Informasi Sidoarjo

Ini dia alasan mengapa pengalaman jadi sukarelawan penting untuk karir

Mencari pekerjaan di zaman sekarang memang tidak bisa dibilang mudah. Banyak persyaratan dan kualitas individu yang harus dimiliki seseorang untuk bisa mendapatkan pekerjaan impian mereka. Salah satu persyaratan yang sering diminta oleh perusahaan-perusahaan besar adalah pengalaman menjadi sukarelawan. Simak mengapa pengalaman ini penting untuk karir Anda, seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

1. Mengembangkan kemampuan
Seseorang yang memiliki pengalaman bergabung dengan sebuah komunitas dan menjadi sukarelawan biasanya akan memiliki lebih banyak keahlian ataupun kemampuan daripada mereka yang tidak. Dengan mengikuti kegiatan sukarelawan, Anda bukan hanya bisa mengembangkan keahlian ataupun menemukan bakat baru dari diri Anda, namun juga bisa memperluas cara pandang Anda.

2. Mengisi kekosongan resume Anda
Banyak perusahaan yang mengharuskan para calon karyawannya memiliki pengalaman kerja di bidang yang ditentukan, minimal selama 1-2 tahun. Namun jika Anda adalah fresh graduate, kemungkinan Anda belum bisa memenuhi kriteria yang satu ini. Oleh karena itu, Anda bisa memasukkan pengalaman menjadi sukarelawan alias volunteer sebagai kompensasi tidak adanya pengalaman kerja yang memadai. Hal ini tentu akan menjadi poin plus bagi Anda.

3. Membangun koneksi
Dalam sebuah komunitas hobi maupun kemanusiaan, Anda akan bertemu banyak orang dengan karakter dan latar belakang yang berbeda-beda. Mereka bisa menjadi koneksi bagi Anda untuk mendapatkan lowongan kerja, atau bahkan rekomendasi rekruitmen pegawai. Tidak pernah ada ruginya mengembangkan diri lewat kegiatan sukarelawan.

4. Meningkatkan kreativitas
Biasanya, dalam sebuah kegiatan komunitas, para anggotanya diminta untuk mengeluarkan ide-ide segar yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi satu sama lain. Dengan begini, Anda pun akhirnya bisa lebih mengeksplor kreativitas yang selama ini mungkin masih terpendam di benak Anda saja. Perusahaan-perusahaan besar lebih banyak memilih calon karyawan yang kreatif daripada yang hanya bermodalkan nilai akademik bagus saja.

Jangan sia-siakan waktu luang saat kuliah hanya untuk bersenang-senang saja, jadilah sukarelawan!

Hasil penelitian: mengkonsumsi jahe mampu bunuh sel kanker prostat

Sebuah penelitian menarik yang ditulis dalam jurnal Nutrition and Cancer menemukan bahwa seluruh makanan yang mengandung ekstrak jahe ternyata bermanfaat untuk membunuh sel kanker terutama sel kanker prostat pada pria.

Penelitian yang dilansir dari care2.com ini menjelaskan bahwa jahe mengandung sebuah senyawa bernama fitonutrien. Fitonutrien ini 240% lebih efektif dalam membunuh sel kanker dibandingkan dengan campuran bahan kimia yang selama ini digunakan untuk melawan kanker prostat.

Jahe juga terbukti mengandung obat betametason dan ibuprofen untuk pengobatan osteoarthritis dan sebagai obat anti inflamasi. Sebuah penelitian yang sebelumnya ditulis di British Journal of Nutrition juga menemukan bahwa jahe mengandung zat antioksidan yang bermanfaat untuk menghancurkan radikal bebas yang mampu memancing timbulnya kanker.

Jahe dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang banyak dipakai dalam masakan Indonesia. Jadi, jangan singkirkan jahe di dalam masakan Anda demi kesehatan tubuh Anda.

