Informasi Sidoarjo

31 Pemain Timnas U-19 Garuda Muda Jaya Jalani TC di Sidoarjo

Tim nasional Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) jelang tampil pada babak kualifikasi Piala Asia U-19. Pelatnas dilangsungkan di Jawa Timur mulai Jumat 27 September 2013.

Indra Sjafri, Pelatih Timnas Indonesia U-19, mengatakan para pemain sudah berkumpul. Sebagian besar mereka merupakan penggawa timnas U-19, yang berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19.

“Sejumlah 20 pemain lama dipanggil. Sementara, 11 lainnya pemain baru. Sistem promosi dan degradasi diberlakukan. Nantinya, saya akan mengambil 23 pemain untuk Pra Piala Asia,” kata pelatih 50 tahun itu.

Pelatih kelahiran Sumatera Barat itu meminta, Evan Dimas dan kawan kawan fokus berlaga pada babak kualifikasi Piala Asia 2014. Modal gelar juara Piala AFF U-19, menjadi motivasi tampil lebih baik.

“Jangan berpuas diri, kita harus bekerja keras. Pemain harus bersiap. Kita harus bertekad memberikan yang terbaik. Itu bisa dicapai dengan kerja keras,” tuturnya, Jumat (27/9/2013).

Timnas U-19 tergabung di Grup G bersama Laos, Filipina, dan Korea Selatan. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, pertandingan akan dilangsungkan di Jawa Timur, yakni Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Petrokimia Gresik pada 8 – 12 Oktober mendatang.

Skuat ‘Garuda Jaya’ memulai kiprah pada babak kualifikasi Piala Asia U-19 menghadapi Laos pada 8 Oktober 2013. Dua hari kemudian akan menjajal kekuatan Filipina. Terakhir, pertandingan melawan Korea Selatan pada 12 Oktober 2013.
sumber: Tribunnews

Warga Deltasari Ancam Pengembang Sita Lahan Kosong Untuk Fasum Tanah Makam

Karena sulit mendapatkan lahan makam, ratusan warga Deltasari Indah, Kecamatan Waru, Sidoarjo, menggelar demo menuntut lahan makam kepada PT. Hasana Damai Putra selaku pengembang.

Warga menyita paksa lahan kosong seluas 4 ribu meter persegi milik pengembang, dengan mendirikan papan nama penguasaan dan akan digunakan sebagai lahan pemakaman warga.

Warga juga membakar sebuah keranda mayat di lokasi lahan kosong yang disita tersebut, sebagai simbul matinya pemerintah dan pihak pengembang perumahan dalam menyediakan lahan makam untuk warga.

“Warga sudah sangat kesal karena setiap ada anggota keluarga yang meninggal, pasti kesulitan mendapatkan tanah makam.”terang Subiyanto, warga Deltasari Indah, jum’at (27/9).

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut, pihak pengemabng mengaku, sudah melakukan mediasi dengan warga setempat. Bahkan, pengembang sudah menyediakan lahan makam umum, di komplek pemakan Delta Praloyo di kawasan lingkar Timur Sidoarjo.

Pihak pengembang juga mengaku telah memberikan fasilitas mobil jenazah dan uang jasa pemakanan. Namun pihak warga menolaknya karena letaknya yang terlalu jauh. Sedangkan tanah seluas 4.000 Meter persegi yang disegel warga itu, sudah menjadi fasilitas umum pemerintah Sidoarjo.

Aksi demo warga ini akhirnya bubar, setelah mereka memasang patok dan papan pengumuman di lahan kosong yang akan digunakan warga sebagai pemakaman.
sumber: lensaindonesia

Murid TK di Sidoarjo Kampanye Anti Miras

Puluhan siswa taman kanak-kanak (TK) di Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mengampanyekan gerakan anti-minuman keras (miras). Kampanye itu guna mengajak anak-anak tidak bersinggungan dengan miras sejak dini.

