang adalah Honda Vario putih dan Honda Revo putih W 2978 PX. “Yang Vario saya lupa karena STNK-nya ikut hilang. Dua motor itu sudah biasa diparkir di ruang tamu,” kata korban yang juga pemilik salah satu usaha jual beli mobil tersebut. Asmaul sempat mengira suaminya bercanda saat membangunkannya dan mempertanyakan mengenai motor. Karenanya dia sempat tidak menghiraukannya. Namun setelah itu dirinya tersadar bahwa sang suami tidak main-main, ia pun berusaha untuk mengecek seisi rumah. “Ternyata satu buah handphone, dompet yang berisi dua STNK itu, SIM, ATM, dan sejumlah uang tunai juga hilang,” tuturnya. Malam itu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke satpam dan RT setempat. Perisitiwa itu membuat beberapa tetangga prihatin dan mendatangi rumah korban. “Ya banyak warga yang kumpul dan menanyakan awal mula kejadian itu dan lewat mana pelaku masuk rumah,” jlentrehnya. Menurut Asmaul, pelaku diduga masuk rumah dengan cara mencongkel dan merusak kunci jendela ruang tamu.
“Kemungkinan pelaku masuk lewat jendela, soalnya jendela rumah saya tidak bisa dikunci lagi gara-gara rusak itu, dan setelah itu pelaku membuka pintu dan mengeluarkan sepeda motor yang kebetulan saat itu kuncinya tergeletak,” ucapnya. Sementara itu sekitar pukul 04.00, ada dua orang menggunakan helm teropong dan mengendarai sepeda motor Vario terlihat memperhatikan rumah korban dari kejauhan. “Warga yang curiga itu adalah kawanan curanmor susulan, akhirnya mengejar dua orang yang memiliki badan tegap itu sambil berteriak maling,” imbuhnya.
Dua orang yang mengetahui hal itu langsung memutar balik motornya dan berusaha melarikan diri dengan melaju kecepatan tinggi. Saat itu warga mengejar keduanya hingga jarak sejauh satu kilometer, pasalnya setelah itu keduanya berhasil melarikan diri. “Sempat suami dan adik saya mengejar mereka, namun karena gerak mereka cepat, akhirnya kami pun kehilangan jejaknya,” kata Asmaul. Sekitar pukul 05.00, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sedati. Tak selang waktu, polisi langsung mendatangi rumah korban dan melakukan olah TKP. (gal/nug)

Jelang Pemilu Legislatif 9 April 2014, KPU Sidoarjo Segera Tertibkan Atribut Kampanye

Menjelang pelaksanaan pemilihan umum legislatif, 9 April 2014, semakin banyak calon anggota legislatif yang memasang atribut kampanye di sembarang tempat. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo mendesak para caleg dan 12 partai peserta pemilu untuk mematuhi berbagai aturan main kampanye. “Tim kami sudah melakukan pemantauan di berbagai tempat. Dan, memang cukup banyak pelanggaran di lapangan,” ujar Ketua KPU Sidoarjo Bhima Aries Diyanto kemarin (16/1).
Berbeda dengan penertiban atribut pada November 2013, menurut Bhima, kali ini KPU Sidoarjo tidak lagi mengundang 12 partai peserta pemilu untuk membicarakan persoalan ini. Sebab, upaya persuasi sudah sering dilakukan. “Yang jelas, kalau ada pelanggaran, ya, kami langsung menindak. Kami hanya mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku,” ujarnya. Bhima mengaku bisa memahami kebutuhan para caleg, baik DPRD Sidoarjo, DPRD Jawa Timur, maupun DPR RI, untuk melakukan sosialisasi menjelang pelaksanaan pileg. Sosialisasi menjadi penting dalam pemilu sistem proporsional terbuka seperti sekarang. Hanya saja, dia mengingatkan, sosialisasi tetap harus mengacu pada aturan main yang sudah disepakati. Meski punya kewenangan untuk menindak para pelanggar aturan kampanye, Bhima kembali mengimbau para pengurus partai politik untuk segera memindahkan atributatribut ke tempat lain yang tidak melanggar aturan. Selama ini, menurut Bhima, pengurus partai-partai di Sidoarjo sangat kooperatif dan mau mendengar masukan dari KPU. “Kita ingin agar suasana menjelang pemilu legislatif di Sidoarjo tetap kondusif dan aman. Silakan sosialisasi, tapi jangan sesekali- kali melanggar aturan yang sudah disepakati,” ucap Bhima. (vga/rek)

Final Inter Island Cup (IIC) 2014 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Sabtu (25/1/2014)

PT Liga Indonesia menjadwalkan babak 8 besar akan dilangsungkan pada Sabtu (18/1/2014) – Rabu (22/1/2014). Masing-masing klub dibagi ke dalam dua grup. Grup A terdiri dari Sriwijaya FC, Arema Cronus, Barito Putera, dan Perseru Serui. Pertandingan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten, Malang. Sedangkan Grup B, Persib Bandung, Persik Kediri, Persiram Raja Ampat, dan Mitra Kukar. Pertandingan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.
Kemudian dua klub peringkat teratas di masing-masing grup akan melaju ke babak final. Pertandingan final dilangsungkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (25/1/2014).

Tak Hanya Promosi, UKM Sidoarjo Minta Pemkab Turut Bantu Pemasaran

Tidak hanya promosi, usaha kecil menengah (UKM) perlu bantuan Pemkab Sidoarjo untuk pemasaran. Ketua Industri Tas dan Koper (Intako) Sihabudin mengatakan, sejumlah UKM di kawasan Tanggulangin ingin agar pemkab bersedia membantu memasarkan produk- produk unggulan. “Yang penting saat ini adalah pamasaran. Kalau hanya menunggu pesanan, ya, tidak akan berkembang. Proses jemput bola harus dilakukan,” ucapnya kemarin (14/1). Bantuan pemasaran itu, menurut Sihabudin, lebih dibutuhkan UKM-UKM baru agar tidak gulung tikar. Sebab, kompetisi di dunia usaha sangat ketat. Sementara UKM-UKM baru belum begitu mengetahui jalur pemasaran produknya. “Jangan sampai niatnya untuk pengembangan, tapi tidak ada dukungan sama sekali,” terangnya. Sihabudin menegaskan, pemasaran produk UKM Sidoarjo jangan hanya terbatas di Jawa Timur, tapi perlu ke luar Jawa, bahkan luar negeri. “Asalkan, produk yang ditawarkan benar-benar unggulan,” ucapnya.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, pembinaan terhadap UKM terus dilakukan agar para pelaku usaha bisa bersaing. Tahun lalu, UKM di Kabupaten Sidoarjo mencapai 169 ribu unit.
“Jika sudah memiliki produk unggulan, tentu saja pemasaran akan kami bantu,” jelasnya. Menurut Fenny, ada beberapa sentra industri yang kurang berkembang, atau bahkan terpuruk di Sidoarjo. Untuk sentra industri yang kurang bergairah akan dilakukan evaluasi. Evaluasi itu, menurut dia, untuk menggairahkan kembali semangat kewirausahaan di kalangan pelaku usaha. “Jangan sampai putus asa,” pungkasnya.”(vga/rek)

Page 80 of 398« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Thu, 28 May 2015 8:00 pm WIT

Partly Cloudy

28°

High: 32° Low: 25°

Partly Cloudy

Feels like: 28 °C

Barometer: 982.05 mb and rising

Humidity: 74%

Visibility: 9 km

Dewpoint: 25 °C

Wind: 14.48 km/h

Sunrise: 5:33 am

Sunset: 5:17 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+