186 Peserta Ikuti Ajang Balap Sepeda ISSI Sidoarjo

Sebanyak 186 peserta mengikuti kejuaraan piala Bupati Sidoarjo yang berlangsung di perumahan Kahuripan Niewana Village (KNV) dalam rangka memperingati hari jadi ke-155 kabupaten setempat.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Minggu mengatakan kegiatan balap sepeda ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi dari atlet-atlet balap sepeda yang ada saat ini.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan prestasi dari atlet yang ada, terutama yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Ia mengemukakan, perlombaan balap sepeda ini juga sudah rutin dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo bersamaan dengan olahraga-olahraga yang lainnya sehingga mampu menjadi ajang bergengsi untuk meningkatkan prestasi atlet.

“Kami juga berharap jumlah peserta akan terus bertambah setiap tahunnya. Misalnya dengan menambah kategori tingkat sekolah yang ada di Sidoarjo,” katanya.

Untuk meningkatkan kegiatan bersepeda, kata dia, pihaknya juga berencana menggandeng Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) untuk turun ke bawah dengan menggunakan sepeda terutama ke daerah-daerah pelosok.

“Dengan demikian, akan memberikan contoh kepada masyarakat akan pentingnya berolahraga dengan menggunakan sepeda dan juga bisa melihat langsung kondisi masyarakat yang ada saat ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Ary Suryono mengatakan, selain diikuti oleh 186 atlet sepeda, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh sekitar 50 peserta sepeda kuno.

“Untuk sepeda kuno juga ikut dilombakan dengan mencari dua juara yaitu kostum terbaik dengan pemenang lomba,” katanya.

Selain itu, balap sepeda ini melombakan lima kategori yaitu kategori Pemula yang diikuti 50 pembalap, kategori Eksekutif diikuti 35 peserta, kategori Woman Open diikuti sebanyak 22 peserta.

“Selain itu, juga ada kategori Junior dengan jumlah peserta 24 pembalab dan juga kelas Man Elite dengan jumlah pembalah sebanyak 55 orang,” katanya.

Hadir sebagai juara pertama untuk Kategori Pemula adalah Fajar Surya Adi dari ISSI Kota Malang, juara kedua Mahrus Ali dari CCC Surabaya dan juga Saputra dari CCC Jakarta.

Sementara untuk Kelas Woman Open juara pertama direbut oleh Maghfirotika dari Jawa Nusantara, tempat kedua disabet oleh Yuni Indah dari PPCP Jatim, dan juara ketia Crismonita dari ISSI Kota Malang(*) (antara)

Banjir Di Porong Akibat Pendangkalan, Pansus Lumpur Lapindo Minta BPLS Segera Tanggap Bangun Tanggul & PT Minarak Bayar Ganti Rugi Korban

Panitia Khusus (Pansus) Lumpur DPRD Sidoarjo mendesak Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk segera membuat tanggul di wilayah Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin. Pansus juga meminta PT Minarak Lapindo Jaya segera menyelesaikan pembayaran sisa ganti rugi kepada korban lumpur di Kedungbendo. Seperti diketahui, warga Kedungbendo menolak penanggulan oleh BPLS karena tanah dan bangunan di kawasan tersebut belum dibayar lunas. Ketua Pansus Lumpur DPRD Emir Firdaus mengatakan, BPLS harus tanggap dengan permasalahan warga di sekitar tanggul. Sebab, banjir di kawasan Tanggulangin pekan lalu antara lain akibat belum ditanggulnya Titik 68, Kedungbendo. Akibatnya, Sungai Ketapang mengalami pedangkalan.
“Volume air yang tinggi mengakibatkan sungai meluap,” ujarnya kemarin (9/2). Jika intensitas hujan tetap tinggi, menurut dia, ancaman banjir masih akan terus datang. Kondisi tersebut bisa mempengaruhi kesehatan warga setempat. Bukan itu saja. Jalan raya dan rel kereta api pun pasti terganggu.
Terkait ganti rugi, Emir Firdaus menegaskan, seharusnya Minarak segera melunasi hak warga korban lumpur. Jika masih tetap molor, pemerintah perlu turun tangan. “Persoalan di Kedungbendo sangat ruwet. Di satu sisi, perlu penanggulanan agar tidak banjir, di sisi lain, warga minta agar Minarak melunasi dulu ganti rugi,” katanya. Humas BPLS Dwinanto Hesti Prasetyo menjelaskan, sesuai dengan usulan dari Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, kawasan Kedungbendo harus segera ditanggul. Saat ini sedang dalam proses tender sambil dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Pak Bupati, Forpimda, dan BPLS sudah melakukan sosialisasi,” ucapnya.
Dwinanto meminta warga Kedungbendo bisa memahami kegentingan di lapangan. BPLS pun berharap agar pihak Minarak segera melunasi pembayaran ganti rugi yang sudah dijanjikan. “Kami dihubungi langsung oleh Pak Bupati agar Kedungbendo segera ditanggul,” pungkasnya. (vga/rek)