Berdasarkan pantauan, kampanye diawali dengan menghancurkan belasan replika botol minuman keras oleh para anak yang dipandu sejumlah guru. Aksi itu sebagai bentuk penolakan terhadap peredaran miras secara bebas di pasaran. Apalagi yang memprihatinkan, miras telah merenggut banyak korban jiwa, seperti yang terjadi di Surabaya sepekan lalu.

Seorang siswa peserta kampanye Rafif Arijanto mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan itu. Meski mengaku tidak mengetahui minuman keras yang dimaksud, dia cukup senang karena bisa menghancurkan botol-botol miras lalu membuangnya ke tempat sampah yang disediakan. “Senang bisa ikut acara ini, bisa ngancuri miras-miras juga dan dibuang ke tong sampah,” ujar Rafif.

Sementara itu guru pemandu mengaku kegiatan kampanye anti-miras sebagai wujud pendidikan moral sejak dini yang diberikan kepada para siswa. Siswa juga diajak untuk memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap lingkungan mereka. “Gerakan ini untuk pesan moral, khususnya bagi anak-anak usia dini agar menjauhi minuman keras,” ujar Icha seorang guru pemandu.

Dia pun berharap pemerintah berperan aktif mengawasi peredaran miras di pasaran. Miras berdampak pada keresahan masyarakat, karena tidak sedikit korban jiwa akibat keracunan miras maupun keributan yang ditimbulkan oleh pengonsumsinya.

Setelah melakukan aksi menghancurkan replika botol miras, para siswa diajak melihat proses pembuatan dan merasakan minuman sehat berupa jus buah. Minuman sehat sejak usia dini dinilai dapat membantu proses tumbuh kembang anak sehingga sehat dan memiliki daya tahan tubuh.
sumber: okezone

Buruh di Buduran Sidoarjo Perkosa Anak SD Gara-Gara Lihat Celana Dalam

Setan apa yang merasuki Didik Setiawan (22) hingga nekat memperkosa adik sepupunya yang masih kelas 5 SD. Didik bahkan sempat mengancam korban dengan obeng dan tang.

Kala itu, Didik yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik plastik di Buduran Sidoarjo, ini mengunjungi rumah orang tua korban. Kebetulan hari itu, kedua orang tua korban sedang bekerja.
Korban yang berusia 11 tahun, siang itu sedang tiduran sambil menonton tayangan televisi.

Korban pun tak merasa terganggu dengan kehadiran Didik. Tapi alangkah bejat, Didik yang sekilas melihat celana dalam adiknya itupun termotivasi. Muncullah ide, Didik meminta korban mengambil obeng dan tang yang ada di kamar korban.

“Saat itu, dia (korban) langsung saya rebahkan ke tempat tidur,” aku Didik saat mendekam di Polsek Tulangan, Sabtu (28/9/2013).

Korban sempat meronta dan berteriak. Nahasnya, Didik dengan kejamnya membenturkan badan korban ke tembok keras-keras.

Didik bukan satu kali melakukan pemerkosaan. Saat itu juga, pria lulusan SMK ini pun memuaskan hasratnya, memperkosa adik sepupunya dua kali. Korban tak kuasa melawan.

“Saya ancam, kalau kamu nggak mau, akan saya bunuh pakai ini,” ucap tersangka sambil menunjuk obeng.

Usai memuaskan hasratnya, Didik kembali mengancam korban. Didik melarang korban menceritakan kejadian ini ke orang lain, termasuk ke orang tua korban.

Beberapa hari berlalu, korban tak mampu menutupi akibat dari hal nahas yang menimpanya. Orang tua korban mulai curiga. Saat itu, korban menunjukkan tingkah yang aneh, lebih pendiam dan cara jalannya tidak normal. Akhirnya korban mengeluh kepada orang tuanya, bahwa alat vitalnya sakit.

Kejadian ini pun langsung merebak ke telinga warga Dusun Karang Ploso RT 6 RW 4 Desa Gelang Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Warga mengancam, bila kasus ini harus dilaporkan ke kepolisian.

Keluarga korban sepakat, dan melaporkan kejadian yang menimpa LD ke Polsek Tulangan. Petugas pun langsung memburu tersangka Didik.

“Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di tempat kerjanya,” kata Kanitreskrim Polsek Tulangan, Aiptu Suhada.

Didik dijerat Pasal 285-287 KUHP tentang pemerkosaan. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

sumber: detik

Korupsi Kasda 2,3 M, Mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso Ajukan PK Atas Putusan MA

Mantan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso (57) terpidana korupsi kas daerah tahun 2005 silam dikabarkan bakal mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA).

Hal itu diungkapkan oleh Samba Perwirajaya yang mengatakan pihaknya selaku kuasa hukum Win Hendrarso segera mendaftarkan PK. “Rencananya Senin atau Selasa depan kami daftarkan,” katanya, Jumat (27/9/2013).

Pihaknya juga memastikan Win Hendrarso bakal datang setiap sidang PK nya. “Kami komitmen akan selalu hadir mengikuti persidangan tersebut,” sambungnya.

Saat ditanya apakah pihaknya telah menerima surat pemanggilan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Samba membenarkannya. “Kami memang sudah terima surat yang pertama dari Kejari Sidoarjo. Ini juga langkah kita untuk menghormati proses hukum yang berjalan,” jelasnya.

Seperti diberitakan, putusan kasasi bernomor 1891 K/Pid.Sus/2012 dengan majelis hakim agung yang diketuai Suharuddin Utama mengabulkan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Sidoarjo. Win dinyatakan terbukti melakukan korupsi bersama-sama dan divonis 5 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Win juga diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 2 miliar. Bila tidak mampu membayar selama sebulan maka aset dan harta bendanya akan disita dan dilelang untuk diberikan kepada negara. “Atau diganti dengan pidana penjara selama dua tahun,” demikian ditulis di dalam amar putusan.

Vonis kasasi tersebut mementalkan putusan bebas (onslag) di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, April 2012 lalu. Di tingkat PT, Win dinyatakan bahwa perbuatannya dalam kasus ini tidak termasuk tindak pidana sehingga dibebaskan. Sebelumnya vonis PT ini mementalkan putusan Pengadilan Tipikor Surabaya yang menjatuhkan pidana penjara 1 tahun penjara plus denda Rp 200 juta.

Sekedar diketahui, kasus ini terkuak pada 2010 silam. Bersama Nunik Ariyani (mantan Kepala Dispenda Sidoarjo) dan mantan pemegang kunci brankas Dispen Agus Dwi Handoko, Win diduga kuat terlibat pencairan duit Kasda Rp 2,3 miliar pada tahun 2005 dan 2007, saat dia menjabat sebagai Bupati Sidoarjo.

Sejak diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya awal 2011 lalu, Win belum pernah ditahan kejaksaan. Dengan dijatuhkannya vonis 5 tahun penjara di tingkat kasasi, perkara Win bisa disebut inkracht (berkekuatan hukum tetap).
sumber: lensa indonesia

Pesta Sudah Usai, Punggawa Garuda Muda Kembali Berlatih di Sidoarjo

Pesta Sudah usai. Itu yang disampaikan pelatih tim nasional (timnas) U-19, Indra Sjafri, selepas mengantar tim Garuda Jaya, julukan timnas U-19, menjuarai Piala AFF U-19. Indra akan kembali fokus menempa Evan Dimas dkk, sebagai persiapan jelang berlaga babak Kualifikasi Piala AFC U-19, 8-12 Oktober mendatang.

Timnas U-19 kembali memberikan kado juara bagi sepakbola Tanah Air. Dimana gelar tersebut hadir, setelah dua dekade sepakbola Indonesia tidak lagi merasakan gelar juara. Terakhir sepakbola Indonesia berpesata adalah, setelah Widodo C Putra dkk berhasil meraih medali emas di SEA Games 1991, Manila Filipina.

Disambut euforia kemenangan yang begitu besar, Indra tidak khawatir anak-anak asuhnya menjadi tinggi hati. Pelatih asal Padang, Sumatra Barat, ini pun menegaskan, anak-anak asuhnya akan mencoba melupakan keberhasilan terdahulu. Dan mulai kembali fokus, pada pertarungan selanjutnya di Kualifikasi Piala AFC.