Hasil Penelitian: Orang Obesitas Hirup Udara Kotor Lebih Banyak

Penelitian menemukan, penderita obesitas rentan menghirup udara tercemar lebih banyak. Hal tersebut memicu asma dan penyakit pernapasan lainnya.

Studi Universitas Montreal mengungkapkan, orang kelebihan berat badan menghirup 5%-7% lebih banyak udara ketimbang orang bertubuh ramping. Itu sama artinya mereka lebih mungkin menghirup udara kotor.

Sehingga zat-zat kimia berbahaya seperti amonia, sulfurdioksida, ozon dan nitrogen dioksida, yang mencetuskan iritasi pernapasan, memiliki kesempatan lebih banyak masuk ke tubuh.

Itu bahkan lebih buruk bagi anak-anak dengan obesitas yang memiliki metabolisme lebih tinggi. Untuk mempertahankan fungsi dasar mereka dan melakukan aktivitas sehari-hari, anak-anak menghirup lebih banyak udara setiap kilogram daripada orang dewasa obesitas.

Dalam studi lainnya, kontak yang terlalu lama dengan polusi udara juga telah terkait pengerasan arteri dan serangan jantung.

Seperti melansir nydaily, Minggu (10/2/2014), hasil penelitian termuat dalam jurnal internasional Analisis Risiko.

Hari ini Persida Sidoarjo Jadwalkan Penandatanganan Kontrak Dengan Pemain Untuk Berlaga di DU

Hari ini dijadwalkan Persida melakukan penandatanganan kontrak dengan 18 pemain yang akan memperkuat tim dalam kompetisi kompetisi divisi utama (DU) mendatang. Ini sebagai salah satu persyaratan yang ditetapkan oleh PSSI. “Tanda tangan ini harus dilakukan sebelum verifikasi dari PSSI dilakukan,” ujar Manajer Umum Persida, Rosyid Mardani. Sebelumnya ke 18 pemain tersebut telah menandatangani pra kontrak dengan manajemen. Beberapa diantaranya telah menerima down of payment (DP) atau uang muka, seperti pemain senior seperti Uston Nawawi dan Bisri Mustofa. Tinggal pemain junior saja yang belum mendapatkan uang muka. “Jumlahnya ada 6 pemain dan akan segera kami selesaikan”.

Hasil penelitian: terlalu banyak konsumsi gula turunkan kekebalan tubuh

Tubuh memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri dengan adanya sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang baik akan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan lainnya. Untuk itu kekuatan sistem imun sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Seperti halnya ada hal-hal yang bisa menguatkan kekebalan tubuh, ada juga hal yang bisa menurunkan kekuatan sistem imun. Salah satunya adalah gula. Penelitian terbaru mengungkap bahwa segala jenis gula bisa menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh hingga 75 persen dalam empat atau enam jam.

Dr Linus Pauling pada tahun 1970 menemukan bahwa vitamin C membantu tubuh melawan sakit pilek atau demam. Dalam penelitiannya, Pauling juga menemukan bahwa gula bisa mengganggu proses tersebut. Dia menemukan bahwa kebalikan dari vitamin C, gula justru melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Glukosa, bentuk paling sederhana dari gula dan vitamin C memiliki struktur kimia yang sama. Karena memiliki struktur sama, terkadang sel darah putih yang akan menarik vitamin C bisa keliru menarik gula, seperti dilansir oleh Daily Health Post (31/01).

Jika konsentrasi glukosa pada darah meningkat, sebaliknya tingkat vitamin C akan menurun dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Jika tingkat gula darah meningkat hingga 120, maka kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan virus berkurang hingga 75 persen dalam empat sampai tujuh jam selama gula darah masih pada tingkat tersebut.

Tingkat gula darah tersebut bisa dengan mudah tercapai jika seseorang mengonsumsi kue, minuman manis, dan lainnya. Untuk itu, lebih baik berhati-hati ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula, karena selain bisa menyebabkan berbagai penyakit lain seperti diabetes atau obesitas, gula dalam darah yang berlebihan bisa melumpuhkan sistem kekebalan tubuh.

Takut Diliput, Terpidana Korupsi Kas Daerah Mantan Kepala Dispenda Sidoarjo Nunik Ariyani Minta Dieksekusi Lebih Awal

Terpidana kasus korupsi uang Kas Daerah (Kasda) Sidoarjo Rp 2,3 miliar akhirnya dieksekusi. Mantan kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sidoarjo itu dieksekusi pada Sabtu (8/2) pukul 10.00. Setelah dieksekusi, Nunik dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Delta Sidoarjo. Kabar eksekusi terhadap Nunik ini sangat mengejutkan. Sebab, sebelumnya Nunik dijadwalkan akan mendatangi Kejari pada Selasa (11/2). Hal itu sesuai dengan surat yang diajukan Nunik ke kejari pada Rabu (5/2) lalu. Intinya Nunik meminta waktu tambahan untuk eksekusi dengan alasan terpidana harus menyelesaikan urusannya terlebih dahulu dan berjanji akan kooperatif.
Sumber di Kejari Sidoarjo menyebutkan, Nunik mendatangi kejari sebelum pukul 10.00. Saat itu, terpidana sempat melengkapi administrasi yang harus diselesaikan di kejari. Sekitar pukul 10.00 Nunik dieksekusi oleh ketua tim eksekutor Wahyu Dwi Prasetyo. Nunik dieksekusi lebih cepat dari waktu yang ditentukannya sendiri, menurutnya eksekusi Nunik itu lebih cepat untuk menghindari para pemburu berita. ”Ada indikasi bahwa Nunik menghindari teman-teman media makanya lebih memilih hari Sabtu,” ujar sumber di Korps Adhyaksa itu. Jika Nunik dieksekusi pada Selasa (11/2) dikhawatirkan akan menjadi pusat perhatian wartawan.
“Semisal dieksekusi pada hari biasa, kemungkinan terpidana takut diekspose media, tetapi kalau weekend banyak wartawan yang libur,” imbuhnya. Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo Irwan Setiawan membenarkan bahwa Nunik Ariyani sudah dieksekusi. “Sudah kami eksekusi anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Demokrat Sabtu lalu,” kata Irwan, kemarin.
Kejari sempat terkejut saat mengetahui terpidana minta dieksekusi pada Sabtu. “Kami hanya mengetahui yang bersangkutan akan mendatangi pada Selasa lusa. Tapi hal ini menjadi lebih baik, sebab Nunik sudah divonis MA,” ungkapnya. Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Fatuhrosi Lapas Delta Sidoarjo membenarkan jika Nunik sudah dijebloskan lapas, Sabtu (8/2) lalu. “Betul, Nunik sekarang di Blok wanita.”

Pria asal Taman Pondok Jati Sidoarjo ditangkap saat pesta narkoba di Trenggalek

Satuan Reserse dan Narkoba Polres Trenggalek, Jawa Timur, menangkap seorang pria asal Sidoarjo yang kedapatan menggelar pesta minuman keras dan narkoba di dalam kamar Hotel HW, Kota Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu. Wasito (41), nama pria asal Taman Pondok Jati Sidoarjo, Jatim, tersebut, kini ditahan di Mapolres Trenggalek atas kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,7 gram berikut satu paket alat hisap serta sejumlah botol berisi minuman keras. Polisi masih mendalami peran Warsito, apakah hanya sebagai pengguna atau bagian sindikat peredaran narkoba di wilayah eks-Karesidenan Kediri. “Anggota kami masih berupaya mengembangkan kasus ini,” kata Kasubbag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh.