Timnas U-19 sendiri tergabung dengan Korea Selatan (Korsel), Laos, dan juga Filipina di Grup G. Untuk lolos langsung ke putaran final di Myanmar pada 2014, Indonesia wajib keluar sebagai juara grup. Atau minimal untuk lolos, tim Garuda Jaya masuk sebagai enam runner up terbaik.

“Kami dari tim kepelatihan timnas U-19, pasti akan mengantisipasi soal mental pemain yang sedang tinggi-tingginya. Kami akan tata dengan baik, persiapan jelang babak kualifikasi Piala AFC U-19, yang pastinya akan lebih berat dari ajang sebelumnya,” sambung pelatih kelahiran, 2 Februari 1963 tersebut.

Indonesia sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah babak Kualifikasi Piala AFC U-19 Grup G. Di mana dua stadion di Jawa Timur yaitu Stadion Petrokimia, Gresik, dan Stadion Gelora Deltra, Sidoarjo, akan jadi dua venue yang akan dipakai untuk menggelar babak kualifikasi nantinya.

Sementara timnas U-19 seperti dijelaskan Indra, sudah mulai melakukan persiapan di Sidoarjo, mulai kemarin. Indra pun menambahkan, jika sudah ada 31 pemain yang sudah bergabung dalam pelatnas tersebut.

Jadwal Laga Timnas U-19 di babak Kualifikasi Piala AFC U-19:
8 Oktober 2013: Indonesia vs Laos
10 Oktober 2013: Filipina vs Indonesia
12 Oktober 2013: Korea Selatan vs Indonesia.
sumber: okezone

Warga Perum Deltasari Indah, Waru Sidoarjo Tuntut Fasum Tanah Makam ke PT Hasanah Damai Putra

Ratusan warga Perumahan Deltasari indah Desa Kureksari Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, meluruk kantor PT Hasanah Damai Putra sela ku pengembang perumahan.

Kedatangan ratusan warga ini untuk menuntut tanah Fasum makam seluas satu hektar yang pernah dijanjikan oleh pihak pengembang tersebut.
Sambil berjalan mengelilingi kantor PT Hasanah Damai Putra. Ratusan warga ini membentangkan sepanduk yang bertuliskan’ kami menuntut hak kami, berikan hak kami’ dengan diiringi musik yang ada diatas mobil pick up yang ada dibelakang para pendemo ini.

Menurut Subiakto selaku ketua forum lintas RW warga Delta sari Indah ini mengatakan, bahwa tujuan warga melakukan aksi demo ini agar dari pihak pengembang PT Hasanah Damai Putra mau menepati janjinya soal tanah makam tersebut, “sejak pertama kali kami menempati perumahan sini pada tahun 1985 hingga saat ini tak ada realisasi tanah yang dijanjikan oleh pihak pengembang,” ujarnya, Jumat ( 27/09)

Bahkan, tanah makam yang dijanjikan seluas satu hektar oleh pihak Pengembang kepada warga,ternyata realisasinya tidak sesuai dengan yang dijanjikan, “otomatis kami menuntut ke pihak pengembang, karena lahan yang disediakan tidak sesuai,” ucapnya

Sementara itu ditemui ditempat terpisah, Sonddhy Setiady Branch Manager PT HDP saat dikonfermasi mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyediakan fasum tanah makam sesuai ketentuan yang berlaku, “saya kira di masalah ini ada kesalah pahaman antara pihak kami dengan warga, karena kita sudah menyediakan lahan makam seluas 1,200m2 dan penyerahan dana partisipasi 2 persen untuk tempat pemakaman Umum yang dalam hal ini sudah dikelola oleh pihak pemkab Sidoarjo,” ujaranya.

Sonddhy menjelaskan, pihaknya juga sudah menyediakan fasum tanah makam untuk warga Delta Sari indah yang di letakan di daerah Lingkar Timur, “sebelum warga membeli perumahan sini kami sudah mengatakan bahwa fasum makam sudah ada tapi di daerah Lingkar Timur, karena di area desa Kurek Sari sini masyarakatnya tidak mau untuk berbagi temapat makam walaupun dengan kompensasi harus membayar,” imbuhnya

Bahkan pihak HDP (Hasana damai Putra) juga pernah menawarkan kepada warga,apabila warga merasa kejauhan dengan fasum yang disediakan oleh pengembang, pihak HDP akan memfasilitasinya, “saya sudah ajukan omongan kepada warga bila warga keberatan dengan jaraknya yang jauh di Lingkar Timur, pihak kami bersedia memberikan fasilitas untuk warga,tapi entah karena apa, ada beberapa warga yang menolak dan ada juga beberapa warga yang setuju dengan tawaran kami ,” tuturnya

Sementara itu tanah fasum yang diinginkan oleh warga sebagai tanah makam adalah tanah fasum tempat sampah yang notabenya sudah di kelolah sepenuhnya oleh Pemkab Sidoarjo, ” kalau tanah fasum tempat sampah itu yang di inginkan oleh warga jelas warga salah sasaran kalau berdemo ke kantor kami, karena tanah TPS itu sudah dikelolah oleh pihak Pemkab,jadi warga harus mendatangi pemkab Sidoarjo, bukan ke tempat kami,” tutupnya.

Demo yang hanya sebentar dilakukan oleh warga itu, akhirnya membubarkan diri setelah sempat membakar keranda mayat di lokasi TPS sebagai tanda kekecewaanya kepada PT HDP itu.
sumber: suarakawan

Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Muridnya, Kepala Sekolah SDN Semambung Wonoayu Sidoarjo Dilaporkan 3 Orang Wali Murid Ke Polisi

Diduga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada murid-muridnya, kepala sekolah SDN Wonoayu Tonijanto, dilaporkan polisi.

SDN Wonoayu yang terletak di Desa Semambung Kecamatan Wonoayu kabupaten Sidoarjo itu mendadak gempar, pasalnya kepala sekolah sekolahan tersebut Tonijanto dilaporkan 3 orang wali murid yang anaknya duduk dibangku kelas 4 tersebut, dari masing-masing anak ini yaitu berinisial KF (10), F (10) dan M(10).

Laporan wali murid itu langsung ditangani oleh pihak penyidik Satreskrim Polsek Wonoayu, Dalam laporan tersebut , wali murid mengatakan bahwa anaknya telah mengungkapkan bahwa anaknya sering mendapatkan perlakuan yang tak wajar dari kepala sekolahnya itu, “anak saya disuruh ke dalam kantor kepala sekolah, lalu dipangku terus diciumi dan yang paling saya tidak suka itu dadanya diraba-raba. Itu pengakuan anak saya pak, sudah dua kali pak kepala sekolah ini berbuat seperti itu. “ ucap Sri Wahyuni ibu dari KF, Jumat (27/09)

Saat ditanya, kapan kepala sekolah berbuat pelecehan seksual ? Sri menjawab saat anaknya sedang hendak pulang sekolah atau saat jam istirahat, “ ya pas mau pulang dan kadang saat istirahat, dan itu anak saya sendirian tidak sama temannya “ jawab Sri. Sri mengutarakan, jika perbuatan Kepala Sekolah tersebut hanya sebatas rasa kasih sayang seorang guru kepada muridnya,pasti tidak seperti itu, “ sebagai orang tua, saya kecewa dan kesal atas tindakan kepala sekolah yang seharusnya menjadi tauladan bagi murid-murid. Tapi malah berbuat tak senonoh,” ucapnya.