Keterangan polisi, tersangka mendapat sabu-sabu yang hendak digunakan untuk berpesta dari seseorang di wilayah Jombang. Penangkapan bermula dari informasi yang didapati anggota Satnarkoba Polres Trenggalek tentang akan adanya pesta narkoba yang dilakukan di salah satu kamar di Hotel Hayaw Wuruk. Polisi kemudian melakukan pengintaian di sekitar hotel. Hasilnya polisi mengindentifikasi tersangka sebagai tamu hotel pembawa sabu-sabu. Tak menyia-nyisakan kesempatan polisi langsung melakukan penggerebekan ke dalam kamar. Didalam kamar polisi kemudian mengamankan tersangka dan melakukan penggeledehan sehingga ditemukan barang bukti sabu-sabu dari dalam celana korban. Tersangka langsung digelandang ke Mapolres Trenggalek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*) (antara)

Penemuan Mayat Wanita di Kali Porong, Gegerkan Warga Pejarakan Jabon Sidoarjo

Warga Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon Sidoarjo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang berjenis kelamin perempuan mengapung di sungai Porong. Pertama kali mayat tersebut diketahui oleh petugas jaga pintu air sungai brantas yang bernama Norman Hakim (35) warga Desa Pande Rejo, Gempol- Pasuruan, yang saat itu sedang memeriksa keadaan sungai brantas. Saat berjalan menyusuri sisi kali Porong, Norman Hakim mengaku melihat sosok benda yang menyerupai boneka sedang mengapung dengan tumpukan sampah terbawa arus sungai Porong. Setelah Norman yakin benda tersebut bukanlah boneka, kemudian Norman melaporkan temuannya tersebut kepada pihak yang berwajib.
AKP Dwi Heri Sukiswanto (kapolsek Jabon) saat di konfirmasi terkait adanya penemuan mayat ini mengatakan bahwa sosok mayat perempuan yang mengapung di sungai porong itu pertama kali ditemukan oleh petugas pintu air sungai Porong. “Setelah saya mendapatkan laporan dari petugas pintu air tersebut, anggota saya langsung saya perintahkan untuk melakukan pengecekan di TKP,” kata Kapolsek. Mayat berjenis kelamin perempuan tanpa identitas tersebut mempunyai ciri-ciri tinggi badan 170 cm, mengenakan celana panjang warna biru, memakai bra warna coklat dan baju warna biru muda, rambut oval dan usianya diperkirakan sekitar 28 tahun. Untuk sementara, pihak kami masih melakukan penyidikan terhadap temuan mayat perempuan di sungai Porong ini. Sementara untuk penyebab matinya, masih dalam penyidikan dan menunggu hasil otopsi dari pihak RS. Bhayangkara Pusdik Gasum Porong,”.

Page 80 of 408« First...102030...7879808182...90100110...Last »

Arsip Berita

August 2015
M T W T F S S
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Subscribe

ingin mengikuti berita dari kami?

Arekpulsa.com

Twitter @infosda

Instagram

Prakiraan Cuaca

Current conditions for Sidoarjo as of Fri, 28 Aug 2015 6:30 pm WIT

Partly Cloudy

28°

High: 33° Low: 22°

Partly Cloudy

Feels like: 28 °C

Barometer: 982.05 mb and steady

Humidity: 66%

Visibility: 8 km

Dewpoint: 22 °C

Wind: 24.14 km/h

Sunrise: 5:31 am

Sunset: 5:28 pm

Powered by Yahoo! Weather

Jadwal Adzan Sidoarjo

Waktu sholat untuk Sidoarjo, Indonesia.

Kurs Mata Uang Asing

Download Android Apps


versi: 1.0
min OS: 4.1 Jelly Bean+