Sementara itu,prilaku nyimpang kepala sekolah ini ternyata juga dialami oleh murid – murid lainya“ anak saya juga dipanggil keruangan kepala sekolah dan di ciumi.dan setelah itu Kepala sekolah memberi uang anak saya 10 ribu dengan mengatakan agar korban tidak melaporkan ke orang tuanya,” ucap orang tua F

Kapolsek Wonoayu AKP Hardiyantoro mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada para pelapor. Dan juga akan memanggil pihak kepala sekolah tersebut, “ kami terima laporan tersebut dan kami juga akan melakukan pemeriksaan, serta memanggil kepala sekolah SDN tersebut, karena kasus dugaan pelecehan seksual anak dibawah umur yang dialami oleh murid SD inisangat rawan jadi setelah laporan ini petugas kami akan langsung memanggil kepala sekola tersebut .” Ucapnya

Sementara itu, ditemui ditempat terpisah, Kepala Sekolah yang hendak dimintai keterangan sudah tidak ada lagi di sekolah,bahkan. Awak media yang akan mengambil gambarpun dilarang oleh pihak sekolah.
sumber: suarakawan

Pemkab Sidoarjo Berencana Ambil Alih Wisata Lumpur Lapindo

Kawasan tanggul yang terus berkembang di sekitar semburan lumpur tampaknya menarik perhatian Pemkab Sidoarjo. Ada wacana pemkab mengambil alih kawasan tersebut untuk dijadikan wisata lumpur yang dikelola dengan baik. Harapannya, pengelolaan dapat menyedot wisatawan lokal maupun internasional. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Pramu Sigit mengatakan, pengelolaan wisata lumpur dengan baik memang akan membuat kawasan semburan dapat dinikmati wisatawan. Pendapatan bisa didapat oleh warga sekitar jika penataanya dilakukan dengan baik. “Kami sempat membahas hal itu (pengambilalihan wisata lumpur). Saya kira jika dikelola dengan baik oleh dinas pariwisata akan berdampak positif,” terangnya. Dia menganggap, saat ini pengelolaan wisata lumpur memang belum optimal. Di antaranya masalah parkir. Parkir di kawasan wisata lumpur ditarik dengan seenaknya oleh tukang parkir setempat. Hal itu yang menyebabkan orang malas balik ke tempat tersebut. Menurutnya, dengan pengelolaan yang optimal, di antaranya tentang parkir itu, juga akan menambah pendapatan warga setempat yang melakukan pengelolaan. “Jika kita diberikan wewenang akan kita optimalkan,” paparnya. Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dwinanto Hesti Prasetyo mengatakan, BPLS tidak mempunyai kewenangan untuk menyetujui dan menolak wacana pengambilahan wisata lumpur. Saat ini lahan di sekitar semburan lumpur yang masuk dalam peta area terdampak (PAT) sedang dilunasi oleh PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ). “Secara hukum jika nantinya dilunasi, tanah akan menjadi milik PT MLJ,” katanya.

Laka Maut Yang Tewaskan 2 Pengendara Motor Didepan Lippo Plasa Sidoarjo, Pengendara Innova Resmi Sebagai Tersangka

Dian Hermawan, pengemudi mobil Toyota Innova yang menabrak tiga motor dan mengakibatkan dua orang korban tewas dalam kecelakaan beruntun pada 23 September lalu ditetapkan tersangka oleh Polres Sidoarjo. Warga Sidosermo IV nomor 2 Surabaya itu saat ini sudah ditahan di Polres. “Berdasarkan hasil penyidikan pengemudi tersebut sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Sidoarjo Iptu Eka Anggriana. Polisi sebelumnya telah melakukan tes urine terhadap Dian. Hal tersebut untuk mengetahui apakah tersangka menggunakan narkoba saat mengendarai mobil. Hasilnya negatif. Namun kecelakaan tersebut karena kelalaian tersangka. “Dia mengantuk saat mengemudi sehingga terjadi kecelakaan,” imbuhnya. Tersangka terancam minimal 6 tahun penjara.

Page 80 of 339« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Arsip Berita

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

kirim tweet ke @infosda


update twitter via infosda


Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Fri, 25 Apr 2014 7:01 am WIT

Haze

27°

High: 32° Low: 24°

Haze

Feels like: 27 °C

Barometer: 982.05 mb and rising

Humidity: 89%

Visibility: 4.01 km

Dewpoint: 24 °C

Wind: 4.83 km/h

Sunrise: 5:29 am

Sunset: 5:24 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+